Jumat, 17 Apr 2026
Beranda » Berita Utama » Pengembangan Kasus Kekerasan di Yahukimo, Aparat Ungkap Keterlibatan Sejumlah Nama

Pengembangan Kasus Kekerasan di Yahukimo, Aparat Ungkap Keterlibatan Sejumlah Nama

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
  • print Cetak
Bagikan

Mimika ( Jurnal Timika ) – Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 terus mengembangkan penyidikan terhadap rangkaian kasus kekerasan bersenjata yang terjadi di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.

Dari hasil pengamanan sejumlah pihak pada pekan lalu, aparat mengungkap keterlibatan beberapa nama dalam berbagai aksi penembakan dan pembunuhan sejak 2023 hingga awal 2026.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, menyampaikan, satu nama yang sebelumnya belum teridentifikasi, yakni Meno Kogoya, kini telah dipastikan terlibat dalam sejumlah tindak pidana kekerasan.

Selain itu juga beliau menyampaikan terdapat tiga nama yang sebelumnya sudah teridentifikasi melkukan tindak pidana, namun setelah dilakukan pemeriksaan secara intensif dan berdasarkan bukti-bukti lainnya. Ketiga nama tersebut perbuatannya berkembang pada tindak pidana lainnya.

“Dari hasil pengembangan penyidikan, Meno Kogoya terlibat dalam pembunuhan dua pendulang emas pada 20 September 2025, penembakan mobil Hilux Armor pada 22 September 2025, penembakan Avanza putih pada 29 Desember 2025, serta penembakan pesawat Hercules pada 14 Januari 2026,” ujarnya dalam keterangan resmi (02/03/2026).

Selain itu, aparat juga mengungkap tiga pelaku lainnya yang sudah teridentifikasi namun berkembang kepada tindak pidana lainnya. Antara lain, Kotor Payage alias Kotoran Giban, yang perkaranya telah dialihkan proses penanganannya ke Polda Papua. Ia diduga terlibat dalam penembakan mobil Strada putih pada Maret 2024, penembakan terhadap Serka Segar Mulyana pada 16 Juni 2025, penembakan Avanza putih pada 29 Desember 2025, penembakan pesawat Hercules di Bandara Nop Goliat Dekai pada 14 Januari 2026, serta penembakan truk box di Kilometer 7 Logpon pada 30 Januari 2026.

Nama lain yang turut disebut adalah Enage Heluka, yang diduga terlibat dalam pengambilan video pernyataan pasca penembakan pada 12 Februari 2026. Sementara itu, Homi Heluka tercatat memiliki rangkaian dugaan keterlibatan lebih panjang, antara lain pembakaran mobil polisi di Jalan Statistik pada 2023, pembunuhan di Kali Silet pada 11 Februari 2024, serta penembakan sopir truk di Jalan Logpon pada 12 Februari 2026. Korban dalam peristiwa terakhir dilaporkan selamat dan telah mendapat perawatan medis di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Papua.

Menurut Yusuf, pengungkapan ini merupakan hasil proses penyelidikan dan penyidikan yang dilakukan secara intensif dan berkelanjutan oleh tim gabungan.

Menanggapi perkembangan tersebut, Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Faizal Ramadhani, menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan penegakan hukum secara tegas dan terukur terhadap setiap pelaku kekerasan bersenjata yang mengganggu stabilitas keamanan di Papua.

“Kami berkomitmen untuk menuntaskan setiap kasus kekerasan yang meresahkan masyarakat. Penegakan hukum dilakukan secara profesional, proporsional, dan berbasis bukti, guna memberikan kepastian hukum serta menjamin rasa aman bagi warga,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, menambahkan bahwa selain kelompok kriminal bersenjata, aparat juga mendalami aktivitas kelompok yang dikategorikan sebagai kelompok kriminal politik.

“Kelompok ini tidak hanya melakukan kekerasan, tetapi juga menyebarkan narasi dan dokumentasi aksi mereka melalui media sosial. Saat ini kami melakukan profiling secara mendalam dan akan mengambil langkah hukum terhadap pihak-pihak yang terlibat,” ujarnya.

Di samping proses penegakan hukum, aparat keamanan terus meningkatkan patroli di titik dan waktu rawan, serta melakukan pemetaan terhadap basis-basis yang diduga menjadi lokasi aktivitas kelompok tersebut. Upaya ini dilakukan untuk mencegah eskalasi kekerasan serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif di wilayah Yahukimo dan sekitarnya. (Red)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polisi Temukan Tempat Penyimpanan Milo di Rumah Warga

    Polisi Temukan Tempat Penyimpanan Milo di Rumah Warga

    • calendar_month Rabu, 13 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanMimika (Jurnal Timika) – Polsek kawasan Pelabuhan Pomako, Distrik Mimika Timur menemukan Bungker tempat menyimpan minuman keras jenis sopi di rumah warga Jalan Poros Timika – Mapurujaya, tepatnya di depan pelabuhan keuskupan ILS, Senin (12/8/2025) malam. Kapolsek Pelabuhan Pomako Iptu Nanlohy kepada mengatakan, saat itu anggota piket jaga yang dipimpin Kanit Propam Polsek Kawasan Pelabuhan […]

  • Pemkab Mimika Gelar Forum Konsultasi Publik, Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik

    Pemkab Mimika Gelar Forum Konsultasi Publik, Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik

    • calendar_month Senin, 25 Nov 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanMIMIKA ( Jurnal Timika ) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil menggelar Forum Konsultasi Publik Peningkatan Penilaian Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik tahun 2024 di Hotel Swiss Bell Inn pada Senin (25/11/2024). Kegiatan ini dibuka oleh Ananias Faot, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Mimika didampingi Slamet Sutedjo, Kepala Disdukcapil […]

  • KKB dan KKP Jadi Ancaman Ganda di Papua, Satgas Ops Damai Cartenz Tekankan Pendekatan Hukum dan Kultural

    KKB dan KKP Jadi Ancaman Ganda di Papua, Satgas Ops Damai Cartenz Tekankan Pendekatan Hukum dan Kultural

    • calendar_month Minggu, 20 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanMimika (Jurnal Timika) – Satgas Operasi Damai Cartenz menegaskan bahwa situasi keamanan di Papua tidak hanya diwarnai oleh aksi kekerasan kelompok bersenjata (KKB), tetapi juga oleh gerakan ideologis yang terstruktur melalui Kelompok Kriminal Politik (KKP). Keduanya menjadi tantangan ganda yang harus dihadapi secara cermat dan terukur oleh aparat keamanan. Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) selama ini […]

  • Menyatu dengan Alam, Satgas TMMD Tanam Pohon di Kampung Pigapu

    Menyatu dengan Alam, Satgas TMMD Tanam Pohon di Kampung Pigapu

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanMimika (Jurnal Timika) – Dalam rangka program unggulan TNI AD bertajuk Menyatu dengan Alam, Satgas TMMD ke-124 Kodim 1710/Mimika menanam 500 pohon keras di wilayah Kampung Pigapu, Kabupaten Mimika. Rabu (28/5/2025) Aksi hijau ini dipimpin langsung oleh Dansatgas TMMD, Letkol Inf. M Slamet Wijaya, S.Sos., M.Han., M.A. menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan […]

  • (Pariwara) Pemkab Mimika Gelar Seminar Data Statistik Sektoral

    (Pariwara) Pemkab Mimika Gelar Seminar Data Statistik Sektoral

    • calendar_month Rabu, 13 Nov 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanTimika, 13 November 2024 ( Jurnal Timika )Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menggelar Seminar Data Statistik Sektoral di Hotel Grand Tembaga, Rabu (13/11). Kegiatan yang dibuka oleh Innosensius Yoga Pribadi, Staf Ahli bidang Ekonomi dan Pembangunan ini dihadiri oleh perwakilan dari masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Jantje Duwirry, Kepala Seksi […]

  • Anggota DPRK Mimika: Perda Perlindungan UMKM OAP Tidak Diskriminatif

    Anggota DPRK Mimika: Perda Perlindungan UMKM OAP Tidak Diskriminatif

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanTIMIKA (Jurnal Timika) Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika dari Fraksi Partai Golkar menegaskan bahwa Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2025 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Orang Asli Papua (OAP) tidak bersifat diskriminatif dan harus dijalankan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Ia menyebut, Perda tersebut penting untuk ditertibkan […]

expand_less