Bupati Sesalkan Perusakan Pipa Air“Ini Merugikan Warga”
- account_circle Admin
- calendar_month 0 menit yang lalu
- print Cetak

TIMIKA (Jurnal Timika)
Distribusi air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Mimika terganggu akibat kerusakan jaringan pipa yang diduga dilakukan oleh oknum masyarakat. Kondisi ini membuat pelayanan air tidak berjalan optimal, meski sistem distribusi bergilir telah diterapkan pemerintah.
Bupati Mimika, Johannes Rettob, menjelaskan bahwa pola distribusi air sebenarnya sudah diatur secara bergantian pada pagi dan sore hari. Namun, gangguan di lapangan menyebabkan aliran air tidak maksimal.
“Sudah kita atur pola distribusinya, pagi dan sore dialirkan secara bergantian. Memang tidak bisa mengalir terus-menerus karena sistemnya bergilir,” ujarnya, Selasa (28/4/2026).
Menurutnya, kendala utama bukan hanya pada sistem distribusi, tetapi juga akibat perusakan jaringan pipa di sejumlah titik oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
“Di beberapa lokasi seperti kawasan Sam Ratulangi, ada pipa yang rusak, bahkan dipotong. Akibatnya, aliran air terganggu dan tidak sampai ke warga,” ungkapnya dengan nada prihatin.
Ia menyesalkan tindakan tersebut karena berdampak langsung pada masyarakat yang sangat bergantung pada pasokan air bersih setiap hari.
“Kalau jaringan dirusak, distribusi otomatis terganggu. Ini merugikan banyak warga,” tegasnya.
Bupati menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Mimika akan terus melakukan perbaikan terhadap jaringan yang rusak. Namun, ia mengingatkan bahwa upaya tersebut membutuhkan dukungan dan kesadaran masyarakat.
“Pemerintah terus berupaya memperbaiki, tapi tanpa dukungan masyarakat, hasilnya tidak akan maksimal. Ini harus kita jaga bersama,” pesannya.
Pemerintah Kabupaten Mimika berharap ke depan tidak ada lagi tindakan perusakan fasilitas umum, sehingga pelayanan air bersih dapat berjalan lancar dan merata bagi seluruh masyarakat.
(red)
- Penulis: Admin







