Sabtu, 3 Okt 2026
Beranda » Berita Utama » BRIDA Mimika: Lindungi Karya Lokal Sebelum Diklaim Pihak Lain

BRIDA Mimika: Lindungi Karya Lokal Sebelum Diklaim Pihak Lain

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
  • print Cetak
Bagikan

TIMIKA (Jurnal Timika)

Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) mengajak seluruh elemen masyarakat untuk segera melindungi karya dan inovasi lokal melalui pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Ajakan ini mengemuka dalam sosialisasi bertajuk “Perlindungan HKI untuk Mimika Maju” yang digelar di Ballroom Hotel Horison Diana, Kamis (23/7/2026).

Acara yang dibuka oleh Staf Ahli Bupati Bidang Perekonomian dan SDM, Petrus Pali Ambaa, ini menghadirkan dua narasumber utama: Kepala Kanwil Kemenkumham Papua, Anthonius M. Ayorbaba, dan Pemeriksa Paten Ahli Utama Ditjen Kekayaan Intelektual Kemenkumham RI, Dr. Ir. Zainudin.

Dalam sambutannya, Plt. Kepala BRIDA Mimika, Darius Sabon Rain, mengingatkan bahwa selama ini masyarakat terlalu terfokus pada kekayaan alam, padahal potensi besar juga bersumber dari daya pikir.

“Kita selama ini bangga dengan tanah dan laut Mimika. Tapi tahukah kita bahwa karya, inovasi, dan pengetahuan lokal kita juga adalah kekayaan yang tak ternilai? Sayangnya, banyak yang belum sadar untuk mencatatkan karyanya,” ujar Darius.

Ia menegaskan, karya yang tidak dicatat dianggap tidak ada. Karya yang tidak didaftarkan akan mudah ditiru. Dan karya yang tidak dilindungi, suatu saat bisa diklaim pihak lain.

“Inilah yang membuat sosialisasi ini krusial. Kami tidak ingin Mimika hanya dikenal karena tambangnya, tapi juga karena karya anak negerinya,” tegasnya.

IMG 20260723 WA0018

Foto bersama kegiatan Brida

BRIDA Mimika memasang target ambisius melalui sosialisasi ini, yakni:

· Meningkatkan literasi HKI di kalangan masyarakat dan aparatur daerah.
· Mendorong pendaftaran karya cipta, inovasi, dan desain produk lokal.
· Membentuk sentra HKI sebagai rumah pendampingan bagi perangkat daerah, perguruan tinggi, UMKM, seniman, dan komunitas adat.
· Menggenjot indeks inovasi daerah melalui pencatatan karya secara sistematis.
· Membangun sinergi lintas sektor: pemerintah, akademisi, dunia usaha, dan masyarakat.

Darius menyoroti fakta pahit bahwa masih banyak potensi lokal Mimika yang mengendap tanpa perlindungan hukum. Mulai dari motif batik khas, resep kuliner tradisional, hingga teknologi sederhana hasil penelitian masyarakat.

“Kalau kita lambat, kita bukan cuma kehilangan hak paten. Kita bisa kehilangan identitas budaya dan potensi ekonomi. Jangan sampai karya anak Mimika justru diakui orang lain karena kita abai mencatatnya,”ucapnya.

Lebih lanjut, Darius menyampaikan komitmen BRIDA untuk mengubah budaya birokrasi. Menurutnya, hasil penelitian dan inovasi selama ini kerap hanya menjadi laporan atau pajangan di rak kantor.

“Kami ingin mengubah paradigma. Karya yang lahir dari riset harus dicatat, dilindungi, dan dikomersialisasikan. Jangan sampai hanya jadi tumpukan kertas. Kami akan kolaborasi dengan semua pihak, termasuk kampus dan komunitas, untuk mewujudkan itu,” katanya.
Staf Ahli Bupati, Petrus Pali Ambaa, dalam sambutannya mengapresiasi inisiatif BRIDA dan meminta peserta untuk mengikuti kegiatan ini dengan serius.

“Ini adalah awal dari gerakan besar. Kekayaan intelektual adalah tulang punggung ekonomi kreatif masa depan. Mari kita jadikan HKI sebagai kekuatan baru Mimika, bukan hanya sekadar wacana,” ajaknya.

Berbeda dengan sosialisasi pada umumnya, kegiatan kali ini tidak hanya menyajikan teori. Para peserta juga mendapatkan pelatihan teknis tentang tata cara pendaftaran HKI secara langsung. Mereka diajarkan mengisi formulir, mengunggah dokumen, hingga memahami klasifikasi karya yang bisa didaftarkan.

Antusiasme terlihat dari para peserta yang terdiri dari perwakilan dinas, dosen, pelaku UMKM, seniman, dan pengrajin lokal. Banyak yang langsung mendaftarkan karya mereka secara online di akhir sesi.

“Pesan saya: lindungi karya Anda, hargai penciptanya, dan jadikan kekayaan intelektual sebagai kekuatan baru bagi Mimika. Jangan biarkan ide dan inovasi kita hilang begitu saja. Saatnya Mimika bangkit melalui karya anak bangsa!” pungkasnya penuh optimisme.

Kegiatan ini menjadi salah satu langkah konkret BRIDA Mimika dalam membangun ekosistem inovasi yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat posisi Mimika di kancah riset dan ekonomi kreatif nasional. (Red)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Satresnarkoba Polres Mimika Ungkap Kasus Tembakau Sintetis.

    Satresnarkoba Polres Mimika Ungkap Kasus Tembakau Sintetis.

    • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanMimika ( Jurnal Timika ) — Sat Resnarkoba Polres Mimika kembali berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Mimika. Dalam pengungkapan kali ini, dua orang pelaku ditangkap atas kepemilikan dan peredaran jenis tembakau sintetis. Kegiatan ini dilakukan pada hari Sabtu, 11 Oktober 2025 sekitar pukul 13.00 WIT, setelah Tim Opsnal Sat Resnarkoba menerima […]

  • Disdik Mimika Siapkan Pemerataan Guru, Atasi Ketimpangan Distribusi

    Disdik Mimika Siapkan Pemerataan Guru, Atasi Ketimpangan Distribusi

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanTIMIKA (Jurnal Timika) Dinas Pendidikan Kabupaten (Disdik) Mimika mulai melakukan penataan ulang distribusi tenaga pendidik di seluruh satuan pendidikan guna mewujudkan pemerataan kualitas pendidikan. Langkah ini diambil setelah ditemukan ketimpangan jumlah guru antarsekolah. Sejumlah sekolah tercatat kelebihan tenaga pengajar, sementara sekolah lain—terutama di wilayah pesisir dan terpencil—masih kekurangan guru. Kepala Dinas Pendidikan Mimika, Antonius Walerubun, […]

  • Evakuasi dan Identifikasi Jenazah Korban KKB di Yahukimo Tuntas

    Evakuasi dan Identifikasi Jenazah Korban KKB di Yahukimo Tuntas

    • calendar_month Jumat, 18 Apr 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanMimika (Jurnal Timika) Upaya penyelamatan dan evakuasi terhadap korban kekerasan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di lokasi pendulangan emas Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, resmi dinyatakan tuntas. Satgas Operasi Damai Cartenz 2025 bersama Tim gabungan telah mengevakuasi seluruh korban dalam operasi yang digelar sejak 9 April hingga 17 April 2025. Dalam rilis yang diterima pada Jumat (18/4/2025) […]

  • Menteri ATR/Kepala BPN Instruksikan Satker di Daerah untuk Lakukan Peninjauan Sekitar DAS sebagai Langkah Preventif Banjir

    Menteri ATR/Kepala BPN Instruksikan Satker di Daerah untuk Lakukan Peninjauan Sekitar DAS sebagai Langkah Preventif Banjir

    • calendar_month Selasa, 25 Mar 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanJakarta ( Jurnal Timika )Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menginstruksikan satuan kerja (Satker), yaitu Kantor Wilayah (Kanwil) BPN Provinsi maupun Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten/Kota untuk meninjau kawasannya yang berdekatan dengan daerah aliran sungai (DAS). Hal ini dilakukan sebagai upaya mencari solusi untuk mengatasi masalah bencana banjir yang masih sering […]

  • Wakapolda Papua Pimpin Latra Ops Ketupat Cartenz 2025

    Wakapolda Papua Pimpin Latra Ops Ketupat Cartenz 2025

    • calendar_month Kamis, 27 Mar 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanMimika (Jurnal Timika ) Wakil Kepala Kepolisian Daerah Papua, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani memimpin pelaksanaan Latihan Pra Operasi (Latpraops) Ketupat Cartenz-2025 yang dilaksanakan Aula Rastra Samara Polda Papua, Selasa (25/03/2025). Turut hadir dalam kegiatan tersebut para PJU Polda Papua dan para peserta Latpraops Ketupat Cartenz – 2025 dengan mengangkat “Melalui Latihan Pra Operasi Kita […]

  • SAR Timika Laksanakan Siaga SAR

    SAR Timika Laksanakan Siaga SAR

    • calendar_month Rabu, 18 Des 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanMIMIKA ( Jurnal Timika) Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Timika mulai melaksanakan siaga SAR menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Siaga SAR tersebut dimulai pada Rabu (18/12/2024) hingga tanggal 5 Januari 2024. Kakansar Timika I Wayan Suyatna mengatakan, pelaksanaan siaga SAR Nataru diawali dengan apel gelar pasukan dan peralatan. “Pasukan dan peralatan ini siap […]

expand_less