11 SPPG di Mimika Berhenti karena Masalah Fisik, Bukan Administrasi. Wakil Bupati: Perbaikan IPAL Harus Segera Rampung
- account_circle Admin
- calendar_month Senin, 4 Mei 2026
- print Cetak

TIMIKA (Jurnal Timika)
Wakil Bupati Kabupaten Mimika, Emanuel Kemong, yang juga menjabat sebagai Ketua Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Mimika, berharap agar Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang telah menyelesaikan perbaikan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dapat segera beroperasi. Menurutnya, dengan beroperasinya SPPG tersebut, layanan gizi bagi masyarakat, khususnya anak sekolah, bisa kembali optimal.
Pernyataan itu disampaikan Emanuel Kemong saat ditemui awak media pada Senin (4/5/2026). Ia menjelaskan bahwa penghentian sementara layanan MBG di 11 SPPG sebelumnya bukan disebabkan oleh masalah dokumen atau administrasi, melainkan karena persoalan fisik, yakni kondisi IPAL yang tidak layak.
“Jadi rasa permasalahannya bukan di dokumen, namun di fisik. Perbaikan itu seharusnya cepat saja diselesaikan,” tegasnya.
Ia pun menekankan bahwa penanganan masalah fisik seperti perbaikan IPAL dinilai masih bisa diselesaikan dengan baik dan tidak membutuhkan proses yang berlarut-larut. Dengan begitu, ia berharap SPPG yang telah diperbaiki segera beroperasi agar program MBG dapat berjalan kembali.
Terkait koordinasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN), Emanuel Kemong mengaku belum melakukan komunikasi lebih lanjut. Ia menjelaskan bahwa tugas Satgas dari Pemerintah Kabupaten Mimika hanya sebatas melakukan pengawasan di lapangan.
“Tugas kami Satgas ini hanya melakukan pengawasan. Jadi untuk masalah SPPG ini, saya belum tanyakan ke BGN. Tapi saya akan dorong agar SPPG ini segera dijalankan,” pungkasnya.
Dengan demikian, kondisi teknis operasional SPPG akan segera dikonsultasikan langsung dengan BGN, sementara fokus utama saat ini adalah memastikan seluruh perbaikan fisik rampung agar layanan makan bergizi gratis dapat kembali menyentuh masyarakat. (Red)
- Penulis: Admin











