Kamis, 15 Okt 2026
Beranda » Berita Utama » Bupati Mimika Dorong Integrasi Data Digital untuk Wujudkan Pemerintahan Berbasis Data

Bupati Mimika Dorong Integrasi Data Digital untuk Wujudkan Pemerintahan Berbasis Data

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
  • print Cetak
Bagikan

TIMIKA (Jurnal Timika)

Bupati Mimika, Johannes Rettob, menegaskan pentingnya membangun sistem pemerintahan berbasis digital yang terintegrasi guna meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mendukung pengambilan kebijakan berbasis data. Hal itu disampaikannya saat membuka kegiatan sosialisasi Sistem Integrasi Data yang diselenggarakan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) di Hotel Horison Diana, Senin (24/8/2026).

Menurut Bupati, transformasi digital tidak cukup hanya dengan membangun berbagai aplikasi, tetapi harus diikuti dengan integrasi data antar-Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Saat ini, masih banyak OPD yang memiliki website maupun aplikasi sendiri, namun tidak seluruhnya aktif dan diperbarui secara berkala. Kondisi tersebut perlu dibenahi agar informasi pemerintahan dapat menjadi sumber data yang akurat dan bermanfaat bagi masyarakat maupun pimpinan daerah.

“Kalau sudah berbasis digital, semua harus berbasis digital. Integrasi informasi yang ada di semua OPD harus dilakukan, kemudian menjadi satu output, dan output itu menjadi data untuk pemerintah,” tegasnya.

Johannes menjelaskan, data yang terintegrasi akan membantu pemerintah memberikan pelayanan publik yang lebih cepat, tepat, transparan, serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Namun, ia mengingatkan bahwa tidak seluruh data dapat dipublikasikan secara terbuka. Informasi harus dikelola berdasarkan tingkat akses dan kewenangannya, termasuk data kependudukan dan data bersifat terbatas lainnya.

IMG 20260824 WA0028

Ia juga mendorong setiap OPD memiliki tanggung jawab jelas dalam pengelolaan data. Data yang dikirim OPD harus diperiksa dan divalidasi oleh perangkat daerah berwenang sebelum kemudian dikelola dan diintegrasikan oleh Diskominfo.

Lebih jauh, Bupati menekankan bahwa sistem integrasi data harus mampu menghadirkan dashboard pemerintahan yang menyajikan informasi strategis mengenai kondisi daerah secara berkala. Data tersebut dapat digunakan untuk memantau berbagai indikator, seperti kemiskinan, pengangguran, inflasi, pertumbuhan penduduk, perkembangan ekonomi, hingga kondisi infrastruktur dan pelayanan publik.

Ia mencontohkan data transportasi dan jumlah penumpang yang masuk maupun keluar Timika. Data tersebut penting untuk memperkirakan pertumbuhan penduduk, kebutuhan infrastruktur, serta mengantisipasi persoalan seperti kemacetan di masa mendatang.

“Keberhasilan sistem ini tidak ditentukan oleh teknologi. Yang paling penting adalah komitmen kita, koordinasi, kedisiplinan, dan tanggung jawab di setiap langkah dalam menyediakan serta memperbarui data secara berkala,” ujarnya.

Bupati itu berharap seluruh perangkat daerah mulai meninggalkan pola kerja sendiri-sendiri dan membangun ekosistem data pemerintahan yang saling terhubung. Dengan demikian, data yang dimiliki setiap OPD dapat dimanfaatkan bersama untuk mendukung perencanaan, pelaksanaan, pengendalian, evaluasi pembangunan, sekaligus menjadi dasar bagi pemerintah dalam mengambil keputusan yang tepat.

“Jangan lagi ada data yang berhenti di masing-masing perangkat daerah. Kita harus membangun satu kesatuan informasi yang dapat digunakan bersama, sehingga setiap kebijakan yang diambil benar-benar berdasarkan kondisi dan kebutuhan daerah,” pungkasnya.

Ia menegaskan, integrasi data bukan sekadar menghadirkan aplikasi baru, melainkan membangun tata kelola pemerintahan yang mampu menjadikan data sebagai fondasi utama pelayanan publik dan pembangunan Kabupaten Mimika. “Karena pada akhirnya, yang kita kejar bukan banyaknya aplikasi, tetapi bagaimana data itu mampu menghasilkan keputusan yang tepat dan pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat,” tutupnya. (Red)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kementerian ATR/BPN Koordinasi dengan Mahkamah Agung Selaraskan Prosedur Eksekusi Sengketa Tanah, Menteri Nusron: Cegah Ketidakpastian dalam Pelaksanaan Putusan Pengadilan

    Kementerian ATR/BPN Koordinasi dengan Mahkamah Agung Selaraskan Prosedur Eksekusi Sengketa Tanah, Menteri Nusron: Cegah Ketidakpastian dalam Pelaksanaan Putusan Pengadilan

    • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanJakarta –(Jurnal Timika ) Berkaca pada kasus sengketa pertanahan yang terjadi di Klaster Setia Mekar, Kabupaten Bekasi, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) terus berupaya meningkatkan kepastian hukum dalam eksekusi sengketa pertanahan. Salah satu langkah yang dilakukan adalah koordinasi dengan Mahkamah Agung (MA). “Kami ingin SOP (Standar Operasional Prosedur, red) Mahkamah Agung terkait […]

  • Sampah Membludak di Pasar Sentral Mimika, Disperindag Siapkan Penertiban

    Sampah Membludak di Pasar Sentral Mimika, Disperindag Siapkan Penertiban

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanTIMIKA (Jurnal Timika) Persoalan sampah kembali menjadi sorotan di kawasan Pasar Sentral Kabupaten Mimika. Volume sampah yang terus meningkat dan melampaui kapasitas memaksa Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) mengambil langkah penertiban. Kepala Disperindag Mimika, Sabelina Fitriani, mengungkapkan bahwa lonjakan sampah tidak hanya berasal dari aktivitas pedagang, tetapi juga dari masyarakat luar yang membuang limbah rumah […]

  • Terjatuh dari Jembatan Seorang Pendulang Meninggal Dunia

    Terjatuh dari Jembatan Seorang Pendulang Meninggal Dunia

    • calendar_month Selasa, 7 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanMIMIKA – ( Jurnal Timika )cSeorang pendulang berinisial BF meninggal dunia usai jatuh dari jembatan gantung swadaya di Mile 48, Distrik Kuala Kencana, Mimika, Papua Tengah, Minggu 5 Januari 2024. Kapolsek Kuala Kencana AKP Stevanus Yimsi mengatakan, korban meninggal usai terjatuh saat menyebrang jembatan gantung menuju kamp. “BF meninggal saat menyeberang kali kabur menggunakan jembatan […]

  • Distrik Wania Mulai Buka Pelayanan di Gedung Baru

    Distrik Wania Mulai Buka Pelayanan di Gedung Baru

    • calendar_month Senin, 17 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanMimika (Jurnal Timika )Distrik Wania sudah mulai membuka pelayanan di kantor baru mereka yang berada di Jalan SP IV, Kelurahan Wonosari, Distrik Wania, Mimika, Papua Tengah. Kepala Distrik Wania, Mathius Sedan mengatakan, pihaknya bahkan sudah membuka pelayanan sepekan belakangan ini. “Untuk pembangunannya sudah selesai dan kami sudah seminggu membuka pelayanan di lantai I gedung baru,” […]

  • Tebar Keceriaan, Satgas Damai Cartenz Bermain Bola Bersama Anak-anak Puncak Jaya

    Tebar Keceriaan, Satgas Damai Cartenz Bermain Bola Bersama Anak-anak Puncak Jaya

    • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanMimika ( Jurnal Timika ) – Momen hangat dan penuh kebersamaan terlihat pada Senin pukul 09.00 WIT, ketika personel Satgas Operasi Damai Cartenz melaksanakan kegiatan humanis dengan bermain bola bersama anak-anak di Kampung Gurage, Kabupaten Puncak Jaya, Papua. Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat hubungan antara aparat keamanan dan masyarakat, terutama anak-anak sebagai generasi penerus bangsa, […]

  • Dua Pekerja Sipil Bangunan Meninggal Dunia Ditembak KKB, Satgas Ops Damai Cartenz Sigap Lakukan Pengejaran dan Evakuasi Korban

    Dua Pekerja Sipil Bangunan Meninggal Dunia Ditembak KKB, Satgas Ops Damai Cartenz Sigap Lakukan Pengejaran dan Evakuasi Korban

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanMimika (Jurnal Timika) – Dua orang pekerja bangunan sipil menjadi korban kekerasan yang diduga dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya. Aksi penembakan brutal ini terjadi pada Rabu pagi (4/6/2025) di Kampung Kwantapo, Distrik Asotipo, Kabupaten Jayawijaya, Papua. Kedua korban, Rahmat Hidayat (45) dan Saepudin (39), warga asal Purwakarta, Jawa Barat, meninggal dunia […]

expand_less