Kamis, 24 Sep 2026
Beranda » Berita Utama » Pemkab Mimika Gelar Penilaian Maturitas SPIP Terintegrasi, Wabup: Ini Instrumen Penting Tata Kelola

Pemkab Mimika Gelar Penilaian Maturitas SPIP Terintegrasi, Wabup: Ini Instrumen Penting Tata Kelola

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
  • print Cetak
Bagikan

TIMIKA (Jurnal Timika)

Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Inspektorat resmi menggelar Penilaian Mandiri Maturitas Penyelenggaraan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) Terintegrasi Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung di ruang rapat kantor Bapenda pada Senin (20/7/2026) ini diikuti oleh seluruh perangkat daerah sebagai langkah strategis memperkuat tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan, dan akuntabel.

Ketua panitia, Siska Sroyer, menyampaikan bahwa penilaian mandiri ini bertujuan meningkatkan pemahaman aparatur mengenai konsep dan implementasi SPIP yang terintegrasi dengan manajemen risiko, perencanaan, penganggaran, pelaporan, hingga fungsi pengawasan.

“Penerapan SPIP yang terintegrasi akan membantu setiap perangkat daerah mengidentifikasi, mencegah, serta mengendalikan berbagai risiko yang berpotensi menghambat pencapaian tujuan organisasi,” ujarnya.

Ia menambahkan, sistem ini menjadi bagian penting dalam mewujudkan pengelolaan keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.

“Melalui penyelenggaraan SPIP, kita ingin menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik, mencegah tindak pidana korupsi dan penyimpangan anggaran, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat,” tegas Siska.

Sementara itu, Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong, yang turut hadir memberikan arahan menegaskan bahwa SPIP bukan sekadar kewajiban administratif ataupun pelengkap dokumen birokrasi. Menurutnya, SPIP merupakan instrumen penting dalam mewujudkan pemerintahan yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.

Emanuel menjelaskan, penerapan SPIP yang berjalan baik akan memberikan keyakinan kepada pimpinan dan seluruh aparatur bahwa setiap program dan kebijakan dapat dilaksanakan sesuai prinsip-prinsip tata kelola pemerintahan yang baik (good governance).

Lebih lanjut, ia mengatakan penilaian mandiri maturitas SPIP menjadi kesempatan emas bagi setiap perangkat daerah untuk mengukur tingkat kematangan penyelenggaraan sistem pengendalian intern secara objektif. Hasil penilaian tersebut diharapkan mampu menjadi dasar dalam mengidentifikasi berbagai risiko, menemukan kelemahan yang masih ada, sekaligus menyusun langkah-langkah perbaikan secara berkelanjutan.

Kegiatan ini bukan sekadar memenuhi agenda rutin, melainkan sarana evaluasi dan pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik serta memastikan pengelolaan keuangan daerah berlangsung secara efektif, efisien, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Di akhir sambutannya, Emanuel mengajak seluruh kepala perangkat daerah beserta tim untuk mengikuti proses penilaian dengan penuh kejujuran, objektivitas, dan tanggung jawab. Ia juga meminta Inspektorat untuk terus melakukan pendampingan, pembinaan, serta pengawasan secara berkesinambungan agar hasil penilaian dapat ditindaklanjuti secara nyata.

“Saya minta Inspektorat agar terus memberikan pendampingan, pembinaan, dan pengawasan secara berkesinambungan kepada seluruh perangkat daerah, sehingga hasil penilaian benar-benar menjadi dasar dalam menyusun langkah-langkah perbaikan yang berkelanjutan,” pungkasnya. (Red)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jenazah Tanpa Identitas Ditemukan di Sungai Jalan Petrosea

    Jenazah Tanpa Identitas Ditemukan di Sungai Jalan Petrosea

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanMimika – ( Jurnal Timika) Sesosok jenazah tanpa identitas ditemukan mengapung di sungai yang berada di Jalan Petrosea tembus ke arah Jalan Baru mengarah ke Bandara Mozes Kilangin Baru, Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, Senin (3/3/2025). Kapolsek Mimika Baru AKP Putut Yudha Pratama mengatakan, penemuan jenazah diinformasikan oleh masyarakat pukul 11.00 WIT. […]

  • Target 400 Unit Rumah Layak Huni 2026, DPKP Mimika: Kami Tak Pakai Kuota Distrik, Semua Berdasarkan Aspirasi Warga

    Target 400 Unit Rumah Layak Huni 2026, DPKP Mimika: Kami Tak Pakai Kuota Distrik, Semua Berdasarkan Aspirasi Warga

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanTIMIKA (Jurnal Timika) Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (DPKP/Perkimtan) memasang target ambisius untuk tahun 2026. Sebanyak 300 hingga 400 unit rumah layak huni direncanakan dibangun guna mengatasi defisit perumahan (backlog) yang masih membayangi daerah. Kepala DPKP/Perkimtan Mimika, Abriyanti Nuhuyanan, menegaskan bahwa sektor perumahan tetap menjadi prioritas strategis karena menyentuh langsung […]

  • Bhabinkamtibmas Polresta Jayapura Kota, Lakukan Pengamanan Pembangunan Infrastruktur dan Berikan Edukasi di Kampung Tobati–Enggros

    Bhabinkamtibmas Polresta Jayapura Kota, Lakukan Pengamanan Pembangunan Infrastruktur dan Berikan Edukasi di Kampung Tobati–Enggros

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanMimika ( Jurnal Timika ) – Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) sekaligus memperkuat pendekatan humanis kepada warga, Bhabinkamtibmas, Aipda Imron Kurniawan, melaksanakan kegiatan monitoring, pengamanan, serta edukasi literasi kepada masyarakat pesisir, Selasa (6/1/2025). Kegiatan diawali dengan monitoring dan pengamanan penertiban pembangunan jalan jerambah yang berlokasi di Kampung Tobati. Aipda Imron menyeberang […]

  • Pemerintah Kabupaten Mimika Evaluasi Program Pembangunan, Seluruh OPD Diminta Buat Daftar Masalah

    Pemerintah Kabupaten Mimika Evaluasi Program Pembangunan, Seluruh OPD Diminta Buat Daftar Masalah

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanTIMIKA (Jurnal Timika) Pemerintah Kabupaten Mimika mulai memperkuat upaya evaluasi terhadap pelaksanaan program pembangunan yang hingga kini dinilai belum berjalan maksimal. Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diwajibkan menyusun Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) yang memuat berbagai kendala dalam pelaksanaan kegiatan, baik proyek fisik maupun nonfisik. Arahan tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Mimika, Johannes Rettob, saat memimpin […]

  • Wujud Humanisme Satgas Ops Damai Cartenz-2025

    Wujud Humanisme Satgas Ops Damai Cartenz-2025

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanMimika – ( Jurnal Timika ) Suasana penuh kehangatan tampak di Posko Operasi Damai Cartenz-2025, Distrik Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang. Bripda Wahyu terlihat akrab dengan seorang anak kecil, mencerminkan kedekatan antara aparat keamanan dan masyarakat. Momen ini menjadi gambaran nyata peran kepolisian sebagai sahabat anak dalam menciptakan rasa aman di wilayah tersebut. Menurut keterangan yang […]

  • Pemkab Mimika Gelar Sosialisasi Wawasan Kebangsaan, Tekan Ancaman Radikalisme dan Hoaks

    Pemkab Mimika Gelar Sosialisasi Wawasan Kebangsaan, Tekan Ancaman Radikalisme dan Hoaks

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanTIMIKA (Jurnal Timika) Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menggelar sosialisasi koordinasi bidang ideologi dan wawasan kebangsaan di Hotel Cenderawasih 66, Timika, Selasa (23/6/2026). Kegiatan yang diikuti sekitar 200 peserta ini menghadirkan unsur Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh perempuan, hingga organisasi kemasyarakatan. Ketua panitia, Aloysius […]

expand_less