Pemerintah Mimika Dorong LPKS Lahirkan Tenaga Kerja Kompeten dan Siap Kerja
- account_circle Admin
- calendar_month 4 menit yang lalu
- print Cetak

TIMIKA (Jurnal Timika)
Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) terus menggencarkan upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) daerah. Salah satu langkah strategis yang ditempuh adalah memperkuat peran Lembaga Pelatihan Kerja Swasta (LPKS) sebagai garda terdepan dalam mencetak tenaga kerja lokal yang kompeten dan profesional.
Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Penempatan dan Pelatihan Tenaga Kerja Disnakertrans Mimika, Jehuda B. Akobiarek, saat memberikan sambutan pada kegiatan Sosialisasi Pembinaan Lembaga Pelatihan Kerja Swasta di Hotel Horison Ultima Mimika, Kamis (27/8/2026).
Menurut Jehuda, pembangunan daerah tidak cukup hanya bertumpu pada infrastruktur fisik, tetapi harus diimbangi dengan peningkatan kualitas manusia, terutama dalam hal pengetahuan, keterampilan, kompetensi, etos kerja, disiplin, dan tanggung jawab.
“Kita tidak ingin lembaga pelatihan hanya menghasilkan peserta yang memiliki sertifikat. Yang lebih penting adalah bagaimana lulusan tersebut benar-benar memiliki kompetensi, keterampilan praktis, sikap kerja, disiplin, tanggung jawab, dan kesiapan untuk memasuki dunia kerja maupun menciptakan lapangan kerja baru,” tegasnya.
Ia menjelaskan, LPKS memiliki posisi strategis dan diharapkan mampu menjadi bagian dari solusi dalam mengurangi angka pengangguran, meningkatkan produktivitas masyarakat, mendorong tumbuhnya usaha baru, serta memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat Mimika.

Dalam pembinaan LPKS, terdapat sejumlah aspek yang menjadi perhatian utama, yakni kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, penguatan kelembagaan, peningkatan kualitas instruktur, kurikulum, metode pembelajaran, sistem evaluasi, hingga sertifikasi kompetensi.
Lebih lanjut, Jehuda mendorong penguatan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Mimika, LPKS, dunia usaha dan dunia industri (DUDI), serta para pemangku kepentingan lainnya. Kolaborasi tersebut dinilai penting agar program pelatihan benar-benar sesuai dengan kebutuhan pasar kerja dan perkembangan teknologi.
“Kompetensi yang diberikan harus memiliki keterkaitan dengan peluang kerja yang tersedia di Kabupaten Mimika, sehingga peserta pelatihan memiliki peluang lebih besar untuk terserap di dunia kerja, mengembangkan usaha secara mandiri, dan menciptakan lapangan kerja baru,” ungkapnya.
Pemerintah Kabupaten Mimika, lanjut Jehuda, juga berkomitmen menjaga integritas, profesionalisme, dan kualitas pelayanan LPKS, termasuk memberikan perhatian khusus kepada masyarakat yang membutuhkan dukungan lebih besar dalam meningkatkan kapasitas dan keterampilan.
“Harapan kami, LPKS tidak sekadar menjalankan kegiatan secara administratif, tetapi mampu menghasilkan lulusan berkualitas yang siap bekerja, berwirausaha, dan turut mendorong kemajuan ekonomi daerah,” pungkasnya.
Kegiatan sosialisasi ini dihadiri oleh perwakilan sejumlah LPKS yang beroperasi di Kabupaten Mimika, serta menjadi momentum penting untuk menyamakan visi dan langkah dalam mencetak tenaga kerja lokal yang unggul dan berdaya saing. (Red)
- Penulis: Admin








