Rabu, 21 Okt 2026
Beranda » Berita Utama » Kasus DBD di Puskesmas Timika Mencapai 20 Kasus, Lebih Tinggi dari Tahun Lalu

Kasus DBD di Puskesmas Timika Mencapai 20 Kasus, Lebih Tinggi dari Tahun Lalu

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
  • print Cetak
Bagikan

TIMIKA (Jurnal Timika)

Kepala Puskesmas Timika, dr. Mozes Untung, melaporkan bahwa hingga kemarin (8 Mei) telah tercatat 20 kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayah kerjanya. Angka ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya, di mana sepanjang tahun 2025 total kasus hanya sekitar 13 kasus, sementara pada tahun 2024 juga tercatat 13 kasus.

“Untuk tahun ini sudah ada total 20 kasus sampai kemarin. Data ini kami perbaharui per 8 Mei. Meskipun pasien ditemukan di rumah sakit atau fasilitas kesehatan lain, selama alamat tinggalnya berada di wilayah kerja kami, maka kami akan turun ke lapangan,” ujar dr. Mozes.

Ia menjelaskan, setiap menerima laporan kasus, pihaknya segera melakukan penyelidikan epidemiologi untuk mencari lokasi rumah pasien. Selanjutnya, tim akan melakukan asesmen lingkungan untuk mendeteksi kemungkinan adanya jentik nyamuk DBD di sekitar rumah. Jika ditemukan, maka akan dilakukan upaya pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dan pemberian abatisasi.

Selain itu, petugas juga menginstruksikan warga di radius beberapa rumah di sekitar lokasi pasien untuk melakukan pemeriksaan darah dini. Tujuannya guna mendeteksi apakah keluarga atau tetangga terdekat juga terpapar virus dengue. Hingga saat ini, belum ditemukan kasus penularan berantai.

dr. Mozes menjelaskan bahwa virus dengue ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti yang aktif menggigit dari pagi hingga sore hari. Oleh karena itu, jika dilakukan pengasapan (fogging), harus dilakukan pada pagi hari. Perkembangbiakan nyamuk ini bukan di tanah, melainkan di air yang tidak bersentuhan langsung dengan tanah, misalnya bak mandi, penampungan air, ember kecil, pot bunga, sampah bekas, hingga sela-sela daun tanaman yang menampung air.

“Masa yang dibutuhkan dari telur hingga menjadi nyamuk dewasa adalah satu minggu. Karena itu, saya sarankan agar setiap tempat penampungan air dibersihkan dan dikuras seminggu sekali. Genangan air lebih dari seminggu harus dihindari,” tegasnya.

Ia mengakui bahwa peningkatan kasus DBD dipengaruhi oleh musim hujan dan faktor kebersihan lingkungan sekitar. Namun, ia menekankan bahwa DBD lebih banyak berkaitan dengan pengelolaan kebersihan di dalam rumah, karena sumber nyamuk terdekat justru berasal dari lingkungan tempat tinggal.

“Masyarakat kami harap memiliki kesadaran untuk rutin membersihkan sarang nyamuk di lingkungan rumah masing-masing. Terutama untuk anak-anak sekolah, karena nyamuk banyak berkembang di area tanaman dan tempat gigitan aktif pada pagi hingga sore. Anak-anak bisa tertular di sekolah, kampus, tempat kerja, maupun di rumah,” pungkas dr. Mozes. (Red)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dukcapil Mimika Kebut Integrasi Data

    Dukcapil Mimika Kebut Integrasi Data

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanTIMIKA (Jurnal Timika) Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Mimika menggelar forum konsultasi publik sebagai bagian dari amanat Undang-Undang Pelayanan Publik Tahun 2009. Kegiatan ini bertujuan memperkuat kualitas pelayanan serta memastikan akses dan pemanfaatan data kependudukan berjalan optimal. Kepala Disdukcapil Mimika, Slamet Sutejo, Kamis (23/4/2026), menjelaskan bahwa forum tersebut merupakan kelanjutan dari pembahasan sebelumnya […]

  • Pemkab Mimika Fokus Evaluasi MBG, Belum Terapkan Menu Tanpa Nasi Seperti Nabire

    Pemkab Mimika Fokus Evaluasi MBG, Belum Terapkan Menu Tanpa Nasi Seperti Nabire

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanTIMIKA (Jurnal Timika) Pemerintah Kabupaten Mimika memastikan belum akan mengikuti langkah Kabupaten Nabire yang mulai menerapkan menu tanpa nasi selama dua hari dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Saat ini, fokus utama pemerintah daerah masih tertuju pada evaluasi menyeluruh terhadap jalannya program sebelum melakukan inovasi menu. Ketua Satuan Tugas (Satgas) MBG Kabupaten Mimika sekaligus […]

  • Pelaku Penyerangan Warga dengan Panah di Jembatan Waker Ditangkap Polisi

    Pelaku Penyerangan Warga dengan Panah di Jembatan Waker Ditangkap Polisi

    • calendar_month Selasa, 29 Okt 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanMIMIKA -(Jurnal Timika )Terduga pelaku penyerangan dengan panah di Jembatan Waker, di Jalan SP 2 – SP 5, Distrik Mimika Baru, Mimika, Papua Tengah, pada Minggu 27 Oktober 2024, ditangkap Polisi. Hal ini disampaikan oleh Kapolres Mimika AKBP I Komang Budiartha saat ditemui wartawan di Markas Polres (Mapolres) Mimika, Senin (28/10/2024). AKBP I Komang Budiartha […]

  • Sambut HUT ke-80 RI, Kodim 1710/Mimika Menggelar Berbagai Lomba

    Sambut HUT ke-80 RI, Kodim 1710/Mimika Menggelar Berbagai Lomba

    • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanMimika (Jurnal Timika) – Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia (HUT RI) ke-80 TA 2025, Kodim 1710/Mimika akan menggelar rangkaian kegiatan perlombaan dan Bakti Sosial. Hari ini ada 3 perlombaan yang sudah dimulai yaitu Lomba Tarik Tambang, Lomba Estafet Air untuk Ibu-ibu dan Lomba anak-anak Masukan paku kedalam botol, Kamis (07/08/2025). Dandim […]

  • Aparat Keamanan Terus Buru Aske Mabel

    Aparat Keamanan Terus Buru Aske Mabel

    • calendar_month Kamis, 16 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanMIMIKA (Jurnal Timika ) Aparat keamanan terus memburu anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Aske Mabel. Aske Mabel disebut telah melalukan penembakan sebanyak sembilan kali dan menewaskan lima orang sejak dia lari membawa senjata 9 Juni 2024. Bahkan, Aske Mabel dan kelompoknya disebut terlibat dalam penembakan dua orang warga sipil di Yalimo, Papua Pegunungan, beberapa waktu […]

  • Satgas Ops Damai Cartenz Bongkar Jaringan Pemasok Amunisi KKB di Puncak Jaya

    Satgas Ops Damai Cartenz Bongkar Jaringan Pemasok Amunisi KKB di Puncak Jaya

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanMimika ( Jurnal Timika ) – Satgas Ops Damai Cartenz berhasil melakukan penegakan hukum terhadap jaringan pemasok senjata dan amunisi kepada Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kampung Karubate, Distrik Muara, Kabupaten Puncak Jaya, Senin (29/9). Dalam rilis yang diterima pada Selasa (30/9/2025) malam, operasi tersebut, aparat mengamankan dua anggota KKB, yakni Erek Enumbi alias Udara […]

expand_less