Selasa, 14 Jul 2026
Beranda » Berita Utama » Pemkab Mimika Gelar Pelatihan Musik Tradisional bagi Generasi Muda Amungme dan Kamoro

Pemkab Mimika Gelar Pelatihan Musik Tradisional bagi Generasi Muda Amungme dan Kamoro

  • account_circle Admin
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • print Cetak
Bagikan

TIMIKA (Jurnal Timika)

Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif menggelar pelatihan musik tradisional bagi generasi muda suku Amungme dan Kamoro di Kabupaten Mimika, Papua Tengah.

Kegiatan pembinaan kesenian bagi masyarakat dan pelaku seni tersebut berlangsung selama empat hari di Hotel Cartenz, Jalan Budi Utomo, Kabupaten Mimika, pada Selasa hingga Jumat (14–17/7/2026).

Pelatihan dibuka secara resmi oleh Asisten I Bidang Administrasi Pemerintahan Setda Mimika, Ananias Faot. Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Mimika, Elisabet Cenawatme, para narasumber, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta seluruh peserta pelatihan.

IMG 20260714 WA0034
Sekretaris Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Mimika, Daniel Orun, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa musik tradisional Papua merupakan warisan budaya yang sarat akan nilai sejarah, identitas, serta kearifan lokal. Karena itu, keberadaannya harus terus dijaga dan dilestarikan oleh generasi penerus.

Menurut Daniel, pelatihan ini bertujuan mencetak generasi muda yang tidak hanya mampu memainkan alat musik tradisional Papua, tetapi juga menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya daerah.

“Pelatihan ini bertujuan melahirkan pemusik lokal yang kompeten, mencintai budayanya sendiri, serta mampu melestarikan musik tradisional Papua,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa selama empat hari pelaksanaan, para peserta akan menerima materi teori dan praktik, baik secara individu maupun kelompok. Pada akhir kegiatan, mereka juga akan menampilkan pertunjukan sederhana sebagai bentuk aplikasi dari hasil pelatihan.

Daniel menyebut, kegiatan ini mengacu pada sejumlah regulasi, yakni Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan, Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2021 tentang Rencana Induk Pemajuan Kebudayaan 2025–2045, serta Peraturan Bupati Mimika tentang tugas dan fungsi Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif.

Sementara itu, Asisten I Bidang Administrasi Pemerintahan Setda Mimika, Ananias Faot, menyoroti fenomena musik tradisional Papua yang selama ini lebih sering hanya ditampilkan dalam festival tahunan. Padahal, menurutnya, musik tersebut merupakan bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Papua.

“Bunyi tifa di pegunungan dan pesisir pantai merupakan suara Tanah Papua, suara leluhur yang bercerita tentang keberanian, kedamaian, dan kebersamaan,” katanya.

Ananias pun melontarkan pertanyaan reflektif: siapa yang akan melanjutkan tradisi memainkan alat musik khas Papua dalam 10 hingga 20 tahun mendatang, apabila generasi muda saat ini tidak mulai belajar dan melestarikannya?

Karena itu, ia menegaskan bahwa pelatihan ini bukan sekadar mengajarkan cara memainkan alat musik tradisional. Lebih dari itu, kegiatan ini menanamkan pemahaman tentang filosofi, teknik, dan nilai-nilai budaya yang terkandung di dalamnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ananias menyampaikan tiga pesan penting kepada para peserta pelatihan:

Pertama, menjadi pemusik lokal yang berakar kuat dan tidak malu memainkan musik tradisional Papua.

“Jangan pernah malu memainkan musik tradisional, karena keunikan musik Papua justru menjadi kekayaan yang dihargai dunia,” ujarnya.

Kedua, peserta didorong untuk menjadi pemusik yang kreatif dengan memadukan musik tradisional dan modern tanpa menghilangkan ciri khas budaya Papua.

Ketiga, para peserta diminta menjadi agen pelestari budaya dengan membagikan ilmu yang diperoleh kepada teman, keluarga, dan masyarakat sekitar.

Ia juga meminta para narasumber dan instruktur untuk menanamkan kecintaan, kedisiplinan, serta kebanggaan terhadap musik tradisional kepada generasi muda.

Ananias menegaskan bahwa pemerintah daerah melalui Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif akan terus mendukung pembinaan musik lokal serta memberikan kesempatan tampil dalam berbagai kegiatan di Kabupaten Mimika.

Ia mengakui bahwa perkembangan zaman membuat minat generasi muda terhadap musik tradisional mulai berkurang. Karena itu, ia berharap pelatihan ini menjadi langkah nyata untuk membangkitkan kembali kecintaan terhadap musik tradisional Papua agar tetap lestari di tengah arus modernisasi.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan lahir generasi muda Amungme dan Kamoro yang kompeten di bidang musik tradisional sekaligus menjadi duta budaya yang bangga akan warisan leluhurnya. (Red)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Mimika: Pembangunan Tak Lambat, Banyak Program Berjalan di Kampung

    Bupati Mimika: Pembangunan Tak Lambat, Banyak Program Berjalan di Kampung

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanTIMIKA (Jurnal Timika) Pemerintah Kabupaten Mimika membantah anggapan bahwa pembangunan di wilayahnya berjalan lambat. Bupati Mimika Johannes Rettob menegaskan, realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang baru mencapai 22,27 persen hingga Juli 2026 tidak dapat dijadikan satu-satunya tolok ukur keberhasilan pembangunan. Menurut Johannes, sejumlah besar kegiatan pembangunan saat ini justru gencar dilaksanakan di daerah […]

  • Kasatintel Polres Mimika Iptu I Putu Dhayana

    Kepolisian Rutin Lakukan Pengawasan THM

    • calendar_month Rabu, 19 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanMimika -( Jurnal Timika ) Sat Intelkam Polres Mimika rutin melakukan pengawasan terhadap Tempat Hiburan Malam (THM) yang berada di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah.Kasat Intelkam Polres Mimika Iptu I Putu Dhyana, mengatakan per tiga bulan pihaknya melakukan pembaharuan data para pekerja di THM.“Kita mendata, dan melakukan update data pekerja di THM itu, apakah ada […]

  • TNI Wujudkan Kepedulian dengan Gelar Kelas Belajar untuk Anak-Anak Papua di Paniai

    TNI Wujudkan Kepedulian dengan Gelar Kelas Belajar untuk Anak-Anak Papua di Paniai

    • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanMimika ( Jurnal Timika ) – Satgas Pamtas Kewilayahan RI-PNG Yonif 711/Raksatama menggelar kegiatan belajar bersama meskipun di tengah keterbatasan fasilitas pendidikan di pedalaman Papua. Terlihat semangat belajar anak-anak tetap menyala berkat kepedulian . Melalui kegiatan “Kelas Belajar”, para prajurit mengajak anak-anak di sekitar Pos Kotis Enarotali, Kabupaten Paniai, Papua Tengah, untuk belajar membaca, menulis, […]

  • Tiga DPO KKB Yahukimo Dipindahkan ke Jayapura, Satgas Damai Cartenz 2026 Ungkap Rangkaian Kasus Berat

    Tiga DPO KKB Yahukimo Dipindahkan ke Jayapura, Satgas Damai Cartenz 2026 Ungkap Rangkaian Kasus Berat

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanMimika ( Jurnal Timika ) – Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 memindahkan tiga tersangka kelompok kriminal bersenjata (KKB) wilayah Yahukimo ke Jayapura pada Senin, 23 Februari 2026, untuk menjalani proses hukum lebih lanjut di Polda Papua. Ketiganya merupakan daftar pencarian orang (DPO) dan diketahui sebagai tokoh dalam jaringan KKB yang selama ini beroperasi di wilayah […]

  • Menyatu dengan Alam, Satgas TMMD Tanam Pohon di Kampung Pigapu

    Menyatu dengan Alam, Satgas TMMD Tanam Pohon di Kampung Pigapu

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanMimika (Jurnal Timika) – Dalam rangka program unggulan TNI AD bertajuk Menyatu dengan Alam, Satgas TMMD ke-124 Kodim 1710/Mimika menanam 500 pohon keras di wilayah Kampung Pigapu, Kabupaten Mimika. Rabu (28/5/2025) Aksi hijau ini dipimpin langsung oleh Dansatgas TMMD, Letkol Inf. M Slamet Wijaya, S.Sos., M.Han., M.A. menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan […]

  • Bukan Sekadar Seremonial: Mimika dan PTFI Jadikan Hari Lingkungan sebagai Gerakan Berkelanjutan

    Bukan Sekadar Seremonial: Mimika dan PTFI Jadikan Hari Lingkungan sebagai Gerakan Berkelanjutan

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanTIMIKA (Jurnal Timika) Puncak peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 di Kabupaten Mimika berlangsung khidmat di Pelataran Gedung Eme Neme Yauware, Timika, Jumat (5/6/2026). Namun, yang membedakan tahun ini adalah komitmen untuk tidak berhenti pada satu hari seremonial. Sejak 8 Mei 2026, rangkaian kegiatan telah bergulir. Mulai dari aksi bersih lingkungan, edukasi di sekolah, penanaman […]

expand_less