Anggaran Satpol PP Mimika 91 Persen Habis untuk Gaji 280 Pegawai, Program Pengawasan Hanya Sisa 5 Miliar
- account_circle Admin
- calendar_month Senin, 4 Mei 2026
- print Cetak

TIMIKA (Jurnal Timika)
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Mimika, Yulius Koga, mengungkapkan bahwa pihaknya masih melanjutkan program-program lama, terutama yang berkaitan dengan penertiban bangunan liar (tiban) serta pengawasan. Namun, efektivitas program tersebut terkendala oleh keterbatasan anggaran operasional.
Pernyataan itu disampaikan Yulius saat ditemui pada Senin (4/5/2026). Ia menjelaskan bahwa dari total anggaran yang dikelola Dinas Satpol PP Kabupaten Mimika sebesar Rp46 miliar, sebanyak Rp41 miliar di antaranya habis untuk belanja pegawai atau gaji karyawan. Angka itu setara dengan 89 persen dari total anggaran.
“Jadi dari Rp46 miliar, Rp41 miliar habis untuk biaya gaji pegawai. Sisanya hanya Rp5 miliar untuk kegiatan sosialisasi, penertiban, patroli, pengawasan pasar, penegakan Perda, hingga pengamanan kegiatan keagamaan,” jelas Yulius.
Ia menambahkan, jumlah pegawai Satpol PP Mimika saat ini mencapai 280 orang. Dengan beban struktural yang besar—memiliki empat bidang—anggaran sebesar Rp5 miliar dinilai sangat kurang untuk menjalankan seluruh program operasional.
“Patroli, penertiban kaki lima, pengawasan, dan sosialisasi semuanya masuk dalam sisa anggaran itu. Kami sekarang ini termasuk tipe A, artinya kami bukan lagi dinas tapi satuan. Dengan demikian, anggaran kami harus ditambah. Antara struktur organisasi yang sangat besar dengan jumlah pegawai banyak, tentu anggaran tersebut sangat kurang,” pungkas Yulius.
Kondisi ini, menurutnya, membuat Satpol PP hanya bisa mengoptimalkan program-program lama dengan skala terbatas, sembari berharap adanya penambahan anggaran ke depan agar tugas penegakan Perda dan ketertiban umum dapat berjalan maksimal.(Red)
- Penulis: Admin











