Jumat, 5 Jun 2026
Beranda » Berita Utama » Bukan Lagi Beban Istri, DP3AP2KB Mimika Ajak Pria Jadi Akseptor KB Lewat Vasektomi Gratis

Bukan Lagi Beban Istri, DP3AP2KB Mimika Ajak Pria Jadi Akseptor KB Lewat Vasektomi Gratis

  • account_circle Admin
  • calendar_month 6 jam yang lalu
  • print Cetak
Bagikan

TIMIKA (Jurnal Timika)

Selama ini program Keluarga Berencana (KB) identik dengan perempuan. Namun, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Mimika mulai mengubah paradigma tersebut dengan gencar mensosialisasikan vasektomi sebagai pilihan kontrasepsi bagi para suami.

Kepala DP3AP2KB Mimika, Johana Arwam, mengungkapkan bahwa saat ini sudah sekitar lima orang laki-laki di wilayahnya yang menjalani prosedur vasektomi. Menurutnya, program ini seharusnya tidak asing lagi di masyarakat, mengingat selama ini beban KB hampir sepenuhnya ditanggung oleh istri.

Johana menjelaskan, tidak semua perempuan cocok dengan alat kontrasepsi yang tersedia. Sebagian mengeluh setelah mengonsumsi pil KB, sementara lainnya merasakan ketidaknyamanan akibat implan, terutama karena aktivitas kerja berat yang mereka jalani sehari-hari.

“Kalau bapak-bapak sudah melakukan vasektomi, berarti ibu tidak perlu KB lagi. Ini khusus untuk para suami yang sayang istri. Kalau bisa, mereka yang ber-KB, jangan istri lagi,” tegas Johana saat diwawancarai di Mimika, Kamis (4/6/2026).

Ia menambahkan bahwa sosialisasi terus digalakkan, dan siapa pun yang berminat bisa mengakses layanan tersebut secara gratis karena sepenuhnya dibiayai oleh pemerintah. Namun, calon peserta wajib terlebih dahulu mencapai kesepakatan dengan pasangan, lalu berkonsultasi dengan bidang terkait di DP3AP2KB Mimika.

Di sisi lain, Johana mengakui bahwa pasokan alat kontrasepsi dari pemerintah pusat saat ini belum mampu memenuhi kebutuhan seluruh puskesmas dan pustu di Mimika. Data jumlah akseptor per distrik menjadi kunci agar permintaan bantuan ke pusat bisa sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat.

“Maka dari itu, kami berencana mengusulkan pengadaan tambahan melalui anggaran perubahan (APBD Perubahan). Awalnya kami pikir bantuan dari pusat cukup, ternyata setelah dibagikan ke lapangan, jumlahnya tidak memadai. Kami sudah berdiskusi dengan bidang terkait, dan akan kami usulkan lagi lewat APBD Perubahan,” pungkasnya. (Red)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pertamina Patra Regional Papua Maluku Penuhi Kebutuhan BBM Subsidi Bagi Petani di Merauke

    Pertamina Patra Regional Papua Maluku Penuhi Kebutuhan BBM Subsidi Bagi Petani di Merauke

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanMimika ( Jurnal Timika ) – Upaya pemerataan ketahanan dan swasembada pangan kini hadir untuk memenuhi kebutuhan di timur Indonesia khususnya Papua Selatan. Dimulai sejak tahun 2024 dengan target mencapai 1 juta hektar lahan pertanian, Food Estate Merauke menjadi salah satu Program Strategis Nasional (PSN) pemerintah dan Asta Cita Presiden. Dalam rilis yang diterima pada […]

  • 164 Usulan Program Kerja Dihasilkan dalam Musrenbang Distrik Miktim

    164 Usulan Program Kerja Dihasilkan dalam Musrenbang Distrik Miktim

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanMimika (Jurnal Timika ) Sebanyak 164 usulan pembangunan tahun 2026 dihasilkan dalam Musrenbang Distrik Mimika Timur (Miktim) yang digelar di Aula salah satu SMK yang berada di Jalan Timika-Poumako, Kamis (20/2/2025) Plt Kadistrik Miktim Bakri Athoriq mengatakan, musrenbang proker 2026 tersebut menghasilkan 164 program yang terbagi menjadi 52 usulan program bidang fisik dan prasarana, 67 […]

  • Realisasi APBD Mimika Baru 11,38% per Mei 2026, Wabup Minta OPD Segera Tancap Gas

    Realisasi APBD Mimika Baru 11,38% per Mei 2026, Wabup Minta OPD Segera Tancap Gas

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanTIMIKA (Jurnal Timika) Memasuki pertengahan Mei 2026, realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Mimika baru mencapai 11,38 persen. Angka ini dinilai masih sangat rendah, sehingga pemerintah daerah pun mulai menggencarkan evaluasi dan imbauan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Mimika, Marthen Tappi Mallisa, mengakui bahwa […]

  • Sedang Berlibur di Pantai, 1 Orang Hanyut Terseret Ombak di Perairan Kekwa

    Sedang Berlibur di Pantai, 1 Orang Hanyut Terseret Ombak di Perairan Kekwa

    • calendar_month Kamis, 3 Apr 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanMimika ( Jurnal Timika ) Seorang perempuan insial F pada Selasa (1/4/2025) dilaporkan hanyut terserat ombak diperairan Kekwa. Korban dilaporkan tenggelam saat berlibur bersama rekan dan keluarganya, menurut keterangan pelapor Ichal saat itu korban bersama 3 rekanya berenang di pesisir pantai namun mereka terseret ombak. Tiga rekan korban berhasil selamat setelah ditolong rekan-rekan lainya namun […]

  • Dinas P3AP2KB Gelar Pengembangan KIE Khusus Anak Tingkat Kabupaten/Kota di Potowaiburu

    Dinas P3AP2KB Gelar Pengembangan KIE Khusus Anak Tingkat Kabupaten/Kota di Potowaiburu

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanTIMIKA (Jurnal Timika)– Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Mimika  Menggelar Kegiatan Pengembangan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) khusus Anak tingkat daerah kabupaten dan kota. Kegiatan yang berlangsung di SMP Potowaiburu Distrik Mimika Barat Jauh Kabupaten Mimika, pada hari Jumat 17 April 2026  ini bertujuan untuk Memperkuat Kapasitas […]

  • Kementerian ATR/BPN Luruskan Hoaks Sertifikat Kertas Tidak Berlaku Lagi

    Kementerian ATR/BPN Luruskan Hoaks Sertifikat Kertas Tidak Berlaku Lagi

    • calendar_month Rabu, 19 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    Bagikan(Jurnal Timika .com) Jakarta – Informasi keliru terkait sertifikat tanah berbentuk kertas dan proses digitalisasinya ramai beredar di media sosial pada Februari 2025. Narasi yang beredar, sertifikat tanah yang masih berbentuk kertas tidak akan berlaku lagi sebab diganti versi digital. Tidak hanya itu, sertifikat kertas diklaim akan dimusnahkan. Jika ada masyarakat yang menggunakan sertifikat kertas […]

expand_less