Bupati Mimika Siapkan Anggaran untuk Tim Terpadu Penanganan Konflik Kwamki Narama
- account_circle Admin
- calendar_month 12 jam yang lalu
- print Cetak

TIMIKA (Jurnal Timika)
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika menyiapkan dukungan anggaran bagi tim terpadu yang dibentuk untuk menangani situasi keamanan di wilayah Kwamki Narama. Hal ini menyusul rentetan pembunuhan dan konflik antarkelompok yang terjadi di daerah tersebut.
Bupati Mimika, Johannes Rettob, mengungkapkan bahwa anggaran yang disiapkan tidak hanya diperuntukkan bagi aparat keamanan, tetapi juga untuk mendukung warga yang menjadi korban maupun yang terlibat dalam konflik.
“Pemkab menyiapkan dukungan anggaran untuk kebutuhan pengamanan dan dukungan terhadap warga sebagai bagian dari upaya membantu penyelesaian konflik dan menjaga situasi keamanan,” ujar Johannes Rettob, Minggu (6/9/2026).
Meski demikian, orang nomor satu di Mimika itu tidak menyebutkan secara rinci besaran anggaran yang disiapkan. “Bukan saja ke pihak keamanan tetapi juga kepada masyarakat yang bertikai,” pungkasnya.
Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Mimika sepakat membentuk tim terpadu dalam menangani situasi keamanan, khususnya menyikapi rentetan pembunuhan dan konflik antarkelompok di Kwamki Narama yang belakangan meresahkan masyarakat.
Ketua DPRK Mimika, Primus Natikapereyau, saat ditemui usai rapat koordinasi menyampaikan bahwa aksi pembunuhan yang terjadi secara acak di luar area konflik sudah sangat membahayakan dan memicu ketakutan luas di tengah masyarakat.
“Tindakan tersebut tidak lagi dapat dibenarkan atas nama adat. Jika alasan adat terus berjalan, ini sudah jauh menyimpang dari undang-undang,” tegas Primus.
Sebagai langkah konkret, Forkopimda menyepakati penandatanganan kesepakatan bersama yang memuat sejumlah poin penting, antara lain:
· Penindakan hukum tegas terhadap pelaku yang terbukti melakukan tindak pidana.
· Pemulangan warga yang terlibat konflik ke daerah asalnya masing-masing.
· Dukungan anggaran dari Pemkab Mimika untuk operasional tim terpadu dan bantuan kepada masyarakat.
Primus juga menambahkan bahwa pihaknya telah berkomunikasi dengan Bupati untuk memastikan ketersediaan anggaran guna menunjang langkah-langkah penyelesaian konflik secara menyeluruh.
“Kemudian hal yang kedua yang tadi juga kita bahas yaitu kita bicara sama Bupati untuk bantu dengan anggaran,” ujarnya.
Hingga saat ini, tim terpadu yang terdiri dari unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, dan tokoh masyarakat terus melakukan upaya pendekatan serta pengamanan di wilayah Kwamki Narama guna memulihkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.(Red)
- Penulis: Admin








