Rabu, 14 Okt 2026
Beranda » Berita Utama » Pemkab Mimika Gelar Pelatihan Musik Tradisional bagi Generasi Muda Amungme dan Kamoro

Pemkab Mimika Gelar Pelatihan Musik Tradisional bagi Generasi Muda Amungme dan Kamoro

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
  • print Cetak
Bagikan

TIMIKA (Jurnal Timika)

Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif menggelar pelatihan musik tradisional bagi generasi muda suku Amungme dan Kamoro di Kabupaten Mimika, Papua Tengah.

Kegiatan pembinaan kesenian bagi masyarakat dan pelaku seni tersebut berlangsung selama empat hari di Hotel Cartenz, Jalan Budi Utomo, Kabupaten Mimika, pada Selasa hingga Jumat (14–17/7/2026).

Pelatihan dibuka secara resmi oleh Asisten I Bidang Administrasi Pemerintahan Setda Mimika, Ananias Faot. Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Mimika, Elisabet Cenawatme, para narasumber, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta seluruh peserta pelatihan.

IMG 20260714 WA0034
Sekretaris Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Mimika, Daniel Orun, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa musik tradisional Papua merupakan warisan budaya yang sarat akan nilai sejarah, identitas, serta kearifan lokal. Karena itu, keberadaannya harus terus dijaga dan dilestarikan oleh generasi penerus.

Menurut Daniel, pelatihan ini bertujuan mencetak generasi muda yang tidak hanya mampu memainkan alat musik tradisional Papua, tetapi juga menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya daerah.

“Pelatihan ini bertujuan melahirkan pemusik lokal yang kompeten, mencintai budayanya sendiri, serta mampu melestarikan musik tradisional Papua,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa selama empat hari pelaksanaan, para peserta akan menerima materi teori dan praktik, baik secara individu maupun kelompok. Pada akhir kegiatan, mereka juga akan menampilkan pertunjukan sederhana sebagai bentuk aplikasi dari hasil pelatihan.

Daniel menyebut, kegiatan ini mengacu pada sejumlah regulasi, yakni Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan, Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2021 tentang Rencana Induk Pemajuan Kebudayaan 2025–2045, serta Peraturan Bupati Mimika tentang tugas dan fungsi Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif.

Sementara itu, Asisten I Bidang Administrasi Pemerintahan Setda Mimika, Ananias Faot, menyoroti fenomena musik tradisional Papua yang selama ini lebih sering hanya ditampilkan dalam festival tahunan. Padahal, menurutnya, musik tersebut merupakan bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Papua.

“Bunyi tifa di pegunungan dan pesisir pantai merupakan suara Tanah Papua, suara leluhur yang bercerita tentang keberanian, kedamaian, dan kebersamaan,” katanya.

Ananias pun melontarkan pertanyaan reflektif: siapa yang akan melanjutkan tradisi memainkan alat musik khas Papua dalam 10 hingga 20 tahun mendatang, apabila generasi muda saat ini tidak mulai belajar dan melestarikannya?

Karena itu, ia menegaskan bahwa pelatihan ini bukan sekadar mengajarkan cara memainkan alat musik tradisional. Lebih dari itu, kegiatan ini menanamkan pemahaman tentang filosofi, teknik, dan nilai-nilai budaya yang terkandung di dalamnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ananias menyampaikan tiga pesan penting kepada para peserta pelatihan:

Pertama, menjadi pemusik lokal yang berakar kuat dan tidak malu memainkan musik tradisional Papua.

“Jangan pernah malu memainkan musik tradisional, karena keunikan musik Papua justru menjadi kekayaan yang dihargai dunia,” ujarnya.

Kedua, peserta didorong untuk menjadi pemusik yang kreatif dengan memadukan musik tradisional dan modern tanpa menghilangkan ciri khas budaya Papua.

Ketiga, para peserta diminta menjadi agen pelestari budaya dengan membagikan ilmu yang diperoleh kepada teman, keluarga, dan masyarakat sekitar.

Ia juga meminta para narasumber dan instruktur untuk menanamkan kecintaan, kedisiplinan, serta kebanggaan terhadap musik tradisional kepada generasi muda.

Ananias menegaskan bahwa pemerintah daerah melalui Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif akan terus mendukung pembinaan musik lokal serta memberikan kesempatan tampil dalam berbagai kegiatan di Kabupaten Mimika.

Ia mengakui bahwa perkembangan zaman membuat minat generasi muda terhadap musik tradisional mulai berkurang. Karena itu, ia berharap pelatihan ini menjadi langkah nyata untuk membangkitkan kembali kecintaan terhadap musik tradisional Papua agar tetap lestari di tengah arus modernisasi.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan lahir generasi muda Amungme dan Kamoro yang kompeten di bidang musik tradisional sekaligus menjadi duta budaya yang bangga akan warisan leluhurnya. (Red)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Efisiensi Tenaga Kesehatan di Mimika: Satu Puskesmas Bisa Berisi 70 Nakes, Padahal Cukup 35

    Efisiensi Tenaga Kesehatan di Mimika: Satu Puskesmas Bisa Berisi 70 Nakes, Padahal Cukup 35

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanTIMIKA (Jurnal Timika) Pemerintah Kabupaten Mimika masih menghadapi persoalan klasik dalam distribusi tenaga kesehatan (nakes) di wilayah pedalaman. Karena keterbatasan tempat tinggal, sistem kerja dua shift diterapkan, namun justru menyebabkan jumlah nakes di sejumlah puskesmas membengkak drastis hingga dua kali lipat dari kebutuhan ideal. Bupati Mimika, Johannes Rettob, mengungkapkan bahwa di salah satu puskesmas, terdapat […]

  • Pemerintah Percepat Penyusunan RDTR Pomako-Kokonao, Dukung Digitalisasi Tata Ruang untuk Investasi

    Pemerintah Percepat Penyusunan RDTR Pomako-Kokonao, Dukung Digitalisasi Tata Ruang untuk Investasi

    • calendar_month Rabu, 7 Okt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanTIMIKA (Jurnal Timika) Pemerintah pusat melalui Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) memberikan dukungan teknis untuk mempercepat penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Wilayah Perencanaan (WP) Pomako dan Kokonao di Kabupaten Mimika. Percepatan ini menjadi bagian dari program digitalisasi tata ruang untuk mendukung kemudahan perizinan berusaha melalui integrasi RDTR ke sistem Online Single […]

  • Tokoh Pemuda Papua Dukung Penegakan Hukum terhadap KKB dan Apresiasi Satgas Ops Damai Cartenz

    Tokoh Pemuda Papua Dukung Penegakan Hukum terhadap KKB dan Apresiasi Satgas Ops Damai Cartenz

    • calendar_month Rabu, 13 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanMIMIKA (Jurnal Timika) – Tokoh pemuda Papua sekaligus Ketua Generasi Garuda Sakti Indonesia Provinsi Papua, Absalom Kreway Yarisetouw, menyatakan dukungan penuh terhadap penegakan hukum yang dilakukan oleh Satgas Ops Damai Cartenz terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di wilayah Papua. Selasa (12/8/2025). Dalam pernyataannya, Absalom mengapresiasi kinerja Satgas Ops Damai Cartenz yang dinilainya telah berhasil menindak […]

  • Rapat dengan Komite I DPD RI, Menteri Nusron Tegaskan Komitmen Kepastian Hukum Tanah Ulayat

    Rapat dengan Komite I DPD RI, Menteri Nusron Tegaskan Komitmen Kepastian Hukum Tanah Ulayat

    • calendar_month Selasa, 18 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanJakarta – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menegaskan komitmen pemerintah dalam memberikan kepastian hukum atas tanah ulayat. Dalam rapat dengan Komite I Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), pada Selasa (11/02/2025), ia menekankan pentingnya pendaftaran tanah adat untuk menghindari konflik pertanahan di masa depan. “Tanah ulayat harus memiliki […]

  • *Speed Boat dan Long Boat Kehabisan BBM, 28 Penumpang Dievakuasi*

    *Speed Boat dan Long Boat Kehabisan BBM, 28 Penumpang Dievakuasi*

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    Bagikan  TIMIKA (Jurnal Timika)-Sebanyak 28 penumpang dari rombongan speed boat 40 PK dan long boat dilaporkan mengalami insiden kehabisan bahan bakar minyak (BBM) di perairan Pasir Hitam, antara Kampung Manasari dan Pulau Puriri, Sabtu malam (4/4) sekitar pukul 20.50 WIT. Rombongan tersebut diketahui berangkat dari Asmat pada pukul 14.00 WIT dan dijadwalkan tiba di Pelabuhan […]

  • Kehabisan BBM di Perairan Puriri, 12 Penumpang Speed Boat Puskesmas Agimuga Dievakuasi

    Kehabisan BBM di Perairan Puriri, 12 Penumpang Speed Boat Puskesmas Agimuga Dievakuasi

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanMIMIKA ( Jurnal Timika ) – Penumpang speed boat tujuan Mimika dari Agimuga berjumlah 12 orang dievakuasi dengan selamat usai sempat kehabisan bahan bakar di Perairan Puriri, Mimika, Papua Tengah, Senin (9/3/2026). Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Mimika, I Wayan Suyatna, memaparkan, kejadian itu dilaporkan oleh salah seorang Mantri di Puskesmas Agimuga pada Senin […]

expand_less