Menjelang Idul Adha 1447 H, Dinas Peternakan Mimika Perketat Pengawasan Hewan dan Daging Kurban
- account_circle Admin
- calendar_month 1 jam yang lalu
- print Cetak

TIMIKA (Jurnal Timika)
Menjelang perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Mimika meningkatkan intensitas pengawasan terhadap hewan kurban serta daging yang akan didistribusikan ke masyarakat.
Langkah ini bertujuan untuk menjamin bahwa seluruh daging kurban yang tersebar telah memenuhi kriteria kesehatan dan layak untuk dikonsumsi.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan di Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Mimika, drh. Yetty Herviyanti Taramen, menyampaikan bahwa proses pemeriksaan berlangsung mulai dari tahap sebelum pemotongan hingga setelah daging terbagi dan sampai ke penerima.
Yetty menjelaskan, petugas telah melakukan pemeriksaan antemortem, yaitu pengecekan kesehatan hewan sebelum disembelih, pada pekan lalu, tepatnya Rabu (20/5/2026).
Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memastikan bahwa hewan kurban telah memenuhi persyaratan kesehatan layak sembelih, serta dalam kondisi sehat dan pantas untuk dijadikan kurban.
Kemudian, pada tanggal 27 Mei 2026 mendatang, petugas akan dikerahkan ke berbagai masjid guna melaksanakan pemeriksaan postmortem, yakni pengecekan daging pasca-penyembelihan.
“Petugas akan kembali terjun langsung ke lokasi guna memastikan daging kurban yang dibagikan ke warga benar-benar aman, higienis, dan layak untuk dimakan,” ujar Yetty saat ditemui di kantornya pada Jumat (22/5/2026).
Ia menambahkan, sebanyak 16 masjid telah masuk dalam daftar lokasi yang akan diperiksa tahun ini. Penentuan titik lokasi didasarkan pada data yang telah dikumpulkan dinas, sementara koordinasi dengan pengurus masjid terus dijalin agar proses inspeksi berjalan lancar.
Lebih lanjut, Yetty menyebut bahwa petugas tidak hanya memeriksa kualitas daging, tetapi juga mengamati tata cara penanganan daging di tempat penyembelihan. Panitia kurban akan mendapat bimbingan mengenai kebersihan dan prosedur penanganan daging yang benar sehingga kualitasnya tetap terjaga hingga sampai ke tangan masyarakat.
“Kami berharap seluruh rangkaian penyembelihan dan pembagian daging kurban dapat berlangsung sesuai dengan standar kesehatan, sehingga masyarakat merasa aman dan nyaman saat menerima maupun mengonsumsinya,” pungkasnya. (Red)
- Penulis: Admin











