Selasa, 18 Agu 2026
Beranda » Berita Utama » Dinkes Mimika Gelar Pertemuan Dengan Ousksi dan RS Dalam Pencegahan dan Penanganan Penyebab Utama Kematian Ibundanya Bayi

Dinkes Mimika Gelar Pertemuan Dengan Ousksi dan RS Dalam Pencegahan dan Penanganan Penyebab Utama Kematian Ibundanya Bayi

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
  • print Cetak
Bagikan

TIMIKA (Jurnal Timika)

Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Kesehatan menggelar pertemuan evaluasi puskesmas dan rumah sakit dalam rangka pencegahan dan penanganan penyebab utama kematian ibu dan bayi di Kabupaten Mimika tahun 2026. Kegiatan berlangsung di Hotel Grand Tembaga pada Kamis (11/6/2026).

Pertemuan ini dihadiri oleh para direktur rumah sakit, kepala puskesmas, dan bidan koordinator se-Kabupaten Mimika, dengan narasumber dari Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika.

Kepala Seksi Kesehatan Keluarga Dinkes Mimika, Nelly Pangaribuan, S.Tr.Keb, Bdn, menyampaikan bahwa kesehatan ibu dan anak merupakan indikator penting dalam mengukur keberhasilan pembangunan kesehatan suatu daerah.

“Kematian ibu dan bayi masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang memerlukan perhatian serius. Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) adalah tolok ukur derajat kesehatan serta kualitas pelayanan maternal dan neonatal,” ujar Nelly.

Berdasarkan data yang dipaparkan, AKI di Kabupaten Mimika tahun 2025 mencapai 304 per 100.000 kelahiran hidup, sementara AKB tercatat 11 per 1.000 kelahiran hidup. Angka ini masih jauh dari target Sustainable Development Goals (SDGs) 2030 yang menargetkan AKI 70 per 100.000 kelahiran hidup dan AKB 12 per 1.000 kelahiran hidup.

Nelly menjelaskan, secara nasional berdasarkan Long Form SP 2020, AKI Indonesia berada di angka 189 per 100.000 kelahiran hidup dan AKB 10,85 per 1.000 kelahiran hidup. “Masih diperlukan terobosan, inovasi, dan strategi percepatan agar target penurunan rata-rata 5 persen per tahun dapat tercapai,” tambahnya.

Pertemuan evaluasi ini bertujuan mengidentifikasi faktor penyebab dan risiko kematian ibu dan bayi di fasilitas kesehatan, serta meningkatkan mutu pelayanan maternal dan neonatal. Adapun sejumlah tujuan khusus yang ingin dicapai, antara lain:

1. Mengidentifikasi penyebab langsung dan tidak langsung kematian ibu dan bayi
2. Menilai kualitas pelayanan kesehatan ibu dan bayi di puskesmas dan rumah sakit
3. Menganalisis keterlambatan penanganan kasus melalui konsep “3 terlambat” (terlambat mengambil keputusan, mencapai fasilitas kesehatan, dan mendapatkan pelayanan)
4. Mengevaluasi kepatuhan tenaga kesehatan terhadap standar operasional prosedur (SOP)
5. Mengidentifikasi faktor sarana, prasarana, obat, alat, dan sistem rujukan
6. Mengetahui faktor sosial, ekonomi, budaya, dan perilaku keluarga
7. Menyusun rekomendasi perbaikan pelayanan
8. Meningkatkan koordinasi antara puskesmas, rumah sakit, dan jejaring rujukan

Nelly menegaskan, puskesmas sebagai fasilitas tingkat pertama memiliki peran vital dalam upaya promotif, preventif, dan deteksi dini risiko tinggi. Sementara rumah sakit berperan dalam penanganan kegawatdaruratan maternal dan neonatal secara komprehensif.

“Masih ditemukan berbagai kendala di lapangan, seperti keterlambatan pengambilan keputusan, keterbatasan SDM, sarana prasarana, serta koordinasi rujukan yang belum optimal. Evaluasi ini penting untuk menyusun langkah perbaikan yang lebih efektif dan berkelanjutan,” jelasnya.

Adapun output yang diharapkan dari kegiatan ini meliputi peningkatan kompetensi tenaga kesehatan, penguatan sistem rujukan maternal-neonatal, penyediaan alat dan obat emergensi, peningkatan ANC terpadu, edukasi masyarakat tentang tanda bahaya kehamilan dan neonatal, serta penguatan pencatatan dan pelaporan.

Dengan adanya evaluasi ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika berharap angka kematian ibu dan bayi dapat ditekan secara signifikan, sehingga target pembangunan kesehatan di wilayah timur Indonesia ini dapat tercapai. (Red)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Seperangkat Komputer dan Printer Milik Kantor Kelurahan Kebun Sirih Digondol Maling

    Seperangkat Komputer dan Printer Milik Kantor Kelurahan Kebun Sirih Digondol Maling

    • calendar_month Kamis, 13 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanMimika – ( Jurnal Timika) Pencuri menggondol seperangkat komputer dan printer milik Kantor Kelurahan Kebun Sirih pada Rabu 12 Februari 2025 dini hari. Kapolsek Mimika Baru (Miru) AKP Putut Yudha Pratama melalui Wakapolsek nya AKP I Made Kumpul mengungkapkan, kejadian pencurian tersebut telah dilaporkan kepada Polsek Miru. “Adapun nomor laporan polisianya LP/B/16/II/2025/SPKT/POLSEK MIMIKA BARU/POLRES MIMIKA […]

  • Razia Kapal Penumpang KM. Sirimau, Polisi Sita Ratusan Liter Miras Lokal dari Luar Daerah

    Razia Kapal Penumpang KM. Sirimau, Polisi Sita Ratusan Liter Miras Lokal dari Luar Daerah

    • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanMimika (Jurnal Timika) – Polsek Kawasan Pelabuhan Pomako bersama instansi terkait melaksanakan kegiatan pengamanan dan razia terhadap kapal penumpang KM. Sirimau yang bersandar di Dermaga Pelabuhan Besar Pomako, Rabu 6 Agustus 2025. Kasihumas Iptu Hempy Ona mengungkapkan, razia dipimpin langsung oleh Kanit Samapta Polsek Kawasan Pelabuhan Pomako, Ipda Syailendra, dengan melibatkan 4 personel Polsek, 3 […]

  • DPRK Mimika Gelar Rapat Susun Anggota Empat Pansus

    DPRK Mimika Gelar Rapat Susun Anggota Empat Pansus

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanMimika ( Jurnal Timika ) – Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Mimika (DPRK Mimika) menggelar Rapat Pemilihan susunan ketua hingga anggota Panitia Khusus (Pansus), Senin (23/2/2026), di Ruang Rapat Serba Guna DPRK Mimika. Rapat tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua I DPRK Mimika, Asri Akkas, S.Kom, didampingi Wakil Ketua III, Ester Tsenawatme. Turut hadir unsur pimpinan dari […]

  • Menteri Nusron Hadiri Rapat Terbatas di Istana, Paparkan Isu-isu Strategis Terkait Pertanahan dan Tata Ruang

    Menteri Nusron Hadiri Rapat Terbatas di Istana, Paparkan Isu-isu Strategis Terkait Pertanahan dan Tata Ruang

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanMenteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid menghadiri Rapat Terbatas yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Selasa (18/02/2025). Rapat tersebut membahas dan mendiskusikan berbagai isu utama terkait infrastruktur dan pembangunan kewilayahan. Dalam pertemuan tersebut, Menteri Nusron memaparkan isu-isu strategis terkait pertanahan, tata ruang, dan […]

  • Seorang Warga Sipil Tertembak di Puncak Jaya

    Seorang Warga Sipil Tertembak di Puncak Jaya

    • calendar_month Selasa, 22 Okt 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanMIMIKA ( JURNAL TIMIKA) Personel Puncak Jaya saat ini tengah melakukan penyelidikan terkait laporan tentang kejadian penembakan terhadap seorang warga sipil oleh Orang Tidak Dikenal (OTK) di Distrik Pagaleme, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah. pada Senin 21 Oktober 2024. Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo dalam keterangan tertulisnya pada Selasa (22/10/2024) […]

  • Caption foto: Ilustrasi Miras Lokal (Milo) jenis Sopi yang diduga dijual di wilayah hukum Polsek Mimika Baru.

    Begini Peringatan Kapolsek Miru kepada Penjual Miras di Wilayah Hukumya

    • calendar_month Rabu, 23 Apr 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanMimika (Jurnal Timika) Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Mimika Baru (Miru) AKP Putut Yudha Pratama memberikan peringatan keras kepada para penjual minuman keras (miras) buntut dari kasus penikaman di Jalan Bougenville yang diduga berawal dari korban mabuk bersama rekannya. AKP Putut Yudha Pratama mengimbau kepada seluruh masyarakat yang merasa menjual miras di wilayah hukum Polsek Miru […]

expand_less