Jumat, 17 Apr 2026
Beranda » Berita Utama » Kedua Kubu Paslon Bupati Puncak Jaya Sepakat Berdamai dan Tak Mau Perang Lagi

Kedua Kubu Paslon Bupati Puncak Jaya Sepakat Berdamai dan Tak Mau Perang Lagi

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 10 Apr 2025
  • print Cetak
Bagikan

Mimika ( Jurnal Timika ) Kedua kubu pendukung pasangan calon Bupati Jaya baik nomor urut 1 Yuni Wonda – Mus Kogoya dan nomor urut 2 Miren Kogoya – Mendi Wonorengga menyatakan ingin berdamai dan menghentikan perang.

Pernyataan itu, disampaikan masing-masing kubu dihadapan Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol Alfred Papare, Danrem 173/PVB Brigjen TNI Frits WR Pelamonia, Ketua MRP Papua Tengah Agustinus Anggaibak, Pj Bupati Puncak Jaya, Yopi Murib, Kapolres AKBP Kuswara dan Dandim 1714 Puncak Jaya dalam pertemuan secara terpisah dengan kedua kubu paslon itu, Rabu, 9 April 2025.

Juru Bicara Kubu Paslon Bupati Puncak Jaya nomor urut 1, Apenius Wenda mengatakan jika kubunya tidak lagi mau melanjutkan perang, meski sudah 8 orang dari kubunya meninggal dunia dalam perang ini. Sedangkan, korban meninggal di kubu paslon bupati nomor urut 2 sebanyak 5 orang.

“Kami korban 8 orang, teman-teman di kubu 02 ada 5. Secara adat perang ini, tapi kami sudah tidak mau perang lagi. Karena kemanusiaan dan korban sudah banyak, kami tidak mau perang,” katanya.

“Jadi, kami nomor urut 1 sudah sepakat tidak mau perang lagi. Kami mau belah kayu doli, adat untuk penyelesaian perang. Pada saat pernyataan ini, Tuhan dengar dan alam menyaksikan,” sambungnya.

Bahkan, jika kubu paslon bupati nomor urut 2 menganggu, maka kubu paslon bupati nomor urut 1 menyerahkan kepada aparat keamanan. Sementara itu, untuk proses perdamaian, kubu 01 menyerahkan kepada pemerintah daerah.

“Titik-titik yang sering terjadi perang sebelumnya, kami minta aparat keamanan menjaganya, karena kami tidak mau perang lagi, kami mau damai,” pintanya.

Bahkan, imbuhnya, pernyataan perdamaian itu, langsung datang dan dibuat langsung oleh keluarga dari 8 orang korban meninggal dunia tersebut. Bahkan, mereka berinisiatif siap untuk tandatangan perdamaian.

Sementara itu ditempat terpisah, Juru Bicara Kubu Paslon Bupati Puncak Jaya nomor urut 2, Samuel Wonorengga juga menyampaikan hal serupa, jika kubu pendukung paslon bupati 02 tidak mau perang lagi.

“Secara budaya, kami sudah sampaikan tidak akan ada lagi perang. Itu sudah kesepakatan dan kami sudah taruh di honai laki-laki,” katanya.

Untuk perdamaian secara adat belah kayu doli atau patah panah, ujar Samuel, itu proses adat yang akan ditentukan sendiri.

“Intinya kami sudah sepakat bahwa Mulia tidak ada lagi perang. Jangan, itu sudah keputusan tertinggi dari kami,” tegasnya.

Pada intinya, yang punya permasalahan baik paslon bupati 01 dan 02, mereka harus ada di Mulia. “Setelah keputusan itu final, mereka datang dan baru kita buat ritual adat. Intinya, kesepakatan yang telah kami buat kemarin, tidak akan ada lagi perang dan kami nyatakan damai,” pungkasnya.

Pj Bupati Puncak Jaya Yopi Murib mengapresiasi keinginan kedua belah pihak untuk sepakat berdamai dan menghentikan perang.

“Kami pemerintah, kesatuan TNI – Polri dari awal berupaya menjaga agar jangan sampai ada korban lagi. Terimakasih atas keinginan damai itu,” katanya.

Yang jelas, imbuh Pj Bupati Yopi Murib, pemerintah siap untuk menfasilitasi kesepakatan damai antara kedua belah pihak tersebut.

Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol Alfred Papare mengakui diutus Gubernur Papua Tengah ke Puncak Jaya untuk mendampingi Forkompinda dalam rangka penyelesaian perdamaian kedua kubu paslon yang konflik pasca Pilkada.

“Sedianya acara perdamaian dilaksanakan 8 April 2025, namun kedua kubu belum siap dan ditunda hari ini, Rabu, 9 April 2025. Namun, waktu yang disepakati kedua kubu belum datang, sehingga kami berinisiatif mendatangi masing-masing kubu dan mendengar langsung apa yang mereka sampaikan,” katanya.

Yang jelas, dari penyampaian kedua kubu paslon, ujar Kapolda, mereka ingin damai dan mengakhiri perang. Dari kubu 01, mereka ingin damai dan mereka berharap pada Sabtu, 11 April 2025 akan dilakukan belah kayu doli atau patah panah sebagai simbol perdamaian.

“Kemudian kami ke kubu 02 dan hasilnya mereka menyatakan ingin damai, tapi belum ada statemen kapan pelaksanaannya,” ujarnya.

Ia menilai pernyataan dari kedua kubu paslon ini, pihaknya menilai bahwa ada indikasi kedua kubu ini masih belum ada niat untuk sama-sama berdamai.

“Kami pihak keamanan, saya dengan pak Danrem akan meningkatkan keamanan dan antisipasi segala kemungkinan yang terjadi. Tapi kami juga mohon bantuan dari MRP, Pj bupati dan tokoh-tokoh agama untuk memberi pemahaman kepada kedua kubu ini. Kita tidak perlu berdamai setelah keputusan MK lagi, sebelum putusan, secepatnya bisa berdamai, agar tidak jatuh korban lagi,” paparnya.

Ditambahkan, pihaknya akan melaporkan kepada Gubernur Papua Tengah terhadap hasil pertemuan dengan kedua kubu paslon bupati tersebut untuk mengambil langkah-langkah berikutnya. (Red)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Yoakim Mujizau Kutuk Keras Penembakan Pilot di Bovendigul

    Yoakim Mujizau Kutuk Keras Penembakan Pilot di Bovendigul

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanMIMIKA ( Jurnal Timika ) – Ketua Tim Mediasi Penanganan Konflik bersenjata di Wilayah Kabupaten Intan Jaya Papua Tengah, Yoakim Mujizau, mengecam keras aksi penembakan terhadap pilot dan co-pilot pesawat perintis yang dilakukan Kelompok TPNPB Wilayah Pertahanan XVI Yahukimo dari Batalyon Kanibal, Pimpinan Elkius Kobak, serta Komandan Operasi Kopitua Heluka, Pada Kamis 12 Februari 2026. […]

  • Personel Brimob Mimika Raih Medali Perak Kejuaraan Angkat Besi Internasional di Singapura

    Personel Brimob Mimika Raih Medali Perak Kejuaraan Angkat Besi Internasional di Singapura

    • calendar_month Selasa, 17 Jun 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanMimika (Jurnal Timika) – Prestasi membanggakan diraih oleh Bripda Misbahul munir, seorang personel dari Batalyon B Pelopor Satbrimobda Polda Papua, yang berhasil menyabet medali perak dalam kejuaraan angkat besi Sea Championship pada tanggal 13-15 juni 2025 di Singapura, Bripda Munir yang mewakili Indonesia bertanding pada kelas 79 Kg,Berhasil Mengangkat beban Snatch 126 KG, Clean and […]

  • Isi Panel Diskusi dalam Asia Land Forum 2025, Dirjen Penataan Agraria: Kolaborasi Lintas Sektoral Kunci Keberhasilan Reforma Agraria

    Isi Panel Diskusi dalam Asia Land Forum 2025, Dirjen Penataan Agraria: Kolaborasi Lintas Sektoral Kunci Keberhasilan Reforma Agraria

    • calendar_month Kamis, 27 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanJakarta – (Jurnal Timika ) Direktur Jenderal (Dirjen) Penataan Agraria Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Yulia Jaya Nirmawati, menegaskan bahwa keberhasilan pelaksanaan Reforma Agraria di Indonesia tidak hanya menjadi tanggung jawab Kementerian ATR/BPN semata. Menurutnya, dalam mewujudkan harapan dan cita-cita Reforama Agraria, Kementerian ATR/BPN sangat memerlukan dukungan, sinergi, dan kolaborasi kementerian/lembaga lintas […]

  • Bertemu Forkopimda Mimika, Pangdam XVII/Cenderawasih : Sinergi Untuk Mewujudkan Kesejahteraan Masyarakat

    Bertemu Forkopimda Mimika, Pangdam XVII/Cenderawasih : Sinergi Untuk Mewujudkan Kesejahteraan Masyarakat

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanMimika (Jurnal Timika) – Dalam Kunjungan Kerjanya (Kunker) di wilayah Mimika Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Rudi Puruwito, S.E., M.M didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah XVII/Cenderawasih Ny, Agustin Rudi Puruwito melaksanakan silaturahmi dengan Pejabat Forkopimda dan TNI-Polri, bertempat di Room Kasuari Swissbel Hotel Timika, Jl. Jln. Cendrawasih – Sp 2, Distrik Mimika Baru, Kab. […]

  • Tebar Keceriaan, Satgas Damai Cartenz Bermain Bola Bersama Anak-anak Puncak Jaya

    Tebar Keceriaan, Satgas Damai Cartenz Bermain Bola Bersama Anak-anak Puncak Jaya

    • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanMimika ( Jurnal Timika ) – Momen hangat dan penuh kebersamaan terlihat pada Senin pukul 09.00 WIT, ketika personel Satgas Operasi Damai Cartenz melaksanakan kegiatan humanis dengan bermain bola bersama anak-anak di Kampung Gurage, Kabupaten Puncak Jaya, Papua. Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat hubungan antara aparat keamanan dan masyarakat, terutama anak-anak sebagai generasi penerus bangsa, […]

  • Desetir Polres Yalimo Aske Mabel Ditangkap Satgas Ops Damai Cartenz 2025.

    Desetir Polres Yalimo Aske Mabel Ditangkap Satgas Ops Damai Cartenz 2025.

    • calendar_month Rabu, 19 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanMimika ( Jurnal Timika )Aparat keamanan dari Satgas Ops Damai Cartenz 2025 berhasil menangkap Aske Mabel Disertir Kepolisian polres Yalimo. Penangkapan dilakukan pada Rabu (19/2) pukul 06.30 WIT di Distrik Abenaho, Kabupaten Yalimo. Dalam operasi ini, aparat juga berhasil menyita empat pucuk senjata api jenis AK2000P yang dibawah Disertir Aske Mabel. Kepala Operasi Damai Cartenz […]

expand_less