Asap Kebakaran Merauke Terbang ke Timika, Kualitas Udara Menurun
- account_circle Admin
- calendar_month 8 menit yang lalu
- print Cetak

TIMIKA (Jurnal Timika)
Kualitas udara di Kota Timika dan sekitarnya belakangan ini menurun drastis akibat terbawanya asap kebakaran dari Kabupaten Merauke. Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Mozes Kilangin Timika, Dwi Christanto, mengungkapkan bahwa fenomena ini dipicu oleh angin timuran yang sedang melanda wilayah Papua.
“Selain El Nino, saat ini Indonesia mengalami angin timuran. Angin bergerak dari Australia menuju Indonesia. Untuk Papua tengah, angin melintasi dari Papua Selatan ke Papua Tengah. Kondisi ini membuat asap kebakaran di Merauke terbawa hingga Timika. Analisis sementara seperti itu. Yang terbakar di sini (Merauke), maka asapnya sampai ke Timika. Sementara Nabire juga mengalami angin timuran, asapnya terbawa ke daerah lain,” ujar Dwi saat diwawancarai, Senin (24/8/2026).
Angin yang tak terlihat itu menjadi dalang utama menurunnya kualitas udara di Timika. Kondisi ini berdampak langsung pada aktivitas warga dan berpotensi memicu munculnya penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).
Dwi menjelaskan, pengaruh El Nino turut memperparah situasi. BMKG mencatat beberapa titik di wilayah Papua terdeteksi berwarna merah dan kuning yang mengindikasikan adanya titik panas (hotspot). Sementara di Kabupaten Mimika, terpantau satu titik berwarna kuning di Distrik Hoya yang kemungkinan besar merupakan titik api.
“Kami mengimbau masyarakat agar mengurangi aktivitas di luar ruangan dan menggunakan masker jika terpaksa beraktivitas di luar, terutama bagi warga yang memiliki riwayat penyakit pernapasan,” tambahnya.
BMKG juga akan terus memantau perkembangan kondisi cuaca dan pergerakan angin untuk mengantisipasi penyebaran asap lebih luas. Masyarakat diminta tetap waspada dan mengikuti arahan dari pihak berwenang demi menjaga kesehatan di tengah kondisi udara yang tidak bersahabat ini. (Red)
- Penulis: Admin








