Senin, 25 Mei 2026
Beranda » Berita Utama » Longsor di Yalimo, Jalur Trans-Papua Jayapura–Wamena Masih Terputus

Longsor di Yalimo, Jalur Trans-Papua Jayapura–Wamena Masih Terputus

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
  • print Cetak
Bagikan

MIMIKA ( Jurnal Timika ) – Kepolisian Daerah Papua menyampaikan perkembangan situasi pasca terputusnya akses jalur darat Jalan Trans-Papua yang menghubungkan Jayapura dan Wamena akibat bencana tanah longsor yang terjadi pada Minggu, 8 Februari 2026 di wilayah Kabupaten Yalimo.

Menurut keterangan resmi yang diterima media ini, Senin (9/2/2026) putusnya jalur Trans Papua ini dipicu oleh tingginya intensitas curah hujan yang mengguyur kawasan tersebut sejak Sabtu, 7 Februari 2026 pukul 17.00 WIT hingga Minggu, 8 Februari 2026 pukul 06.30 WIT, sehingga menyebabkan kondisi tanah labil dan memicu longsor di sejumlah titik ruas jalan yang saat ini tengah dalam proses pengerjaan peningkatan oleh PT Hutama Karya.

1000010471

Berdasarkan laporan di lapangan, terdapat enam titik longsor yang mengakibatkan jalur Trans-Papua tidak dapat dilalui kendaraan dari kedua arah. Titik tersebut berada di Jalan Tanjakan Area Camp Pemilu yang mengalami putus total, Jalan Tanjakan Yahuli yang juga terputus, ruas Jalan Area Camp 90 dan Camp 80 yang tertimbun material longsor, Jembatan Kali Kil yang hanyut terbawa arus, serta ruas jalan di Area Kampung Wara yang tertimbun longsoran tanah.

Akibat kejadian ini, arus transportasi darat Jayapura–Wamena lumpuh total. Beberapa kendaraan dilaporkan tertimbun material longsor, puluhan kendaraan lainnya terjebak di sepanjang ruas jalan, serta satu unit truk roda enam berwarna kuning dilaporkan hanyut di Kali Kil.

Kendaraan tersebut diketahui dikemudikan oleh Saudara Udin yang saat kejadian sedang memarkirkan kendaraannya di bahu jalan. Saat longsor terjadi, material tanah menyeret kendaraan hingga jatuh ke sungai. Beruntung, pengemudi bersama rekan sopir lainnya berhasil menyelamatkan diri ke tempat aman.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, menyampaikan bahwa hingga saat ini tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut, sementara kerugian materil masih dalam proses pendataan.

“Berdasarkan laporan dari jajaran Polres Yalimo, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun kerugian materil masih kami lakukan pendataan karena beberapa kendaraan masih tertimbun material longsor dan ada yang terjebak di sepanjang ruas jalan tersebut,” ujar Kombes Pol. Cahyo.

Sejak Minggu siang, Polres Yalimo telah melakukan koordinasi intensif dengan pihak PT Hutama Karya. Perusahaan telah menginstruksikan para subkontraktor di sejumlah titik untuk segera menurunkan alat berat guna melakukan evakuasi kendaraan yang terjebak serta pembersihan material longsor di keenam lokasi terdampak.

Dalam perkembangan situasi pada Senin, 9 Februari 2026, proses evakuasi dan pembersihan material longsor masih terus berlangsung dengan mengutamakan faktor keselamatan personel di lapangan, mengingat kondisi tanah yang masih labil serta potensi longsor susulan akibat cuaca yang masih fluktuatif.

Kepolisian bersama pihak perusahaan juga telah memberikan imbauan tegas kepada para pengguna jalan Trans-Papua dari arah Jayapura maupun Wamena agar untuk sementara waktu tidak mendekati zona longsoran demi keselamatan, sekaligus agar tidak menghambat proses evakuasi alat berat yang sedang bekerja di lokasi.

“Kami mengimbau masyarakat untuk menunda perjalanan melalui jalur ini dan tidak mendekat ke titik longsor. Kondisi tanah masih labil dan curah hujan di wilayah tersebut masih cukup tinggi, sehingga berpotensi terjadi longsor susulan. Informasi pembukaan akses jalan akan kami sampaikan setelah dinyatakan aman untuk dilalui,” tegas Kombes Pol. Cahyo Sukarnito.

Saat ini personel Sat Lantas Polres Yalimo tetap bersiaga di titik-titik aman untuk memberikan arahan kepada para pengguna jalan, serta melakukan pengawasan di sekitar lokasi longsor guna memastikan tidak ada masyarakat yang mencoba melintas di area berbahaya.

Polda Papua bersama instansi terkait terus berupaya maksimal agar akses jalan dapat segera dipulihkan, sekaligus memastikan keselamatan masyarakat dan kelancaran proses penanganan di lokasi terdampak bencana. (Red)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hendak Selundupkan Sabu ke Kabupaten Puncak Melalui Mimika, Dua Orang Ditangkap

    Hendak Selundupkan Sabu ke Kabupaten Puncak Melalui Mimika, Dua Orang Ditangkap

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanMimika ( Jurnal Timika ) – Dua orang ditangkap usai kedapatan ingin menyelundupkan sabun ke Kabupaten Puncak, melalui kargo Bandar Udara Mozes Kilangin Mimika, Senin (22/12/2025). Kasi Humas Polres Mimika Iptu Hempy Ona menerangkan, kedua tersangka ditangkap berdasarkan Laporan Polisi (LP) Nomor: LP/A/33/XII/2025/SPKT Sat Resnarkoba/Polres Mimika/Polda Papua Tengah, tertanggal 22 Desember 2025. Penangkapan ini berawal […]

  • Pangdam XVII/Cenderawasih Pimpin Sertijab di Lingkungan Kodam XVII/Cenderawasih

    Pangdam XVII/Cenderawasih Pimpin Sertijab di Lingkungan Kodam XVII/Cenderawasih

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanMimika ( Jurnal Timika ) – Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XVII/Cenderawasih, Mayor Jenderal TNI Amrin Ibrahim, S.I.P., memimpin langsung upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) dan Tradisi Korps sejumlah pejabat di lingkungan Kodam XVII/Cenderawasih. Kegiatan berlangsung khidmat di Aula Tonny A. Rompis, Makodam XVII/Cenderawasih, Senin 5 Januari 2026. Dalam keterangan resminya, Selasa (6/1/2026) dikatakan, upacara […]

  • Anggota DPRK Mimika: Perda Perlindungan UMKM OAP Tidak Diskriminatif

    Anggota DPRK Mimika: Perda Perlindungan UMKM OAP Tidak Diskriminatif

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanTIMIKA (Jurnal Timika) Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika dari Fraksi Partai Golkar menegaskan bahwa Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2025 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Orang Asli Papua (OAP) tidak bersifat diskriminatif dan harus dijalankan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Ia menyebut, Perda tersebut penting untuk ditertibkan […]

  • Longsor Jalan Trans Nabire Jadi Penyebab Mimika 13 Jam Tanpa Layanan Komunikasi

    Longsor Jalan Trans Nabire Jadi Penyebab Mimika 13 Jam Tanpa Layanan Komunikasi

    • calendar_month Jumat, 22 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanMIMIKA ( Jurnal Timika ) – Longsor menjadi penyebab terganggunya layanan komunikasi di Mimika setelah sebelumnya sejak 16 Agustus 2025 telah mengalami penurunan kualitas jaringan. Menurut rilis resmi yang dikeluarkan TelkomGroup, wilayah Timika dan sekitarnya mengalami gangguan sejak Kamis (21/8) pukul 02.20 WIT dini hari. Hal ini disebabkan oleh bencana alam berupa longsor yang mengakibatkan […]

  • Disdik Mimika Siapkan Pemerataan Guru, Atasi Ketimpangan Distribusi

    Disdik Mimika Siapkan Pemerataan Guru, Atasi Ketimpangan Distribusi

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanTIMIKA (Jurnal Timika) Dinas Pendidikan Kabupaten (Disdik) Mimika mulai melakukan penataan ulang distribusi tenaga pendidik di seluruh satuan pendidikan guna mewujudkan pemerataan kualitas pendidikan. Langkah ini diambil setelah ditemukan ketimpangan jumlah guru antarsekolah. Sejumlah sekolah tercatat kelebihan tenaga pengajar, sementara sekolah lain—terutama di wilayah pesisir dan terpencil—masih kekurangan guru. Kepala Dinas Pendidikan Mimika, Antonius Walerubun, […]

  • Reses ke Distrik Alama, Dewan Terima Sejumlah Aspirasi

    Reses ke Distrik Alama, Dewan Terima Sejumlah Aspirasi

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanMimika ( Jurnal Timika ) – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika Komisi I Anton N Alom menerima beberapa aspirasi masyarakat dalam kunjungannya ke Distrik Alama, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, Kamis (12/3/2026). Anton dalam kunjungan resesnya itu, mengatakan, ia awalnya ingin ke pusat distrik namun karena kondisi cuaca, penerbangan pun hanya sampai ke […]

expand_less