Hujan Tipis Tak Surutkan Semangat Warga Mimika Salat Iduladha di Graha Eme Neme Yauware
- account_circle Admin
- calendar_month 3 menit yang lalu
- print Cetak

TIMIKA (Jurnal Timika)
Meskipun gerimis masih mengguyur, umat Muslim di Kabupaten Mimika tetap khusyuk melaksanakan Salat Iduladha 1447 Hijriah di halaman Gedung Graha Eme Neme Yauware pada Rabu (27/5/2026).
Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Mimika, Ustadz Joko Prianto, menerangkan bahwa pihaknya telah menetapkan 94 lokasi untuk pelaksanaan Salat Iduladha tahun ini di seluruh wilayah Mimika. Keputusan tersebut diambil setelah melalui rapat koordinasi dengan Dewan Kemakmuran Masjid, Majelis Ulama Indonesia (MUI), para mubaligh, serta sejumlah organisasi Islam lainnya.
Dalam sambutan khotbah Iduladha, KH Abdul Karim Lukman mengajak seluruh jamaah untuk meneladani sosok Nabi Ibrahim AS. Menurutnya, keteladanan itu penting dalam menjaga keteguhan iman serta senantiasa mencari jalan kebenaran di tengah kehidupan.
“Umat Islam saat ini dituntut untuk lebih cerdas menggunakan akal dan hati nurani agar bisa memisahkan antara yang hak dan yang batil,” ujar KH Abdul Karim.
Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya relasi antara anak dan orang tua. Doa serta rasa hormat dalam keluarga, katanya, harus terus dipelihara sebagai bagian dari ajaran Nabi Ibrahim.
“Kasih sayang dan doa kepada orang tua maupun anak tidak boleh putus. Itulah salah satu inti keteladanan Nabi Ibrahim,” tegasnya.
KH Abdul Karim juga mengingatkan bahwa ibadah kurban mengandung makna lebih dalam dari sekadar pemotongan hewan. Kurban merupakan simbol ketulusan dan pengorbanan seorang hamba kepada Allah SWT.
Ratusan jamaah yang hadir mengikuti jalannya salat dengan tertib. Bertindak sebagai imam dalam salat Iduladha di lokasi tersebut adalah Ustadz Kamsir. (Red)
- Penulis: Admin











