Pemkab Mimika Matangkan Perencanaan Kota Kapiraya sebagai Simpul Ekonomi Pesisir
- account_circle Admin
- calendar_month 12 jam yang lalu
- print Cetak

TIMIKA (Jurnal Timika)
Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus mematangkan perencanaan Kota Kapiraya, Distrik Mimika Barat Tengah. Langkah ini dinilai strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan di wilayah pesisir yang dilaksanakan di Hotel Horison Ultima pada Kamis (22/10/2026)
Perencanaan tersebut dibahas dalam seminar akhir perencanaan Kota Kapiraya yang digelar di Kabupaten Mimika. Seminar ini menjadi tahapan penting untuk menguji, mempertajam, dan menyempurnakan dokumen perencanaan sebelum dijadikan acuan pembangunan kawasan tersebut.

Dalam sambutan Bupati yang disampaikan Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan (Asisten II) Sekretariat Daerah Kabupaten Mimika, Santi Sondang, pemerintah menegaskan bahwa Kapiraya memiliki potensi sumber daya alam melimpah. Potensi itu meliputi sektor perikanan, perkebunan, pertambangan, hingga pariwisata bahari yang dinilai belum tergarap secara optimal.
Karena itu, potensi tersebut perlu didukung perencanaan yang terukur dan komprehensif agar mampu mendorong pertumbuhan ekonomi baru di wilayah barat Kabupaten Mimika. Pemerintah berharap dokumen perencanaan Kota Kapiraya menjadi pedoman teknis bagi seluruh pemangku kepentingan dalam mengelola sumber daya alam dan mengarahkan investasi di Distrik Mimika Barat Tengah.
Selain mengembangkan potensi ekonomi, perencanaan ini diarahkan untuk menjaga kelestarian ekosistem pesisir yang menjadi karakteristik utama wilayah Kapiraya. Pemerintah menilai pengembangan kawasan perlu memperhatikan keseimbangan antara kepentingan ekonomi, kebutuhan infrastruktur modern, serta keberlanjutan lingkungan.
Pemerintah juga menekankan pentingnya pemerataan pembangunan agar tidak hanya terpusat di perkotaan Timika, tetapi menjangkau kawasan pesisir dan pegunungan. Pembangunan Kota Kapiraya diharapkan sejalan dengan visi Kabupaten Mimika, yakni mewujudkan Mimika yang responsif, enerjik, transparan, terampil, objektif, dan berdaya saing menuju Gerbang Emas atau Gerakan Kebangkitan Ekonomi Masyarakat Adil dan Sejahtera.
Salah satu perhatian utama dalam perencanaan ini adalah pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, termasuk akses terhadap air bersih, energi, sanitasi, serta sistem transportasi antardesa. Ketersediaan infrastruktur tersebut dinilai penting untuk mendukung mobilitas masyarakat, memperlancar distribusi barang dan jasa, serta membuka akses ekonomi bagi warga di wilayah terpencil.
Melalui perencanaan yang komprehensif, Pemerintah Kabupaten Mimika diharapkan dapat menentukan prioritas pembangunan infrastruktur secara bertahap dan berkelanjutan sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan masyarakat secara lebih merata.
Pemerintah juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam proses perencanaan Kota Kapiraya, terutama tokoh masyarakat dan tokoh adat setempat. Masukan dari masyarakat diharapkan menjadi bagian penting dalam penyempurnaan dokumen perencanaan agar program pembangunan sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik wilayah.
Dalam seminar akhir tersebut, seluruh peserta diharapkan menyampaikan masukan, kritik, dan saran yang konstruktif untuk menyempurnakan dokumen perencanaan. Selain itu, integrasi program antarpangkat daerah menjadi perhatian agar setiap program sektoral dapat berjalan selaras dengan arah pembangunan yang telah dirancang.
Dengan perencanaan yang terukur dan visioner, Kapiraya diproyeksikan tumbuh menjadi simpul ekonomi pesisir yang tangguh, mampu mengoptimalkan potensi lokal, serta meningkatkan taraf hidup masyarakat Mimika pada masa mendatang. (Red)
- Penulis: Admin











