Kamis, 21 Mei 2026
Beranda » Berita Utama » Aparat Keamanan Kejar Pelaku Penembakan Pilot dan Perkuat Pengamanan di Korowai

Aparat Keamanan Kejar Pelaku Penembakan Pilot dan Perkuat Pengamanan di Korowai

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
  • print Cetak
Bagikan

MIMIKA ( Jurnal Timika ) – Suasana duka sempat menyelimuti landasan kecil di pedalaman Korowai. Insiden penembakan terhadap dua pilot pesawat perintis mengguncang rasa aman masyarakat yang selama ini sepenuhnya bergantung pada transportasi udara sebagai satu-satunya akses keluar-masuk wilayah tersebut. Namun di tengah rasa takut dan kehilangan, muncul solidaritas yang menguatkan.

Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., dalam doorstop kepada awak media pada Senin (16/2) siang, menyampaikan bahwa para penumpang yang selamat secara sukarela mengumpulkan dana dan menitipkannya kepada perwakilan pilot maskapai Smart Air sebagai bentuk empati dan belasungkawa.

“Solidaritas para penumpang menunjukkan bahwa masyarakat Korowai sangat bergantung pada pesawat. Itu satu-satunya akses masuk. Jalur darat belum ada, dan wilayahnya sangat terpencil,” ujarnya.

Korowai berada di Kabupaten Boven Digoel dengan luas wilayah yang sangat besar dan kondisi geografis didominasi hutan lebat. Jumlah penduduk di kawasan Korowai sendiri sekitar 100 kepala keluarga. Fasilitas kesehatan terbatas, hanya terdapat satu sekolah dasar swasta, dan permukiman warga terkonsentrasi di sekitar bandara kecil yang menjadi nadi kehidupan masyarakat.

Di tengah keterbatasan tersebut, Polres Boven Digoel dengan sekitar 300 personel harus mengamankan wilayah yang sangat luas. Tantangan medan dan akses menjadi faktor krusial dalam proses pengejaran pelaku.

Menindaklanjuti arahan pimpinan Polri, Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 melakukan penambahan kekuatan personel yang didukung Sat Brimob Polda Papua, jajaran Reskrim, serta Polres Yahukimo. Dari sekitar 20 orang yang diduga terlibat dalam penembakan terhadap awak pesawat perintis Smart Air pada (11/2), dua orang telah berhasil diidentifikasi dan saat ini masih dalam proses pendalaman lebih lanjut.

Berdasarkan keterangan saksi dan penumpang yang selamat, diperkirakan terdapat tiga hingga empat senjata api laras panjang yang digunakan pelaku, sementara lainnya membawa senjata tajam seperti tombak, panah, dan parang, jenis dan asal senjata api masih dalam proses identifikasi.

Ditempat yang berbeda, kelompok bersenjata yang beroperasi di wilayah Yahukimo diperkirakan berjumlah sekitar 200 orang dan tersebar dalam beberapa kelompok kecil. Sejak Januari hingga pekan lalu, tercatat 23 kasus kekerasan yang diduga dilakukan kelompok tersebut, dengan pola aksi yang dinilai bertujuan menunjukkan eksistensi dan menarik perhatian.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa perlindungan masyarakat sipil menjadi prioritas utama dalam setiap langkah operasi.

“Korban dalam rangkaian kekerasan ini adalah warga sipil, mulai dari pilot, sopir, hingga pekerja yang membantu pembangunan sekolah. Negara tidak boleh kalah oleh teror. Kami pastikan penegakan hukum dilakukan secara profesional, terukur, dan berbasis alat bukti,” tegasnya.

Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menegaskan bahwa langkah penegakan hukum dilakukan secara terintegrasi dengan pendekatan preventif dan preemtif guna menjamin stabilitas keamanan di wilayah terdampak.

“Kami tidak hanya fokus pada pengejaran pelaku, tetapi juga memastikan masyarakat tetap merasa aman dan aktivitas penerbangan perintis bisa berjalan. Pengamanan bandara, penguatan patroli, serta koordinasi lintas satuan terus kami tingkatkan agar ruang gerak kelompok bersenjata semakin terbatas,” ujar Adarma.

Ia juga menekankan bahwa keselamatan warga menjadi orientasi utama setiap tindakan di lapangan.

“Operasi ini mengedepankan perlindungan masyarakat. Setiap langkah dilakukan secara terukur dan profesional, sehingga penegakan hukum berjalan, namun kehidupan warga tetap terlindungi,” tambahnya.

Koordinasi dengan unsur TNI di Tanah Merah terus diperkuat, termasuk pengamanan bandara-bandara terpencil yang memiliki fasilitas sangat terbatas dan operasional yang masih bergantung pada genset.

Masalah yang dihadapi nyata seperti kekerasan bersenjata di wilayah terpencil dengan akses terbatas. Respons aparat juga konkret dengan penambahan personel, pengejaran berbasis intelijen, penguatan pengamanan objek vital, serta pendekatan persuasif kepada masyarakat. Dampak yang diharapkan adalah keberlangsungan penerbangan, perlindungan fasilitas publik, dan pulihnya rasa aman warga.

Di tengah sunyinya hutan Korowai, pesan itu kembali ditegaskan dengan negara hadir untuk memastikan setiap warga, di wilayah mana pun, berhak hidup tanpa rasa takut. (Red)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Satgas TMMD Mimika Berikan Layanan Kesehatan untuk Masyarakat Kampung Pigapu

    Satgas TMMD Mimika Berikan Layanan Kesehatan untuk Masyarakat Kampung Pigapu

    • calendar_month Selasa, 20 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanMimika (Jurnal Timika) – Satgas TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) Kodim 1710/Mimika kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat dengan menghadirkan layanan kesehatan keliling di Kampung Pigapu, Kabupaten Mimika. Program ini merupakan bagian dari upaya Satgas TMMD untuk meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan warga di lokasi TMMD. Tim kesehatan Satgas TMMD Kodim 1710/Mimika, turun langsung ke lapangan untuk […]

  • Serahkan Sertifikat Tanah, Bupati Mimika Ingatkan Masyarakat Jangan Jual Tanah Adat

    Serahkan Sertifikat Tanah, Bupati Mimika Ingatkan Masyarakat Jangan Jual Tanah Adat

    • calendar_month Jumat, 18 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanTIMIKA,18 Juli 2025 (Jurnal Timika) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika bekerjasama dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Mimika menerbitkan sertifikat guna menata kepemilikan tanah masyarakat dan juga aset daerah yang berlangsung di Gedung Eme Neme Yauware pada Kamis (17/7/2025). Kegiatan penyerahan sertifikat tanah aset Pemkab Mimika, sertifikat redistribusi tanah, serta penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara […]

  • Tingkatkan Pemahaman Pelaku Usaha, Pemkab Mimika Gelar Pengawasan Perijinan Berbasis Resiko

    Tingkatkan Pemahaman Pelaku Usaha, Pemkab Mimika Gelar Pengawasan Perijinan Berbasis Resiko

    • calendar_month Senin, 9 Des 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanTIMIKA, 2 Desember 2024 (Jurnal Timika ) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) melaksanakan Pengawasan Perijinan Berbasis Resiko tahun 2024 di hotel Grand Tembaga pada Senin (2/12/2024). Kegiatan ini dibuka Frans Kambu, Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Mimika didampingi Marcelino Mameyau, Plt. Kepala DPM […]

  • Longsor Tutup Akses Banti–Kimbeli, Pemkab Mimika Prioritaskan Pembukaan Jalan

    Longsor Tutup Akses Banti–Kimbeli, Pemkab Mimika Prioritaskan Pembukaan Jalan

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanTIMIKA (Jurnal Timika) Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, memicu terjadinya tanah longsor di ruas jalan antara Kampung Banti dan Kimbeli. Material longsoran dilaporkan menutup total akses jalan utama yang menjadi jalur vital bagi mobilitas warga. Akibatnya, jalan tersebut tidak dapat dilalui kendaraan roda empat maupun jenis kendaraan lainnya. […]

  • Danrem 173/PVB dan Gubernur Papua Tengah Panen Raya Padi, Wujud Nyata Program Swa Sembada

    Danrem 173/PVB dan Gubernur Papua Tengah Panen Raya Padi, Wujud Nyata Program Swa Sembada

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanMimika (Jurnal Timika) – Komandan Korem 173/Praja Vira Braja (PVB), Brigjen TNI Frits W.R. Pelamonia, dan Gubernur Provinsi Papua Tengah yang dalam hal ini di wakili oleh Marthen Ukago (Staf Ahli Bidang Pemerintahan Politik & Hukum Setda provinsi Papua Tengah), melaksanakan kegiatan Panen Raya Padi di Kampung Bumi Raya, Distrik Nabire Barat, Kabupaten Nabire, provinsi […]

  • Bupati Mimika Pimpin Sertijab 8 Kepala Distrik, Ingatkan soal Kehadiran di Lapangan

    Bupati Mimika Pimpin Sertijab 8 Kepala Distrik, Ingatkan soal Kehadiran di Lapangan

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanTIMIKA (Jurnal Timika) Bupati Mimika, Johannes Rettob, memimpin langsung upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepala Distrik di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika. Acara berlangsung di Kantor Pusat Pemerintahan (Puspem), Kamis (30/4/2026). Dalam sambutannya, Bupati mengingatkan para pejabat yang baru dilantik agar benar-benar hadir di wilayah kerja masing-masing. Ia menegaskan bahwa jabatan yang diemban bukan sekadar […]

expand_less