Senin, 5 Okt 2026
Beranda » Berita Utama » Tambang Galian C Ilegal Marak di Mimika, Hanya Satu Perusahaan Pemegang Izin Resmi

Tambang Galian C Ilegal Marak di Mimika, Hanya Satu Perusahaan Pemegang Izin Resmi

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
  • print Cetak
Bagikan

TIMIKA (Jurnal Timika)

Praktik penambangan material golongan C (galian C) di wilayah Kabupaten Mimika, Papua Tengah, kembali menjadi sorotan tajam. Dari tujuh lokasi yang diketahui aktif beroperasi, hanya satu perusahaan yang terbukti memiliki izin resmi dari Pemerintah Provinsi Papua Tengah. Sisanya, enam lokasi lainnya, diduga kuat beroperasi tanpa dokumen perizinan yang sah.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Mimika, Marselino Mameyao, mengonfirmasi bahwa kewenangan penuh untuk menerbitkan izin usaha pertambangan batuan (galian C) saat ini berada di tangan pemerintah provinsi, bukan kabupaten.

“Berdasarkan data yang kami himpun, hanya PT Indo Papua yang mengantongi izin resmi dari provinsi. Sementara sejumlah lokasi lain hingga kini belum memiliki izin yang sah,” ujar Marselino kepada awak media di sela-sela acara di Hotel Grand Tembaga, Jumat (12/6/2026).

Menjamurnya aktivitas galian C ilegal ini memicu pertanyaan publik terkait lemahnya pengawasan dan tidak adanya tindakan tegas di lapangan. Di kalangan masyarakat, beredar dugaan bahwa operasional tambang ilegal tersebut bisa terus berlangsung secara terbuka karena adanya perlindungan atau dukungan dari oknum aparat.

Meskipun dugaan tersebut belum teruji secara hukum, fakta bahwa aktivitas penambangan berlangsung terus-menerus tanpa hambatan menimbulkan spekulasi dan kecurigaan yang meluas.

Sejumlah pengamat dan tokoh masyarakat menilai, jika tidak ada pihak yang “memayungi”, seharusnya aktivitas melanggar hukum itu sudah dapat dihentikan. “Tidak mungkin kegiatan sebesar ini berlangsung lama tanpa ada yang menutup mata,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Selain persoalan hukum, aktivitas galian C ilegal juga dinilai membawa ancaman serius terhadap kelestarian lingkungan hidup. Penggalian material yang dilakukan secara tidak terkendali berpotensi merusak bentang alam, mengubah aliran sungai, serta meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi, terutama saat musim penghujan tiba.

Marselino mengingatkan bahwa dampak dari praktik ini tidak hanya terbatas pada kerusakan lahan, tetapi juga membahayakan keselamatan masyarakat sekitar.

“Kalau terus dibiarkan, saat musim hujan nanti bisa terjadi luapan air yang memicu banjir bandang. Ini bukan sekadar kerusakan tanah, tetapi menyangkut keselamatan lingkungan dan masyarakat,” tegasnya.

Ia menambahkan, meskipun pemerintah daerah tidak memiliki kewenangan untuk menerbitkan izin, pihaknya tetap berkepentingan untuk memastikan seluruh aktivitas usaha di wilayah Mimika berjalan sesuai aturan dan tidak merusak lingkungan.

Marselino berharap pemerintah provinsi bersama aparat penegak hukum segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh aktivitas galian C yang beroperasi di Mimika. Menurutnya, penertiban sangat penting dilakukan untuk memastikan semua pelaku usaha mematuhi regulasi yang berlaku sekaligus mencegah kerusakan lingkungan yang lebih luas.

“Kami mendorong provinsi dan aparat untuk bertindak. Jangan sampai ketidakpatuhan ini terus berlangsung dan merugikan daerah serta masyarakat,” pungkasnya.

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puluhan Potensi SAR Ikut Latihan Teknik Pertolongan di Ketinggian

    Puluhan Potensi SAR Ikut Latihan Teknik Pertolongan di Ketinggian

    • calendar_month Senin, 7 Okt 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    Septinus Timang saat membuka kegiatan yang ditandai dengan menyematkan tanda peserta, Senin (7/10/2024).

  • Pemkab Mimika Gelar Pameran Pembangunan dan Promosi Daerah

    Pemkab Mimika Gelar Pameran Pembangunan dan Promosi Daerah

    • calendar_month Selasa, 22 Okt 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanTIMIKA,(Jurnal Timika )Sebanyak 25 pelaku usaha masyarakat lokal Mimika mengikuti pameran Pembangunan Dan Promosi Daerah Mimika Smart City di halaman Graha Eme Neme Yauware pada Senin (21/10/2024). Para pelaku usaha ini diakomodir oleh beberapa dinas terkait. Selain itu, kegiatan ini juga melibatkan sekolah dan kampus, dengan tujuan mengangkat potensi yang bisa dikembangkan di sekolah dan […]

  • Satgas Ops Damai Cartenz Berikan Edukasi dan Hiburan untuk Anak-Anak di Puncak Jaya

    Satgas Ops Damai Cartenz Berikan Edukasi dan Hiburan untuk Anak-Anak di Puncak Jaya

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanMimika ( Jurnal Timika ) — Personel Satgas Operasi Damai Cartenz melaksanakan kegiatan humanis kepada anak-anak SD Inpres Dondobaga yang baru selesai pulang sekolah dan melintas di depan Pos Satgas Tindak Kulirik, Kabupaten Puncak Jaya, Senin (24/11/2025). Melihat anak-anak yang singgah, personel kemudian mengajak dan mengumpulkan mereka untuk mengisi waktu dengan anak-anak. Dalam kegiatan tersebut, […]

  • Sinergitas TNI-Polri dan Masyarakat dalam Satgas TMMD Wujudkan Pembangunan di Daerah

    Sinergitas TNI-Polri dan Masyarakat dalam Satgas TMMD Wujudkan Pembangunan di Daerah

    • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanTimika (Jurnal Timika) – Dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan membangun infrastruktur di daerah, Satgas TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) ke-124 Kodim 1710/Mimika yang terdiri dari TNI, Polri dan masyarakat terus menunjukkan sinergitas dan kerja sama yang solid. Program TMMD ke-124 kali ini dilaksanakan di Kampung Pigapu, Distrik Iwaka, Kab. Mimika. Senin (19/5/2025). Satgas TMMD […]

  • Danrem 172/PWY Tinjau Lokasi Rencana Pembuatan Sumur Bor di Keerom dan Jayapura

    Danrem 172/PWY Tinjau Lokasi Rencana Pembuatan Sumur Bor di Keerom dan Jayapura

    • calendar_month Rabu, 23 Apr 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanMimika (Jurnal Timika) Komandan Korem (Danrem) 172/Praja Wira Yakthi (PWY) melakukan peninjauan langsung ke sejumlah titik pembuatan sumur bor di wilayah Kabupaten Keerom dan Kota Jayapura, Senin 21 April 2025. Brigjen TNI Tagor Rio Pasaribu mengatakan, peninjauan dilakukan berkaitan dengan program TNI Angkatan Darat (TNI AD) Manunggal Air, yang digagas oleh Kepala Staf Angkatan Darat […]

  • Data Dapodik Tak Akurat, Program MBG di Mimika Terkendala

    Data Dapodik Tak Akurat, Program MBG di Mimika Terkendala

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanTIMIKA (Jurnal Timika) Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika mengungkapkan kendala dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah pusat. Salah satu masalah utama adalah ketidakakuratan data Data Pokok Pendidikan (Dapodik), sehingga distribusi makanan belum sepenuhnya tepat sasaran. Kepala Dinas Pendidikan Mimika, Antonius Welerubun, Rabu (15/4/2026), mengatakan pihaknya sejauh ini hanya berperan dalam koordinasi dan […]

expand_less