Ketua Komisi III DPRD Mimika Dorong Pemerintah Daerah Segera Evaluasi Proyak di Tengah Kenaikan Harga
- account_circle Admin
- calendar_month 6 jam yang lalu
- print Cetak

TIMIKA (Jurnal Timika)
Anggota DPRK Kabupaten Mimika sekaligus Ketua Komisi III DPRD setempat, Herman Gafur, menyatakan dukungannya terhadap rencana Pemerintah Kabupaten Mimika yang hendak mengkaji ulang sejumlah kegiatan pembangunan. Langkah ini dinilai penting menyusul lonjakan harga barang dan jasa beberapa waktu terakhir.
Menurut Herman, gejolak ekonomi global tidak hanya berdampak di tingkat nasional, tetapi juga mulai mengganggu pelaksanaan berbagai proyek pembangunan di Mimika. Ia menilai bahwa perubahan harga saat ini sudah berada di luar asumsi awal ketika anggaran disusun.
Herman mengapresiasi wacana evaluasi yang sebelumnya dilontarkan Bupati Mimika, Johannes Rettob. Ia menekankan agar wacana tersebut segera ditindaklanjuti secara konkret sehingga target pembangunan yang telah direncanakan tidak tersendat.
“Bapak Bupati pernah menyampaikan perlunya evaluasi. Saya setuju, karena kondisi sekarang sudah berbeda jauh dari saat kita merencanakan anggaran,” ujar Herman kepada wartawan, Kamis (4/6/2026).
Ia pun menyarankan agar pemerintah daerah mempertimbangkan percepatan pembahasan perubahan anggaran (Perubahan APBD) dan menata ulang prioritas belanja. Hal ini dinilai perlu agar kegiatan pembangunan tetap berjalan sesuai kebutuhan riil masyarakat.
Di sisi lain, Herman menyoroti rendahnya realisasi APBD Kabupaten Mimika tahun 2026. Dari total pagu anggaran sekitar Rp6,1 triliun, baru sekitar 13 persen yang terealisasi hingga saat ini.
“Kami cukup prihatin. Kegiatan rutin seharusnya sudah berjalan, begitu pula proyek fisik yang mestinya segera diproses,” ungkapnya.
Meski demikian, ia mengingatkan bahwa setiap pelaksanaan kegiatan harus tetap menyesuaikan kondisi di lapangan. Apabila ditemukan selisih signifikan antara harga dalam dokumen perencanaan dengan harga terkini, maka penyesuaian perlu segera dilakukan.
“Jangan sampai kegiatan yang sudah direncanakan tertunda hanya karena biaya tidak sesuai perhitungan awal. Perlu langkah cepat agar pembangunan tetap berjalan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Herman menegaskan bahwa evaluasi bukanlah upaya untuk mengurangi kualitas pembangunan. Justru, evaluasi bertujuan memastikan setiap program tetap bisa dilaksanakan secara realistis sesuai kondisi yang ada.
Dengan langkah-langkah yang tepat, Herman optimistis roda pembangunan di Kabupaten Mimika tetap dapat berputar meskipun dihadapkan pada tantangan ekonomi global dan kenaikan harga saat ini. (red)
- Penulis: Admin













