Pemkab Mimika Gelar Malam Ramah Tamah MTQ I Papua Tengah, Wagup Tekankan Persaudaraan
- account_circle Admin
- calendar_month 9 jam yang lalu
- print Cetak

TIMIKA (Jurnal Timika)
Pemerintah Kabupaten Mimika menggelar malam ramah tamah dan ta’aruf dalam rangka menyambut pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) I Tingkat Provinsi Papua Tengah Tahun 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Pendopo SP 3, Senin (13/7/2026) malam itu menjadi ajang silaturahmi bagi seluruh peserta menjelang pembukaan resmi MTQ.
Acara tersebut dihadiri oleh para kafilah, dewan hakim, official, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tamu undangan yang berasal dari delapan kabupaten se-Papua Tengah. Suasana kekeluargaan tampak terlihat sepanjang malam, menandai awal pertemuan akbar umat Islam di provinsi termuda di Indonesia itu.
Wakil Bupati Mimika sekaligus Ketua Pelaksana MTQ I Papua Tengah, Emanuel Kemong, menyampaikan selamat datang dan mengapresiasi kehadiran seluruh kontingen. Ia menegaskan bahwa kepercayaan menjadi tuan rumah MTQ perdana tingkat provinsi merupakan kehormatan besar bagi masyarakat Mimika.

“Atas nama pribadi, Pemerintah Kabupaten Mimika, dan seluruh masyarakat Mimika, kami mengucapkan selamat datang. Semoga kebersamaan selama berada di Mimika menjadi kenangan indah serta semakin mempererat hubungan antardaerah,” ujarnya di hadapan para hadirin.
Lebih lanjut, Emanuel menjelaskan bahwa malam ta’aruf ini bukan sekadar seremonial, melainkan momentum strategis untuk memperkuat tali persaudaraan. Menurutnya, perbedaan antarkabupaten adalah kekayaan yang justru harus dijaga sebagai perekat persatuan Papua Tengah.
Ia juga menekankan bahwa MTQ memiliki makna yang lebih dalam daripada sekadar ajang perlombaan. “MTQ adalah media syiar Islam yang menanamkan nilai-nilai kedamaian, toleransi, dan semangat gotong royong sebagai fondasi membangun Papua Tengah yang harmonis,” katanya.
Emanuel berpesan kepada seluruh peserta agar menampilkan kemampuan terbaik dengan mengedepankan sportivitas, kejujuran, dan akhlak mulia. “Jadikan setiap penampilan sebagai bagian dari ibadah sekaligus motivasi untuk mencintai dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Panitia MTQ I Papua Tengah, Herman Gafur, menyatakan bahwa seluruh jajarannya terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi para kafilah selama berada di Mimika. Ia menilai suksesnya penyelenggaraan tidak hanya diukur dari lancarnya perlombaan, tetapi juga dari terbangunnya persaudaraan di tengah kemajemukan masyarakat Papua Tengah.
Herman menyebut MTQ pertama ini sebagai momen bersejarah yang harus dijaga bersama. Ia mengajak seluruh peserta untuk menjaga kebersamaan dan menjadikan kegiatan ini sebagai sarana pemersatu. “Semoga MTQ pertama ini menjadi kebanggaan bersama dan memperlihatkan bahwa Papua Tengah mampu menjadi contoh dalam menjaga toleransi, persaudaraan, serta kerukunan antarumat beragama,”pungkasnya. (Red)
- Penulis: Admin
