62 Calon Paskibraka Mimika Mulai Jalani Pemusatan Latihan Jelang HUT ke-81 RI
- account_circle Admin
- calendar_month 59 menit yang lalu
- print Cetak

TIMIKA (Jurnal Timika)
Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Mimika resmi menggelar program pemusatan pendidikan dan pelatihan bagi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) di Pusat Pemerintahan SP 3, Jumat (17/7/2026). Sebanyak 62 siswa yang telah dinyatakan lulus seleksi akan dipersiapkan untuk bertugas dalam upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Melalui program pembinaan ini, Bakesbangpol Mimika memberikan pembekalan dan pelatihan guna membentuk kesiapan fisik, mental, kedisiplinan, serta rasa tanggung jawab para peserta sebelum menjalankan tugas kenegaraan yang sakral.
Ketua Panitia HUT ke-81 Kemerdekaan RI Kabupaten Mimika, Yohana Paliling, menyatakan dukungan penuh terhadap proses persiapan yang tengah dijalankan Bakesbangpol. Ia menegaskan bahwa panitia akan terus berkoordinasi untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan, termasuk perubahan cuaca ekstrem di Mimika, agar seluruh rangkaian kegiatan peringatan dapat berlangsung lancar sesuai rencana.
“Mungkin dari teman-teman Kesbangpol sudah ada alternatif untuk melihat perubahan cuaca di Mimika. Dan kami siap dari panitia untuk mendukung dan bekerja sama dengan teman-teman dari Kesbangpol,” ujar Yohana saat ditemui di lokasi.
Sementara itu, Kepala Bakesbangpol Kabupaten Mimika, Ronny, menjelaskan bahwa dari 62 calon Paskibraka yang lolos tahun ini, sebanyak 10 orang akan dikirim untuk bertugas di tingkat Provinsi Papua Tengah. Adapun 52 siswa lainnya akan dipersiapkan untuk pelaksanaan upacara di tingkat Kabupaten Mimika.
Proses seleksi tahun ini dilakukan secara mandiri dengan mengacu pada pedoman dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Seluruh tahapan, mulai dari penilaian hingga pengumuman hasil kelulusan, dilaksanakan secara daring.
“Hasil kelulusan baru kami umumkan setelah menunggu proses dari tingkat pusat dan provinsi. Setelah diterima, kami langsung bergerak cepat untuk memanggil para peserta, mengurus administrasi, serta berkoordinasi dengan sekolah dan orang tua,” jelas Ronny.
Ke depannya, seluruh anggota Paskibraka akan mengikuti pemusatan latihan selama kurang lebih satu bulan. Materi yang diberikan tidak hanya sebatas kemampuan baris-berbaris, tetapi juga mencakup pembinaan karakter, kedisiplinan, mental, serta pemahaman mendalam tentang nilai-nilai kebangsaan dan ideologi Pancasila.
Tahapan berikutnya, para peserta akan memasuki program karantina yang disebut “Kampung Bahagia”. Dalam masa karantina tersebut, mereka akan menerima berbagai pembekalan dari Pemerintah Daerah, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta pihak terkait lainnya untuk memperkuat wawasan kebangsaan dan pembentukan karakter sebagai generasi muda penerus bangsa.
“Kami harap nanti di awal Agustus mereka sudah masuk karantina. Kami juga berharap kepada para orang tua untuk lebih memperhatikan jam keluar malam anak-anak mereka, membatasi penggunaan media sosial, dan mengatur jam tidur agar kondisi fisik tetap prima selama menjalani latihan,” pungkas Ronny. (Red)
- Penulis: Admin
