Selasa, 21 Jul 2026
Beranda » Berita Utama » Realisasi Anggaran Baru 26,56 Persen, Wabup Mimika Minta OPD Percepat Penyerapan

Realisasi Anggaran Baru 26,56 Persen, Wabup Mimika Minta OPD Percepat Penyerapan

  • account_circle Admin
  • calendar_month 48 menit yang lalu
  • print Cetak
Bagikan

TIMIKA (Jurnal Timika)

Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong, meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mimika untuk segera mempercepat penyerapan anggaran. Pasalnya, realisasi anggaran hingga saat ini baru mencapai 26,56 persen, angka yang dinilai masih jauh dari target yang diharapkan.

Permintaan tersebut disampaikan Emanuel Kemong saat memimpin apel gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) di halaman Kantor Pusat Pemerintahan (Puspem) SP 3, Senin (20/07/2026). Ia menegaskan bahwa peningkatan realisasi anggaran menjadi kunci utama agar berbagai program pembangunan daerah dapat berjalan sesuai rencana.

Dalam arahannya, Emanuel mengungkapkan bahwa meskipun terjadi kenaikan dibandingkan hasil evaluasi sebelumnya yang berada di angka 24,89 persen, peningkatan tersebut masih tergolong lambat dan belum signifikan.

“Anggaran saat ini sudah mencapai 26,56 persen. Kalau dibandingkan dengan rapat yang lalu, realisasi sebelumnya berada di angka 24,89 persen. Artinya ada pergerakan naik kurang lebih 2 persen, namun masih lambat dan tidak terlalu signifikan,” ujarnya.

Emanuel juga menjelaskan bahwa rapat evaluasi penyerapan anggaran yang semula dijadwalkan berlangsung pada pekan ini terpaksa ditunda hingga pekan depan. Penundaan ini dilakukan guna memberi waktu lebih bagi para pimpinan OPD dan jajarannya untuk mempersiapkan laporan serta mengevaluasi secara matang perkembangan pelaksanaan program di masing-masing bidang.

“Rapat minggu ini ditunda ke minggu depan supaya pimpinan OPD dan jajarannya memiliki waktu yang cukup untuk menyiapkan berbagai hal, dengan harapan ada kemajuan dan perkembangan yang lebih baik,” katanya.

Di akhir arahannya, Emanuel berharap seluruh OPD dapat memperkuat koordinasi dan komunikasi guna menyelesaikan berbagai kendala di lapangan. Menurutnya, percepatan penyerapan anggaran bukan sekadar angka, melainkan indikator penting yang mengukur kemajuan pembangunan daerah secara nyata.

“Dengan harapan penyerapan anggaran dari hari ke hari semakin meningkat. Saya berterima kasih atas realisasi anggaran yang telah dicapai, karena hal ini berkaitan dengan laporan dan perkembangan kemajuan yang terus kami monitor,” tutupnya.

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less