Rabu, 15 Jul 2026
Beranda » Berita Utama » Dinkes Mimika Gelar Pelatihan Tatalaksana Stunting bagi 26 Puskesmas

Dinkes Mimika Gelar Pelatihan Tatalaksana Stunting bagi 26 Puskesmas

  • account_circle Admin
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • print Cetak
Bagikan

TIMIKA (Jurnal Timika)

Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika menyelenggarakan pelatihan tatalaksana stunting bagi tim penanganan dari 26 puskesmas se-Kabupaten Mimika.

Kegiatan yang dibuka pada Rabu (14/7/2026) dan berlangsung selama empat hari hingga 18 Juli 2026 bertempat di Hotel Grand Tembaga ini turut melibatkan rumah sakit rujukan, yakni RSUD Mimika, Rumah Sakit Mitra Masyarakat.

Pelatihan ini diikuti oleh tenaga kesehatan dari berbagai latar belakang, mulai dari dokter, perawat, bidan, hingga nutrisionis. Adapun narasumber yang dihadirkan berasal dari Rumah Sakit Anak dan Bunda Harapan Kita Jakarta, yang memiliki pengalaman dalam penanganan stunting secara terpadu.

Kepala Seksi Gizi Dinas Kesehatan Mimika, Hasmawati K, mengungkapkan bahwa meskipun persentase kasus stunting di wilayahnya tercatat sekitar 9,7 persen berdasarkan laporan rutin puskesmas dan posyandu, angka absolutnya tergolong tinggi.

“9 persen dari 32.000 balita itu sekitar 2.000 lebih. Secara absolut kasusnya masih signifikan dan tidak bisa dianggap remeh,” tegasnya kepada awak media di sela-sela kegiatan.

Menurutnya, penanganan stunting harus dilakukan secara komprehensif dan tidak boleh parsial. Deteksi dini, pemantauan pertumbuhan, hingga tatalaksana kasus yang tepat menjadi kunci utama dalam upaya menurunkan angka stunting.

IMG 20260715 WA0018

Hasmawati menekankan bahwa intervensi stunting tidak cukup dimulai saat balita atau ibu hamil, melainkan harus sudah dilakukan sejak masa remaja putri. Gizi buruk yang terjadi pada remaja, kurangnya asupan gizi selama kehamilan, serta infeksi berulang pada anak menjadi rantai panjang penyebab stunting yang saling berkaitan.

“Kita tidak bisa hanya fokus pada balita. Jika remaja putri kekurangan gizi, maka saat hamil dan melahirkan, risiko melahirkan anak stunting akan jauh lebih besar,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa anak dengan kondisi stunting sering kali tampak sehat bahkan terlihat gemuk, namun tinggi badannya tidak sesuai dengan usianya. Kondisi ini mencerminkan masalah gizi kronis yang tersembunyi.

“Orang tua mungkin menganggap anaknya baik-baik saja, padahal dampak jangka panjang terhadap kecerdasan dan prestasi sekolah sangat nyata. Stunting bukan hanya masalah tinggi badan, tapi juga masa depan generasi,” ungkapnya.

Hasmawati menyebutkan bahwa Puskesmas Wania dan Puskesmas Mimika Baru mencatat jumlah kasus stunting terbanyak dibandingkan puskesmas lainnya. Hal ini disebabkan oleh jumlah penduduk yang besar dan cakupan balita yang mencapai ratusan.

“Petugas di sana sangat aktif melakukan pemantauan. Karena balitanya banyak, temuan kasus juga otomatis lebih tinggi. Namun kami terus melakukan intervensi, tidak hanya menunggu kasus stunting terdeteksi, tapi juga memantau berat badan yang tidak naik dua kali berturut-turut agar segera dirujuk,” paparnya.

Kegiatan pelatihan ini dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Mimika dari DPA Dinas Kesehatan. Diharapkan melalui pelatihan ini, koordinasi dan pelayanan kesehatan antar puskesmas dan rumah sakit rujukan semakin kuat, sehingga percepatan penurunan stunting di Mimika dapat terwujud secara nyata.

Hasmawati berharap seluruh tenaga kesehatan yang mengikuti pelatihan dapat mengimplementasikan ilmu yang didapat, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya gizi seimbang dan pola asuh yang baik untuk mencegah stunting sejak dini. (Red)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sepanjang Januari-Februari 2025, Kejari Mimika Tangani 55 Perkara

    Sepanjang Januari-Februari 2025, Kejari Mimika Tangani 55 Perkara

    • calendar_month Minggu, 2 Mar 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanMimika ( Jurnal Timika ) Sepanjang Januari jelang akhir Februari 2025, Kejaksaan Negeri (Kejari) Mimika telah menerbitkan setidaknya 52 Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) perkara pidana umum. Kasi Intelijen Kejari Mimika, Royal Sitohang mengungkapkan 52 SPDP itu diantaranya tahap I ada 23 perkara, tahap II ada 15 perkara, sementara eksekusi ada 14 perkara.“Dari 52 SPDP […]

  • Dinkes Mimika Perketat Sinkronisasi Data Izin Tenaga Kesehatan

    Dinkes Mimika Perketat Sinkronisasi Data Izin Tenaga Kesehatan

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanTIMIKA (Jurnal Timika) Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika terus memperkuat sistem administrasi tenaga kesehatan melalui kegiatan sinkronisasi data izin dan tenaga kesehatan yang digelar pada Selasa (23/6/2026). Langkah ini bertujuan untuk memastikan validitas seluruh data tenaga kesehatan yang tercatat dalam Sistem Informasi Sumber Daya Manusia Kesehatan (SISDMK), terutama dalam proses penerbitan dan perpanjangan Surat Izin Praktik […]

  • Serapan APBD Mimika Baru 2,5 Persen, BPKAD: Banyak Kegiatan Belum Terinput

    Serapan APBD Mimika Baru 2,5 Persen, BPKAD: Banyak Kegiatan Belum Terinput

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanTIMIKA (Jurnal Timika) Realisasi penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Mimika tahun anggaran 2026 baru mencapai sekitar 2,5 persen. Angka tersebut berdasarkan data pada sistem pelaporan keuangan daerah hingga saat ini. Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Mimika, Marthen Malisa, menjelaskan bahwa capaian tersebut belum sepenuhnya mencerminkan kondisi riil di lapangan. […]

  • Mimika Gaskan Transisi ke Pemerintahan Digital, Bupati: SPBE Hanyalah Awal

    Mimika Gaskan Transisi ke Pemerintahan Digital, Bupati: SPBE Hanyalah Awal

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanTIMIKA (Jurnal Timika) Pemerintah Kabupaten Mimika mengintensifkan langkah strategis dalam mewujudkan kota cerdas (smart city) dengan mengakselerasi peralihan dari Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) menuju tata kelola pemerintahan digital yang sinergis, adaptif, dan mengutamakan kemudahan akses layanan bagi publik. Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Mimika, Johannes Rettob, saat secara resmi membuka Rapat Dewan Smart […]

  • Bupati Mimika Tegaskan Petugas Kebersihan Fokus di Jalan, Ajak Warga Kelola Sampah Jadi Uang

    Bupati Mimika Tegaskan Petugas Kebersihan Fokus di Jalan, Ajak Warga Kelola Sampah Jadi Uang

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanTIMIKA (Jurnal Timika) Bupati Kabupaten Mimika, Johannes Rettob, menegaskan bahwa petugas kebersihan tidak akan dialihkan tugasnya ke distrik-distrik. Mereka tetap difokuskan pada pembersihan median dan ruas jalan. “Petugas sampah tidak dialihkan ke distrik. Yang kita arahkan adalah pembersihan median di jalan dan ruas jalan. Penanganan sampah di jalan masih ditangani oleh petugas sendiri,” ujar Johannes […]

  • IKEMAL Gelar Muspus IV di Timika, Wabup Harap Jadi Mitra Strategis Pembangunan

    IKEMAL Gelar Muspus IV di Timika, Wabup Harap Jadi Mitra Strategis Pembangunan

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanTIMIKA (Jurnal Timika) Musyawarah Pusat (Muspus) ke-IV Ikatan Keluarga Maluku (IKEMAL) se-Tanah Papua resmi digelar di Hotel Grand Tembaga, Timika, Papua Tengah, Jumat (17/4/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi warga Maluku di Tanah Papua untuk memperkuat persatuan sekaligus mengevaluasi kinerja organisasi selama lima tahun terakhir. Pembukaan Muspus ditandai dengan penyampaian sambutan Wakil Bupati Mimika, […]

expand_less