Jumat, 17 Jul 2026
Beranda » Berita Utama » Kedua Kubu Paslon Bupati Puncak Jaya Sepakat Berdamai dan Tak Mau Perang Lagi

Kedua Kubu Paslon Bupati Puncak Jaya Sepakat Berdamai dan Tak Mau Perang Lagi

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 10 Apr 2025
  • print Cetak
Bagikan

Mimika ( Jurnal Timika ) Kedua kubu pendukung pasangan calon Bupati Jaya baik nomor urut 1 Yuni Wonda – Mus Kogoya dan nomor urut 2 Miren Kogoya – Mendi Wonorengga menyatakan ingin berdamai dan menghentikan perang.

Pernyataan itu, disampaikan masing-masing kubu dihadapan Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol Alfred Papare, Danrem 173/PVB Brigjen TNI Frits WR Pelamonia, Ketua MRP Papua Tengah Agustinus Anggaibak, Pj Bupati Puncak Jaya, Yopi Murib, Kapolres AKBP Kuswara dan Dandim 1714 Puncak Jaya dalam pertemuan secara terpisah dengan kedua kubu paslon itu, Rabu, 9 April 2025.

Juru Bicara Kubu Paslon Bupati Puncak Jaya nomor urut 1, Apenius Wenda mengatakan jika kubunya tidak lagi mau melanjutkan perang, meski sudah 8 orang dari kubunya meninggal dunia dalam perang ini. Sedangkan, korban meninggal di kubu paslon bupati nomor urut 2 sebanyak 5 orang.

“Kami korban 8 orang, teman-teman di kubu 02 ada 5. Secara adat perang ini, tapi kami sudah tidak mau perang lagi. Karena kemanusiaan dan korban sudah banyak, kami tidak mau perang,” katanya.

“Jadi, kami nomor urut 1 sudah sepakat tidak mau perang lagi. Kami mau belah kayu doli, adat untuk penyelesaian perang. Pada saat pernyataan ini, Tuhan dengar dan alam menyaksikan,” sambungnya.

Bahkan, jika kubu paslon bupati nomor urut 2 menganggu, maka kubu paslon bupati nomor urut 1 menyerahkan kepada aparat keamanan. Sementara itu, untuk proses perdamaian, kubu 01 menyerahkan kepada pemerintah daerah.

“Titik-titik yang sering terjadi perang sebelumnya, kami minta aparat keamanan menjaganya, karena kami tidak mau perang lagi, kami mau damai,” pintanya.

Bahkan, imbuhnya, pernyataan perdamaian itu, langsung datang dan dibuat langsung oleh keluarga dari 8 orang korban meninggal dunia tersebut. Bahkan, mereka berinisiatif siap untuk tandatangan perdamaian.

Sementara itu ditempat terpisah, Juru Bicara Kubu Paslon Bupati Puncak Jaya nomor urut 2, Samuel Wonorengga juga menyampaikan hal serupa, jika kubu pendukung paslon bupati 02 tidak mau perang lagi.

“Secara budaya, kami sudah sampaikan tidak akan ada lagi perang. Itu sudah kesepakatan dan kami sudah taruh di honai laki-laki,” katanya.

Untuk perdamaian secara adat belah kayu doli atau patah panah, ujar Samuel, itu proses adat yang akan ditentukan sendiri.

“Intinya kami sudah sepakat bahwa Mulia tidak ada lagi perang. Jangan, itu sudah keputusan tertinggi dari kami,” tegasnya.

Pada intinya, yang punya permasalahan baik paslon bupati 01 dan 02, mereka harus ada di Mulia. “Setelah keputusan itu final, mereka datang dan baru kita buat ritual adat. Intinya, kesepakatan yang telah kami buat kemarin, tidak akan ada lagi perang dan kami nyatakan damai,” pungkasnya.

Pj Bupati Puncak Jaya Yopi Murib mengapresiasi keinginan kedua belah pihak untuk sepakat berdamai dan menghentikan perang.

“Kami pemerintah, kesatuan TNI – Polri dari awal berupaya menjaga agar jangan sampai ada korban lagi. Terimakasih atas keinginan damai itu,” katanya.

Yang jelas, imbuh Pj Bupati Yopi Murib, pemerintah siap untuk menfasilitasi kesepakatan damai antara kedua belah pihak tersebut.

Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol Alfred Papare mengakui diutus Gubernur Papua Tengah ke Puncak Jaya untuk mendampingi Forkompinda dalam rangka penyelesaian perdamaian kedua kubu paslon yang konflik pasca Pilkada.

“Sedianya acara perdamaian dilaksanakan 8 April 2025, namun kedua kubu belum siap dan ditunda hari ini, Rabu, 9 April 2025. Namun, waktu yang disepakati kedua kubu belum datang, sehingga kami berinisiatif mendatangi masing-masing kubu dan mendengar langsung apa yang mereka sampaikan,” katanya.

Yang jelas, dari penyampaian kedua kubu paslon, ujar Kapolda, mereka ingin damai dan mengakhiri perang. Dari kubu 01, mereka ingin damai dan mereka berharap pada Sabtu, 11 April 2025 akan dilakukan belah kayu doli atau patah panah sebagai simbol perdamaian.

“Kemudian kami ke kubu 02 dan hasilnya mereka menyatakan ingin damai, tapi belum ada statemen kapan pelaksanaannya,” ujarnya.

Ia menilai pernyataan dari kedua kubu paslon ini, pihaknya menilai bahwa ada indikasi kedua kubu ini masih belum ada niat untuk sama-sama berdamai.

“Kami pihak keamanan, saya dengan pak Danrem akan meningkatkan keamanan dan antisipasi segala kemungkinan yang terjadi. Tapi kami juga mohon bantuan dari MRP, Pj bupati dan tokoh-tokoh agama untuk memberi pemahaman kepada kedua kubu ini. Kita tidak perlu berdamai setelah keputusan MK lagi, sebelum putusan, secepatnya bisa berdamai, agar tidak jatuh korban lagi,” paparnya.

Ditambahkan, pihaknya akan melaporkan kepada Gubernur Papua Tengah terhadap hasil pertemuan dengan kedua kubu paslon bupati tersebut untuk mengambil langkah-langkah berikutnya. (Red)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • 4 Polda Gagalkan Penyelundupan Senpi ke KKB Papua, 7 Orang Ditangkap

    4 Polda Gagalkan Penyelundupan Senpi ke KKB Papua, 7 Orang Ditangkap

    • calendar_month Kamis, 13 Mar 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanMimika ( Jurnal Timika ) – Penyelundupan dan pembuatan senjata api (senpi) rakitan ke KKB di Papua berhasil digagalkan. Sebanyak 7 orang ditangkap dari sejumlah daerah. Keberhasilan ini merupakan hasil pengembangan dari penangkapan yang dilakukan oleh Polda Papua, yang kemudian mengarah pada pemasok senjata dari Bojonegoro, Jawa Timur. Kapolda Papua, Irjen Pol. Patrige R. Renwarin, […]

  • Beban Kerja RT di Mimika Baru Dinilai Terlalu Berat, Pemilihan Ulang Segera Digelar

    Beban Kerja RT di Mimika Baru Dinilai Terlalu Berat, Pemilihan Ulang Segera Digelar

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanTimika (Jurnal Timika) Pemerintah Distrik Mimika Baru saat ini tengah menggelar pemilihan ulang Ketua Rukun Tetangga (RT) di seluruh kelurahan. Langkah ini diambil menyusul temuan lapangan yang menunjukkan bahwa sejumlah RT menanggung beban kerja tidak ideal, bahkan ada yang menaungi hampir seribu jiwa warga. Kepala Distrik Mimika Baru, Merlyn Temorubun, mengatakan bahwa idealnya satu RT […]

  • Polres Mimika Ikuti Panen Raya Jagung Serentak Kuartal III Polres Mimika

    Polres Mimika Ikuti Panen Raya Jagung Serentak Kuartal III Polres Mimika

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanMimika ( Jurnal Timika ) – Polres Mimika menggelar Panen Raya Jagung Serentak Kuartal III bertempat di Lahan Ketahanan Pangan Polres Mimika, Kelompok Cenderawasih, Jl. W. R. Soepratman Distrik Mimika Baru. Jumat, (26/9/2025) Kegiatan ini merupakan bagian dari program Swasembada Pangan Tahun 2025 yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia. Dari total luas lahan 3 hektar yang […]

  • Dua Pekerja Sipil Bangunan Meninggal Dunia Ditembak KKB, Satgas Ops Damai Cartenz Sigap Lakukan Pengejaran dan Evakuasi Korban

    Dua Pekerja Sipil Bangunan Meninggal Dunia Ditembak KKB, Satgas Ops Damai Cartenz Sigap Lakukan Pengejaran dan Evakuasi Korban

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanMimika (Jurnal Timika) – Dua orang pekerja bangunan sipil menjadi korban kekerasan yang diduga dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya. Aksi penembakan brutal ini terjadi pada Rabu pagi (4/6/2025) di Kampung Kwantapo, Distrik Asotipo, Kabupaten Jayawijaya, Papua. Kedua korban, Rahmat Hidayat (45) dan Saepudin (39), warga asal Purwakarta, Jawa Barat, meninggal dunia […]

  • Ratusan Pelajar Tingkat SMP ikuti Sosialisasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika

    Ratusan Pelajar Tingkat SMP ikuti Sosialisasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanMimika ( Jurnal Timika ) – Ratusan pelajar tingkat SMP mengikuti sosialisasi bahaya narkoba dan deteksi dini atau tes urine yang digelar oleh Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Mimika, di ruang serbaguna salah satu hotel di Jalam Cenderawasih, Senin (15/12/2025). Plt Kepala BNNK Mimika Ruslan Awumbas menerangkan, pelajar dipilih karena sejauh ini, korban penyalahguna narkotika […]

  • Antusiasme Warga Inauga Meningkat, Program Kios Sampah Tukar Sembako Mulai Berdampak

    Antusiasme Warga Inauga Meningkat, Program Kios Sampah Tukar Sembako Mulai Berdampak

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanTIMIKA (Jurnal Timika)- Pemerintah Kelurahan Inauga, Distrik Wania, mencatat peningkatan partisipasi masyarakat terhadap program “Kios Sampah Mimika Inogah Sejati” yang mulai berjalan beberapa bulan terakhir. Warga yang semula ragu kini mulai merasakan manfaat langsung dari program penukaran sampah dengan sembako dan uang tunai. Kepala Kelurahan Inauga, Gerson Rumbarar, saat ditemui di kantornya pada Selasa (12/5/2026) […]

expand_less