Komisi II DPRK Mimika Gelar RDP dengan Dinas Koperasi dan UMKM, Fokus Renja dan Sinergi Program
- account_circle Admin
- calendar_month 2 jam yang lalu
- print Cetak

RDP dengan dinas koperasi
TIMIKA (Jurnal Timika)
Komisi II DPRK Mimika menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Mimika di Kantor DPRK, Kamis (29/10/2025). RDP ini membahas rencana kerja (renja) kegiatan serta evaluasi program yang telah berjalan tahun ini.
Sekretaris Komisi II DPRK Mimika, Adrian Thie, mengatakan agenda internal komisi adalah memastikan program renja kegiatan sesuai dengan visi misi kepala daerah. Menurutnya, persiapan tahun depan perlu dibahas bersama mitra komisi, salah satunya Dinas Koperasi dan UMKM.
“Kami mencoba berdiskusi dengan mitra-mitra kami, salah satunya koperasi. Apa yang sudah mereka realisasikan, program apa yang sudah berjalan tahun ini, berapa banyak koperasi, dan apa yang akan mereka programkan tahun depan,” ujar Adrian.
Ia menegaskan, sebagai mitra, Komisi II bertanggung jawab mendukung program yang diusulkan agar program prioritas tidak diabaikan saat pembahasan anggaran. Komisi juga memberikan masukan berdasarkan evaluasi tahun ini, termasuk hal-hal yang masih kurang dan bentuk pembinaan yang perlu ditingkatkan untuk tahun depan.
Setelah RDP dengan Dinas Koperasi, Komisi II berencana menggelar pertemuan dengan setiap rumpun ekonomi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mimika. Tujuannya, menghindari program yang tumpang tindih atau duplikasi antarorganisasi perangkat daerah (OPD).
“Kami harapkan program-program yang ada betul-betul saling melengkapi dan saling menguatkan. Jangan sampai ada program yang sama atau duplikat sehingga terkesan pemborosan anggaran. Misalnya, program dari dinas A sudah dikerjakan oleh dinas B, atau program yang seharusnya ada di dinas tersebut tetapi dikerjakan dinas lain,” jelasnya.
Adrian menambahkan, pertemuan dengan rumpun ekonomi penting untuk memastikan mitra-mitra di bidang ekonomi mampu menghasilkan program maksimal yang mendukung pembangunan daerah.
Sementara itu, dari Dinas Koperasi dan UMKM terungkap sejumlah rencana program, antara lain pembangunan koperasi di wilayah jauh, menghidupkan kembali koperasi digital, serta program yang dikelola masyarakat Abdullah atau Kamoro bekerja sama dengan dinas untuk menguatkan UMKM lokal.
“Pada dasarnya kami tidak membahas anggaran karena anggaran belum keluar dari TAPD. Kami fokus pada renja kegiatan, apakah sudah sesuai dengan visi misi dan mendukung mitra tersebut,” pungkas Adrian. (Red)
- Penulis: Admin


















