Dinas Perpustakaan dan Arsip Mimika Mulai Benahi Pengolahan Koleksi Digitalisasi dan Rekatalogisasi
- account_circle Admin
- calendar_month 3 jam yang lalu
- print Cetak

TIMIKA (Jurnal Timika)
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Mimika mulai membenahi pengolahan koleksi buku melalui digitalisasi dan rekatalogisasi. Kegiatan dilaksanakan di Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah, Jalan Hasanuddin, Kamis (21/10/2026), dengan melibatkan 26 pegawai bidang perpustakaan.
Staf Pengolahan, Marion A Sombuk, mengatakan kegiatan hari itu fokus pada rekatalogisasi buku layanan yang sudah ada. “Kita kerjakan kembali buku-buku yang sudah ada di dinas perpustakaan layanan untuk diperbarui penomorannya, cap, sehingga sama seperti sistem, jadi satu sistem,” ujarnya.
Menurut Marion, kegiatan ini baru pertama kali dilakukan. Kendala yang dihadapi adalah cara kerja karena belum ada narasumber yang membantu menata kembali buku pelayanan. “Harapannya dengan kegiatan ini kita buka buku-buku yang baru dan kita keluarkan yang lama, kita masukkan lagi buku yang baru supaya semakin banyak buku perpustakaan,” kata Marion.
Sementara itu, Pustakawan Ahli Madya dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI), Cintia Septiani, mengatakan pihaknya mendampingi pegawai Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Mimika melakukan reinventarisasi dan rekatalogisasi. “Buku-buku yang sudah ada sebelumnya sebagian belum masuk aplikasi database. Kami mengeluarkan buku untuk dilakukan reinventarisasi, dicatat ulang kelengkapan data atau kekurangan data untuk dilengkapi, kemudian dilakukan rekatalogisasi data di aplikasi pangkalan data,” jelas Cintia.
Dengan kegiatan tersebut, kata Cintia, semua data koleksi dapat masuk ke pangkalan data sehingga bisa ditemukan oleh pengguna saat mencari koleksi. Ia menyebut tidak ada kendala berarti. Namun, layanan perpustakaan sementara ditutup karena ruangan terbatas dan seluruh pegawai dikerahkan untuk kegiatan itu. “Pelayanan sementara ditutup sehingga teman-teman bisa fokus menyelesaikan pekerjaan kegiatan hari ini,” katanya.
Harapannya, semua koleksi masuk pangkalan data sehingga perpustakaan dapat melakukan pelayanan berbasis teknologi informasi, mulai dari pengolahan, penginputan, hingga penelusuran kembali di katalog yang sudah berbasis online. (Red)
- Penulis: Admin











