Jumat, 17 Jul 2026
Beranda » Berita Utama » Anggota DPRK Mimika Minta Sosialisasi Perda Produk Lokal Didahulukan, Hindari Konflik

Anggota DPRK Mimika Minta Sosialisasi Perda Produk Lokal Didahulukan, Hindari Konflik

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
  • print Cetak
Bagikan

TIMIKA (Jurnal Timika)

Anggota DPRK Mimika, Anton N Alom, menegaskan pentingnya sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2024 tentang perlindungan produk lokal sebelum dilakukan penindakan di lapangan.

Menurutnya, langkah tersebut krusial untuk mencegah kesalahpahaman di tengah masyarakat yang berpotensi memicu konflik.

“Ada informasi bahwa dalam waktu dekat akan ada penindakan oleh Satpol PP. Itu penting, tetapi sosialisasi harus didahulukan agar masyarakat tidak salah paham,” ujar Anton, Rabu (8/4/2026).

Anton menjelaskan, Perda tersebut mengatur tiga hal utama, yakni inventarisasi produk lokal khas Papua, perlindungan bagi mama-mama dan papa-papa penjual produk lokal, serta pemberdayaan SDM Orang Asli Papua (OAP) berikut dukungan permodalan dari pemerintah daerah.

Ia menegaskan, Perda ini bukan untuk melarang aktivitas masyarakat, melainkan mengatur agar hak atas komoditas tertentu tetap berada di tangan masyarakat asli Papua.

“Komoditas seperti pinang, sagu, sayur keladi, dan daun gatal merupakan hak masyarakat asli Papua. Ini yang harus dipahami bersama,” jelasnya.

Sementara itu, untuk komoditas umum seperti pisang, ikan, dan hasil bumi lainnya, menurut Anton, dapat diusahakan dan diperdagangkan oleh siapa saja.

Anton mengakui Perda tersebut telah ditetapkan sejak 2024, namun belum tersosialisasi maksimal akibat masa transisi DPRK. Karena itu, ia mendorong pemerintah daerah segera melakukan sosialisasi secara menyeluruh.

“Jangan sampai masyarakat kecil menjadi korban karena kurangnya informasi. Ini bisa memicu konflik sosial,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan aparat, khususnya Satpol PP, agar mengedepankan pendekatan persuasif sebelum melakukan penindakan.

“Jangan langsung turun membongkar lapak. Itu bisa menimbulkan persoalan baru. Sosialisasi harus jadi langkah pertama,” ujarnya.

Secara khusus, Anton mengimbau masyarakat, terutama generasi muda, untuk menjaga komoditas lokal seperti pinang agar tetap menjadi sumber penghidupan Orang Asli Papua.

“Jangan sampai hasil dari halaman sendiri justru dijual ke luar dan merugikan mama-mama Papua. Ini bisa memicu kecemburuan sosial,” katanya.

Menurut Anton, potensi konflik terkait komoditas lokal seperti pinang bukan hal baru, sehingga implementasi Perda harus dilakukan secara hati-hati dan sesuai aturan.

Ia menegaskan dukungannya terhadap pelaksanaan Perda Nomor 4 Tahun 2024, dengan catatan pendekatan sosialisasi harus menjadi prioritas utama sebelum penegakan di lapangan.

“Kami akan terus mengawal agar Perda ini berjalan baik tanpa menimbulkan konflik di masyarakat,” pungkasnya. (Red)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komandan Kompi Kimbusa Kodap XVI Yahukimo Ditangkap, Satgas Damai Cartenz Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum

    Komandan Kompi Kimbusa Kodap XVI Yahukimo Ditangkap, Satgas Damai Cartenz Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanMIMIKA ( Jurnal Timika ) – Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz 2026 berhasil melakukan penangkapan seorang anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) bernama Philip Kobak alias Nenak Kobak, yang diketahui menjabat sebagai Komandan Kompi Kimbusa Kodap XVI Yahukimo. Penangkapan dilakukan oleh tim Satgas Gakkum pada Sabtu, 7 Maret 2026 sekitar pukul 16.44 WIT di area Gereja […]

  • Dinas P3AP2KB Gelar Pengembangan KIE Khusus Anak Tingkat Kabupaten/kota  di Uta

    Dinas P3AP2KB Gelar Pengembangan KIE Khusus Anak Tingkat Kabupaten/kota di Uta

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    Bagikan  TIMIKA (Jurnal Timika)– Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Mimika  melaksanakan kegiatan pengembangan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) khusus anak tingkat kabupaten/kota yang berlangsung di SMP Uta  Distrik Mimika Barat Tengah Kabupaten Mimika pada tanggal 20 April 2026. Kegiatan yang didanai melalui anggaran  APBD DBH (Dana Bagi […]

  • Pertamina Pastikan Keterseidaan BBM Saat Libur Perayaan Paskah di Papua dan Maluku

    Pertamina Pastikan Keterseidaan BBM Saat Libur Perayaan Paskah di Papua dan Maluku

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanMIMIKA (Jurnal Timika) Pertamina Patra Niaga terus memastikan ketersediaan BBM, minyak tanah, dan LPG pada masa libur panjang rangkaian perayaan Hari Paskah di Tanah Papua dan di Maluku.Pjs. Area Manager Communication Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Bramantyo Rahmadi mengatakan saat ini ketersediaan stok energi terus dijaga untuk memastikan distribusi ke masyarakat […]

  • Korban Terseret Ombak di Perairan Kekwa Ditemukan Meninggal Dunia

    Korban Terseret Ombak di Perairan Kekwa Ditemukan Meninggal Dunia

    • calendar_month Kamis, 3 Apr 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanMimika ( Jurnal Timika )Korban tenggelam di Perairan Kekwa, Febriani (11) pada Rabu (2/4/2025) ditemukan meninggal dunia oleh masyarakat sekitar. Dalam keterangan yang diterima pada Selasa malam kemarin, dikatakan Febriani ditemukan sekitar pukul 17.00 WIT oleh masyarakat yang ikut melakukan pencarian di Kampung baru, atau sekitar 2,5 km dari lokasi kejadian. Setelah ditemukan, jenazah pun […]

  • Longsor Jalan Trans Nabire Jadi Penyebab Mimika 13 Jam Tanpa Layanan Komunikasi

    Longsor Jalan Trans Nabire Jadi Penyebab Mimika 13 Jam Tanpa Layanan Komunikasi

    • calendar_month Jumat, 22 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanMIMIKA ( Jurnal Timika ) – Longsor menjadi penyebab terganggunya layanan komunikasi di Mimika setelah sebelumnya sejak 16 Agustus 2025 telah mengalami penurunan kualitas jaringan. Menurut rilis resmi yang dikeluarkan TelkomGroup, wilayah Timika dan sekitarnya mengalami gangguan sejak Kamis (21/8) pukul 02.20 WIT dini hari. Hal ini disebabkan oleh bencana alam berupa longsor yang mengakibatkan […]

  • Bantu Ringankan Beban Warga, Polisi di Yalimo Bagikan Sembako

    Bantu Ringankan Beban Warga, Polisi di Yalimo Bagikan Sembako

    • calendar_month Jumat, 7 Mar 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanMimika ( Jurnal Timika ) Personel Polri yang tergabung dalam Satuan Tugas Tindak Operasi Damai Cartenz 2025 kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat di Papua. Pada Jumat (7/3/2025), mereka membagikan bantuan sembako kepada warga di Kabupaten Yalimo. Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz, Kombes Pol Yusuf Sutejo, menyampaikan, aksi ini merupakan bagian dari program kemanusiaan yang terus […]

expand_less