Kamis, 9 Jul 2026
Beranda » Berita Utama » Pakar Unisba: Hilirisasi Tailing Wajib Digenjot, Jangan Cuma Jual Bahan Mentah!

Pakar Unisba: Hilirisasi Tailing Wajib Digenjot, Jangan Cuma Jual Bahan Mentah!

  • account_circle Admin
  • calendar_month 1 menit yang lalu
  • print Cetak
Bagikan

TIMIKA (Jurnal Timika)

Pemanfaatan tailing hasil pertambangan dinilai tidak boleh lagi sekadar berhenti pada penjualan material sisa sebagai komoditas mentah. Gagasan hilirisasi menguat sebagai langkah krusial untuk menggali nilai ekonomi yang lebih besar, sehingga kontribusi sektor tambang terhadap pembangunan daerah bisa terasa nyata.

Seruan ini disampaikan oleh akademisi Universitas Islam Bandung (Unisba), Andi Oetomo, di tengah gelaran Focus Group Discussion (FGD) Tahap II Review Masterplan Pengelolaan dan Pemanfaatan Tailing PT Freeport Indonesia. Diskusi yang berlangsung di Aula Kantor Bapenda Mimika, Kamis (9/7/2026), itu menjadi ajang bagi para pakar untuk merumuskan strategi jangka panjang pengelolaan limbah tambang.

Andi Oetomo memaparkan bahwa ada tiga jenjang pemanfaatan tailing yang bisa dijalankan secara bertahap. Pertama, menjual tailing sebagai bahan baku mentah. Kedua, melakukan ekstraksi untuk mengambil kandungan logam bernilai seperti pasir besi dan mineral ikutan lainnya. Ketiga, masuk ke tahap hilirisasi, yakni mengolah hasil ekstraksi menjadi produk-produk berdaya saing tinggi, termasuk logam tanah jarang yang saat ini menjadi primadona industri strategis global.

“Proses produksinya harus jelas dan terukur, mulai dari faktor produksi, proses pengolahan, hingga distribusi. Tujuan utamanya adalah mengubah paradigma bahwa tailing adalah limbah, menjadi komoditas yang memiliki nilai tambah ekonomi,” tegas Andi di hadapan para pemangku kepentingan.

Ia menambahkan, perusahaan daerah tidak perlu terburu-buru mengejar semua tahapan sekaligus. Langkah paling realistis bisa diambil terlebih dahulu, sambil terus mengembangkan teknologi ekstraksi dan hilirisasi melalui riset berkelanjutan sebagai strategi jangka panjang.

Menurutnya, jika hilirisasi berhasil diimplementasikan, bukan hanya peluang usaha baru yang terbuka, tetapi juga kontribusi sektor pertambangan terhadap pendapatan asli daerah (PAD) akan meningkat signifikan.

Salah satu fakta menarik yang diungkap Andi adalah tingginya minat investor terhadap potensi tailing di Mimika. Bahkan, sekitar 20 perusahaan telah menyatakan ketertarikannya untuk memanfaatkan material tersebut, dan mayoritas di antaranya berasal dari China.

“Kondisi ini adalah sinyal pasar yang sangat jelas. Tailing kita masih sangat diminati, dan ini menunjukkan potensi ekonominya luar biasa,” ujarnya.

Ia juga menyoroti fenomena ribuan penambang tradisional yang masih aktif beraktivitas di kawasan tailing. Keberadaan mereka menjadi bukti empiris bahwa material tersebut masih mengandung mineral berharga, seperti emas dan tembaga, yang sayang untuk diabaikan.

Andi menekankan bahwa besarnya potensi ini seharusnya dikelola secara resmi dan terlembaga melalui badan usaha daerah. Tujuannya agar keuntungan yang dihasilkan dapat dinikmati secara optimal oleh masyarakat Mimika, bukan hanya mengalir keluar daerah.

Meski prospeknya cerah, Andi mengakui bahwa saat ini pemerintah masih belum memiliki angka pasti mengenai nilai ekonomi keseluruhan dari pengelolaan tailing. Ia menilai masih diperlukan penelitian lebih lanjut mengenai jenis kandungan mineral, volume pasti, serta fluktuasi harga pasar dari masing-masing komoditas.

“Jangan sampai kita hanya menjual tailing. Yang harus kita kejar adalah nilai tambahnya. Karena dengan nilai tambah, manfaat ekonomi bagi daerah dan masyarakat akan jauh lebih besar dan berkelanjutan,” pungkas Andi Oetomo menutup pemaparannya.

Dengan adanya masukan dari pakar ini, diharapkan Masterplan Pengelolaan Tailing yang sedang disusun tidak hanya berorientasi pada aspek teknis lingkungan, tetapi juga menjadi peta jalan bagi hilirisasi yang berpihak pada kemakmuran rakyat Mimika. (Red)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lonjakan Harga Bahan Baku Capai 70 Persen, PT Dwi Koala Naikkan Harga AMDK

    Lonjakan Harga Bahan Baku Capai 70 Persen, PT Dwi Koala Naikkan Harga AMDK

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanTIMIKA (Jurnal Timika) PT Dwi Koala, perusahaan air minum dalam kemasan (AMDK) di Kabupaten Mimika, resmi menaikkan harga sejumlah produknya mulai 13 April 2026. Kebijakan ini diambil menyusul lonjakan harga bahan baku plastik dan biaya pengiriman dari Surabaya yang mencapai 60 hingga 70 persen. Manager Pemasaran PT Dwi Koala, Reynoldo, mengatakan seluruh bahan baku produksi […]

  • Gereja GMII Efata Gelar VBS di Kampung Nawaripi, Liburan Anak Diisi Pendalaman Alkitab

    Gereja GMII Efata Gelar VBS di Kampung Nawaripi, Liburan Anak Diisi Pendalaman Alkitab

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanTIMIKA (Jurnal Timika) Gereja Misi Injil Indonesia (GMII) Jemaat “Efata” Timika menggelar kegiatan Vacation Bible School (VBS) di Kampung Nawaripi pada Selasa (7/7/2026). Kegiatan ini digelar untuk mengisi masa liburan anak-anak dengan pendalaman Alkitab. Kepala Kampung Nawaripi, Norbertus Ditubun, dalam sambutannya mengapresiasi inisiatif gereja memanfaatkan hari libur untuk membimbing anak-anak dalam mendalami firman Tuhan. “Walaupun […]

  • Pemerintah Kelurahan Inauga Mulai Pembersihan Dua Hari Jelang Rakorda Papua Tengah

    Pemerintah Kelurahan Inauga Mulai Pembersihan Dua Hari Jelang Rakorda Papua Tengah

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanTIMIKA (Jurnal Timika) Pemerintah Kelurahan Inauga, Distrik Wania, Provinsi Papua Tengah, mulai gencar melakukan pembersihan lingkungan sejak Minggu (8/5/2026). Kegiatan ini menyusul arahan Bupati Mimika melalui Sekda dan Asisten kepada kepala distrik untuk menjaga kebersihan menjelang rapat koordinasi daerah (Rakorda) yang akan dihadiri sejumlah kepala daerah. Kepala Kelurahan Inauga, Gerson Rumbarar, saat ditemui pada Senin […]

  • Bupati Elai Giban Panggil Nakes yang Tidak Berada Ditempat Kerja

    Bupati Elai Giban Panggil Nakes yang Tidak Berada Ditempat Kerja

    • calendar_month Selasa, 5 Nov 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanMimika ( Jurnal Timika ) – Penjabat (Pj) Bupati Nduga Elai Giban mengeluarkan pengumuman panggilan kepada tenaga kesehatan yang tidak berada di lokasi kerja. Dalam keterangan tertulis yang diterima media ini pada Senin 4 Oktober 2024 Pj Bupati Nduga Elai Giban mengeluarkan panggilan kepada Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nduga Elvrida Sara yang tidak […]

  • Pengembangan Kasus Kekerasan di Yahukimo, Aparat Ungkap Keterlibatan Sejumlah Nama

    Pengembangan Kasus Kekerasan di Yahukimo, Aparat Ungkap Keterlibatan Sejumlah Nama

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanMimika ( Jurnal Timika ) – Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 terus mengembangkan penyidikan terhadap rangkaian kasus kekerasan bersenjata yang terjadi di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Dari hasil pengamanan sejumlah pihak pada pekan lalu, aparat mengungkap keterlibatan beberapa nama dalam berbagai aksi penembakan dan pembunuhan sejak 2023 hingga awal 2026. Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz […]

  • Seorang Pria Ditemukan Tewas Gantung Diri di Mimika

    Seorang Pria Ditemukan Tewas Gantung Diri di Mimika

    • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanMimika ( Jurnal Timika ) – Seorang pria berinisial ATM (29) ditemukan tewas gantung diri di Jalan Moses Yawa, Kelurahan Sempan, Distrik Mimika Baru, Mimika, Peovinsi Papua Tengah, pada Minggu (7/9/2025) dini hari. Kapolres Mimika AKBP Billyandha Hildiario Budiman mengungkapkan, menurut keterangan saksi, ATM ditemukan setelah teman saksi meminta tolong saksi untuk mengambil hp miliknya […]

expand_less