Senin, 5 Okt 2026
Beranda » Berita Utama » Dinkes Mimika Gelar Pertemuan Dengan Ousksi dan RS Dalam Pencegahan dan Penanganan Penyebab Utama Kematian Ibundanya Bayi

Dinkes Mimika Gelar Pertemuan Dengan Ousksi dan RS Dalam Pencegahan dan Penanganan Penyebab Utama Kematian Ibundanya Bayi

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
  • print Cetak
Bagikan

TIMIKA (Jurnal Timika)

Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Kesehatan menggelar pertemuan evaluasi puskesmas dan rumah sakit dalam rangka pencegahan dan penanganan penyebab utama kematian ibu dan bayi di Kabupaten Mimika tahun 2026. Kegiatan berlangsung di Hotel Grand Tembaga pada Kamis (11/6/2026).

Pertemuan ini dihadiri oleh para direktur rumah sakit, kepala puskesmas, dan bidan koordinator se-Kabupaten Mimika, dengan narasumber dari Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika.

Kepala Seksi Kesehatan Keluarga Dinkes Mimika, Nelly Pangaribuan, S.Tr.Keb, Bdn, menyampaikan bahwa kesehatan ibu dan anak merupakan indikator penting dalam mengukur keberhasilan pembangunan kesehatan suatu daerah.

“Kematian ibu dan bayi masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang memerlukan perhatian serius. Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) adalah tolok ukur derajat kesehatan serta kualitas pelayanan maternal dan neonatal,” ujar Nelly.

Berdasarkan data yang dipaparkan, AKI di Kabupaten Mimika tahun 2025 mencapai 304 per 100.000 kelahiran hidup, sementara AKB tercatat 11 per 1.000 kelahiran hidup. Angka ini masih jauh dari target Sustainable Development Goals (SDGs) 2030 yang menargetkan AKI 70 per 100.000 kelahiran hidup dan AKB 12 per 1.000 kelahiran hidup.

Nelly menjelaskan, secara nasional berdasarkan Long Form SP 2020, AKI Indonesia berada di angka 189 per 100.000 kelahiran hidup dan AKB 10,85 per 1.000 kelahiran hidup. “Masih diperlukan terobosan, inovasi, dan strategi percepatan agar target penurunan rata-rata 5 persen per tahun dapat tercapai,” tambahnya.

Pertemuan evaluasi ini bertujuan mengidentifikasi faktor penyebab dan risiko kematian ibu dan bayi di fasilitas kesehatan, serta meningkatkan mutu pelayanan maternal dan neonatal. Adapun sejumlah tujuan khusus yang ingin dicapai, antara lain:

1. Mengidentifikasi penyebab langsung dan tidak langsung kematian ibu dan bayi
2. Menilai kualitas pelayanan kesehatan ibu dan bayi di puskesmas dan rumah sakit
3. Menganalisis keterlambatan penanganan kasus melalui konsep “3 terlambat” (terlambat mengambil keputusan, mencapai fasilitas kesehatan, dan mendapatkan pelayanan)
4. Mengevaluasi kepatuhan tenaga kesehatan terhadap standar operasional prosedur (SOP)
5. Mengidentifikasi faktor sarana, prasarana, obat, alat, dan sistem rujukan
6. Mengetahui faktor sosial, ekonomi, budaya, dan perilaku keluarga
7. Menyusun rekomendasi perbaikan pelayanan
8. Meningkatkan koordinasi antara puskesmas, rumah sakit, dan jejaring rujukan

Nelly menegaskan, puskesmas sebagai fasilitas tingkat pertama memiliki peran vital dalam upaya promotif, preventif, dan deteksi dini risiko tinggi. Sementara rumah sakit berperan dalam penanganan kegawatdaruratan maternal dan neonatal secara komprehensif.

“Masih ditemukan berbagai kendala di lapangan, seperti keterlambatan pengambilan keputusan, keterbatasan SDM, sarana prasarana, serta koordinasi rujukan yang belum optimal. Evaluasi ini penting untuk menyusun langkah perbaikan yang lebih efektif dan berkelanjutan,” jelasnya.

Adapun output yang diharapkan dari kegiatan ini meliputi peningkatan kompetensi tenaga kesehatan, penguatan sistem rujukan maternal-neonatal, penyediaan alat dan obat emergensi, peningkatan ANC terpadu, edukasi masyarakat tentang tanda bahaya kehamilan dan neonatal, serta penguatan pencatatan dan pelaporan.

Dengan adanya evaluasi ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika berharap angka kematian ibu dan bayi dapat ditekan secara signifikan, sehingga target pembangunan kesehatan di wilayah timur Indonesia ini dapat tercapai. (Red)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • DLH Mimika Tingkatkan Kapasitas SDM Lingkungan Hidup Lewat Lembaga Pendidikan

    DLH Mimika Tingkatkan Kapasitas SDM Lingkungan Hidup Lewat Lembaga Pendidikan

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanTIMIKA (Jurnal Timika) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Mimika menggelar kegiatan peningkatan kapasitas dan kompetensi sumber daya manusia (SDM) bidang lingkungan hidup melalui lembaga pendidikan. Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Horison Diana, Mimika, Jumat (21/8/2026). Kegiatan ini menekankan pentingnya peran lembaga pendidikan dalam membangun kesadaran dan budaya peduli lingkungan sejak dini. Pendidikan lingkungan dinilai menjadi […]

  • Hujan Deras Tak Padamkan Semangat Warga Dukung TMMD di Kampung Keakwa

    Hujan Deras Tak Padamkan Semangat Warga Dukung TMMD di Kampung Keakwa

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanTIMIKA, (Jurnal Timika) Meski diguyur hujan, warga Kampung Keakwa tetap menunjukkan semangat tinggi membantu personel Satgas TMMD Reguler ke-128 Kodim 1710/Mimika mengangkut material bangunan menuju lokasi sasaran. Bahkan, sebelum kapal pengangkut material tiba di lokasi, warga telah lebih dahulu berkumpul di tepi sungai untuk bersiap membantu proses bongkar muat. Proses pengangkutan dilakukan melalui jalur sungai […]

  • Kemendagri Ingatkan Pemkab Mimika: Spm Bukan Sekadar Laporan, Tapi Wujud Nyata Pelayanan Rakyat

    Kemendagri Ingatkan Pemkab Mimika: Spm Bukan Sekadar Laporan, Tapi Wujud Nyata Pelayanan Rakyat

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanTIMIKA (Jurnal Timika) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika mendapatkan peringatan tegas dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM). Peringatan ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi Peningkatan Pelaporan SPM yang berlangsung di Hotel Horison Ultima Timika, Kamis (6/8/2026). Kegiatan yang dibuka oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Mimika, Ananias Faot, ini […]

  • DPM PTSP Gelar Sosialisasikan PP No. 28 Tahun 2025 tentang Perizinan Berbasis OSS

    DPM PTSP Gelar Sosialisasikan PP No. 28 Tahun 2025 tentang Perizinan Berbasis OSS

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanTIMIKA (Jurnal Timika) Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) menggelar sosialisasi Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko (OSS). Kegiatan ini merupakan peralihan dari PP Nomor 5 Tahun 2021 dan berlangsung di Hotel Grand Tembaga, Jumat (12/6/2026). Kegiatan dibuka oleh Asisten II […]

  • Dukung Program Ketahanan Pangan, Lapas Timika Panen Sayuran

    Dukung Program Ketahanan Pangan, Lapas Timika Panen Sayuran

    • calendar_month Jumat, 21 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanMimika (Jurnal Timika ) Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Timika melaksanakan kegiatan panen sayur di lahan pertanian yang ada dalam Lapas sebagai bentuk dukungan terhadap Asta cita Presiden melalui 13 program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan. Kegiatan panen di lakukan oleh Kalapas bersama dengan pejabat struktural, Staff dan warga binaan pada Kamis Kamis (20/2/2025). Kepala Lapas […]

  • SAR Timika Mulai Melaksanakan Siaga SAR Khusus Lebaran 1447 H

    SAR Timika Mulai Melaksanakan Siaga SAR Khusus Lebaran 1447 H

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanMimika ( Jurnal Timika ) – Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Timika terhitung mulai hari ini tanggal 13 hingga 30 Maret 2026 melakukan siaga SAR Khusus Lebaran 1447 H. Pelaksanaan siaga SAR khusus Lebaran dibuka langsung oleh Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan Marsdya TNI Mohammad Syafii, S.IP.,M.M.,CHRMP. secara virtual dan diikuti seluruh Kantor SAR […]

expand_less