BPBD Mimika Layani Puluhan Warga Kesulitan Air Bersih Akibat Kekeringan, Siapkan 11 Armada dan Posko Pengaduan
- account_circle Admin
- calendar_month 14 jam yang lalu
- print Cetak

TIMIKA (Jurnal Timika)
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mimika terus bergerak cepat melayani warga yang mengalami kesulitan air bersih akibat kekeringan yang melanda sejumlah wilayah. Fenomena El Nino menyebabkan sebagian sumur warga di Timika mengering.
Kepala BPBD Mimika, Agustina Rahaded, mengatakan pada Selasa (25/8/2026), pihaknya telah melayani 10 keluarga di kawasan Jalan Baru, sekitar Kantor Kejaksaan Negeri Mimika di mile 32. Sementara pada hari ini, Rabu (26/8/2026), BPBD sudah menerima permintaan bantuan dari warga yang tinggal di Serui Mekar dan Kodim 1710/Mimika.
“Warga kalau menghubungi, kita langsung respons. Warga yang sudah kami layani itu mereka hubungi kami melalui telepon,” kata Agustina saat diwawancarai melalui sambungan telepon, Rabu (26/8/2026).
Untuk mempercepat penanganan, BPBD Mimika menyiapkan 11 armada air serta mendirikan posko pengaduan guna melayani warga yang kesulitan mendapatkan air bersih. BPBD juga mempermudah akses layanan dengan mencantumkan nomor kontak pada stiker yang telah dibagikan kepada masyarakat.
Warga yang mengalami kesulitan air bersih dapat segera menghubungi BPBD Mimika di nomor 082147701407.
“Kami siapkan 11 armada air dan posko pengaduan. Kami juga sudah bagikan stiker berisi nomor kontak agar warga mudah menghubungi kami,” ujar Agustina.
Agustina mengakui, persoalan kekeringan di wilayah pesisir memiliki tantangan tersendiri. Dengan kondisi geografis yang sulit dijangkau, pemerintah bakal menghadapi kendala dalam penanganannya.
Namun, ia memastikan hingga saat ini belum ada keluhan dari warga yang tinggal di kawasan pesisir. Meski demikian, pemerintah tetap akan mengusahakan bantuan apabila ada permintaan dari warga.
“Kalau yang dekat ini tidak masalah. Kalau yang jauh, memang butuh proses karena jangkauannya juga,” jelasnya.
Ia pun mengimbau kepada warga di wilayah pesisir untuk berhemat menggunakan air bersih guna mengantisipasi semakin berkurangnya ketersediaan air akibat musim kemarau yang berkepanjangan.
“Kami imbau warga pesisir untuk berhemat menggunakan air. Pemerintah akan tetap berupaya maksimal jika ada permintaan dari warga,” pungkasnya.(Red)
- Penulis: Admin








