Minggu, 30 Agu 2026
Beranda » Berita Utama » KKB dan KKP Jadi Ancaman Ganda di Papua, Satgas Ops Damai Cartenz Tekankan Pendekatan Hukum dan Kultural

KKB dan KKP Jadi Ancaman Ganda di Papua, Satgas Ops Damai Cartenz Tekankan Pendekatan Hukum dan Kultural

  • account_circle Admin
  • calendar_month Minggu, 20 Jul 2025
  • print Cetak
Bagikan

Mimika (Jurnal Timika) – Satgas Operasi Damai Cartenz menegaskan bahwa situasi keamanan di Papua tidak hanya diwarnai oleh aksi kekerasan kelompok bersenjata (KKB), tetapi juga oleh gerakan ideologis yang terstruktur melalui Kelompok Kriminal Politik (KKP). Keduanya menjadi tantangan ganda yang harus dihadapi secara cermat dan terukur oleh aparat keamanan.

Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) selama ini dikenal dengaqn aksinya yang brutal, menggunakan senjata api dan kekerasan untuk menciptakan gangguan keamanan dan menyasar aparat serta masyarakat sipil. Sementara itu, KKP justru bergerak lebih halus namun sistematis. Mereka menyusup lewat jalur intelektual, aksi massa, dan propaganda digital, dengan tujuan akhir memisahkan Papua dari Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Ancaman KKB nyata dalam bentuk kekerasan, tetapi KKP menyerang dari sisi ideologi dan kesadaran generasi muda Papua. Ini justru lebih berbahaya dalam jangka panjang karena dilakukan melalui proses kaderisasi, AQ/7/2025).

KKP memiliki struktur dan jaringan yang luas, baik di dalam maupun luar negeri. Organisasi seperti Komite Nasional Papua Barat (KNPB) dan United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) AQ negeri. Di dalam negeri, kelompok ini menyusup melalui jaringan mahasiswa seperti Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) yang tersebar di berbagai kota studi.

Isu-isu sensitif kerap dieksploitasi untuk membangun sentimen anti-pemerintah. Mulai dari isu rasisme, pelanggaran HAM, hingga penolakan terhadap program-program strategis pemerintah seperti ketahanan pangan, makan bergizi gratis, dan pemekaran daerah otonomi baru, semuanya disulap menjadi bahan bakar agitasi dan propaganda.

“Kami mencatat bahwa banyak disinformasi dan narasi provokatif beredar di media sosial yang menyebut program-program pemerintah sebagai bentuk penjajahan baru. Padahal, program tersebut bertujuan menyejahterakan masyarakat Papua,” lanjut Brigjen. Faizal.

Satgas Ops Damai Cartenz yang kini beroperasi di 11 kabupaten dengan fokus utama di Jayapura, Mimika, Deiyai, Dogiyai, dan Yahukimo, terus mengedepankan pendekatan hukum yang adaptif terhadap konteks sosial budaya Papua. Penegakan hukum tidak bisa dilakukan secara kaku, mengingat masih kuatnya ikatan kekerabatan adat.

“Banyak warga yang secara adat merasa berkewajiban membantu saudaranya di KKB atau KKP, meskipun tidak mendukung secara ideologis. Di sinilah kami melakukan pendekatan yang persuasif dan humanis. Pelaku utama tetap kami proses hukum, tetapi terhadap simpatisan, pendekatan antropologis menjadi kunci,” tegas Brigjen. Faizal.

Di sisi lain, tantangan yang dihadapi tidak ringan. Satgas Ops Damai Cartenz disebut sebagai salah satu operasi dengan risiko tertinggi di Indonesia. Hampir setiap tahun ada personel yang gugur dalam tugas. Selain itu, keterbatasan infrastruktur, dukungan anggaran, dan sistem penghargaan yang belum optimal masih menjadi PR tersendiri.

Secara eksternal, regulasi yang ada—terutama dalam hal penanganan propaganda digital—masih belum cukup kuat. Banyak konten provokatif yang menyebar cepat namun sulit ditindak karena keterbatasan instrumen hukum.

“Masalah Papua tidak bisa hanya dibebankan ke TNI-Polri. Penyelesaian di hulu seperti pendidikan, pembangunan, dan penguatan institusi adat harus menjadi tanggung jawab bersama seluruh kementerian/lembaga. Kami butuh sinergi yang holistik,” tutup Brigjen. Faizal.

Satgas Operasi Damai Cartenz akan terus berupaya menjaga stabilitas keamanan di Papua dengan mengedepankan pendekatan hukum, dialog, serta kerja sama dengan seluruh elemen bangsa. Sebab, menjaga Papua tetap damai dan sejahtera adalah tanggung jawab kita semua. (Red)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Sesalkan Perusakan Pipa Air“Ini Merugikan Warga”

    Bupati Sesalkan Perusakan Pipa Air“Ini Merugikan Warga”

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanTIMIKA (Jurnal Timika) Distribusi air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Mimika terganggu akibat kerusakan jaringan pipa yang diduga dilakukan oleh oknum masyarakat. Kondisi ini membuat pelayanan air tidak berjalan optimal, meski sistem distribusi bergilir telah diterapkan pemerintah. Bupati Mimika, Johannes Rettob, menjelaskan bahwa pola distribusi air sebenarnya sudah diatur secara bergantian pada pagi dan sore […]

  • Pesawat Caravan Gagal Mendarat di Bandara Mozes Kilangin Mimika

    Pesawat Caravan Gagal Mendarat di Bandara Mozes Kilangin Mimika

    • calendar_month Selasa, 26 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanMimika ( Jurnal Timika ) – Pesawat jenis PAC 750 XTSOL dengan nomor PK-SNU gagal landing di Bandara Mozes Kilangin, Mimika, Provinsi Papua Tengah, Senin (25/8/2025) sore. Kapolres Mimika AKBP Billyandha Hildiario Budiman mengatakan, pesawat tersebut dipiloti Kapten Yosep, Co-pilot nya Yosua yang terbang dari bandara Derapos Kabupaten Puncak. “Insiden gagal landing dikarenakan mengalami engine […]

  • Ribuan Warga Timika Meriahkan Pawai Ta’aruf Sambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H

    Ribuan Warga Timika Meriahkan Pawai Ta’aruf Sambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanTIMIKA (Jurnal Timika) Ribuan warga Timika memadati jalur pawai dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, Selasa (16/6/2026). Pawai Ta’aruf yang digelar Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Mimika ini berlangsung meriah dan diikuti berbagai elemen masyarakat setempat. Acara pelepasan pawai secara resmi dilakukan oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Setda […]

  • DP3AP2KB Mimika Siapkan Program “Genting” Libatkan Seluruh OPD untuk Percepat Penurunan Stunting

    DP3AP2KB Mimika Siapkan Program “Genting” Libatkan Seluruh OPD untuk Percepat Penurunan Stunting

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanTIMIKA (Jurnal Timika) Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Mimika menyiapkan program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) sebagai salah satu upaya memperkuat penanganan stunting di wilayah setempat. Kepala DP3AP2KB Kabupaten Mimika, Johana Anatje Arwam, mengungkapkan bahwa saat ini surat edaran terkait pelaksanaan program Genting sedang dipersiapkan. Sementara […]

  • *Direktur RSUD Mimika Pastikan Pembangunan Ruang Rawat Inap Sesuai Tahapan*

    *Direktur RSUD Mimika Pastikan Pembangunan Ruang Rawat Inap Sesuai Tahapan*

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanMIMIKA (Jurnal Timika) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Mimika memastikan pembangunan ruang rawat inap baru tetap berjalan sesuai tahapan yang telah direncanakan. Proyek ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat. Direktur RSUD Mimika, Helena Burdam, mengatakan pembangunan tersebut telah direncanakan secara matang dan didukung anggaran pemerintah daerah. Hingga saat ini, […]

  • DPA Diserahkan, Ketua DPRK Mimika Tegaskan OPD Harus Solid dan Profesional

    DPA Diserahkan, Ketua DPRK Mimika Tegaskan OPD Harus Solid dan Profesional

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanMimika ( Jurnal Timika ) – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika, Primus Natikapreyau, menegaskan agar seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemkab Mimika tetap solid dan profesional dalam menjalankan tugas, meski di tengah berkembangnya isu rolling jabatan belakangan ini. Primus menyampaikan, terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob – […]

expand_less