Wapres Gibran Borong ATK untuk Anak Yatim di Timika
- account_circle Admin
- calendar_month 5 menit yang lalu
- print Cetak

TIMIKA( Jurnal Timika )
Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka melanjutkan rangkaian kunjungan kerjanya di Papua Tengah, dengan menyambangi Timika, Senin (20/4/2026) sore, setelah sebelumnya melakukan kunjungan di Nabire.
Kunjungan ini membawa sejumlah agenda strategis, mulai dari interaksi dengan masyarakat hingga peninjauan sektor pendidikan dan fasilitas pemerintahan daerah.
Tiba di Timika pada Senin sore, setelah dari Nabire menggunakan pesawat Boeing 737-800 TNI AU dan mendarat di Bandara Mozes Kilangin, Wapres dan rombongan langsung menyambangi sebuah toko buku di Timika, di Jalan Budi Utomo.
Gibran yang didampingi, Wamendagri Ribka Haluk, Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa, dan Bupati Mimika Johannes Rettob tiba di Toko Meriah sekitar Pukul 18.00 WIT.
Di sini Wapres mengajak sekitar 60 anak yatim di Timika yang berasal dari empat panti asuhan untuk berbelanja alat-alat tulis dan kebutuhan sekolah lainnya.
Masing-masing anak mendapatkan 1 kupon senilai Rp500 ribu yang langsung dibelanjakan di tempat.
Kehadiran Gibran di Timika ini sontak menyita perhatian warga. Meski tidak ada tanda khusus akan kehadiran orang nomor dua di Indonesia itu, namun menjelang sore warga yang menyadari akan kehadiran Gibran, memilih menunggu hingga memadati area sekitar.
Saat tiba, Gibran langsung dikerubuti ribuan warga yang sebelumnya memadati halaman toko hingga ke jalan.
Meski dikawal ketat oleh Paspampres namun tidak mampu membendung antusias warga yang sudah menanti sejak Pukul 16.00WIT.
warga rela berdesak-desakan hanya untuk bisa berjabat tangan dengan Gibran atau sekedar mengambil gambar.
Sementara itu, sejumlah anak-anak yang mendapat kesempatan bertemu langsung dengan Wapres Gibran mengaku sangat senang. Ditemui usai berbelanja bersama Wapres, murid SD Negeri 6, diantaranya Nando (kelas 1) Marike (kelas 2), Erika (kelas 3) dan Doni (kelas 1) mengaku sangat senang.
“Kami senang sekali. Apalagi nanti naik kelas kita harus beli buku baru,” tuturnya antusias.(red)
- Penulis: Admin





