Serapan APBD Mimika Baru 2,5 Persen, BPKAD: Banyak Kegiatan Belum Terinput
- account_circle Admin
- calendar_month 1 jam yang lalu
- print Cetak

TIMIKA (Jurnal Timika)
Realisasi penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Mimika tahun anggaran 2026 baru mencapai sekitar 2,5 persen. Angka tersebut berdasarkan data pada sistem pelaporan keuangan daerah hingga saat ini.
Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Mimika, Marthen Malisa, menjelaskan bahwa capaian tersebut belum sepenuhnya mencerminkan kondisi riil di lapangan. Pasalnya, masih banyak kegiatan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang belum terinput secara lengkap ke dalam sistem.
“Secara data di aplikasi memang masih 2,5 persen, tetapi di lapangan beberapa kegiatan sudah berjalan. Hanya saja proses administrasinya belum seluruhnya masuk ke sistem keuangan daerah,” ujar Marthen, Senin (27/4/2026).
Ia menambahkan, rendahnya serapan di awal tahun anggaran juga dipengaruhi keterlambatan input data serta proses administrasi kegiatan yang belum rampung.
Untuk mengatasi hal tersebut, BPKAD mendorong seluruh OPD mempercepat pelaksanaan program, terutama yang berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa. Langkah percepatan yang ditekankan antara lain mempercepat proses lelang, menyelesaikan dokumen administrasi, serta segera melakukan penagihan terhadap kegiatan yang telah berjalan agar dapat tercatat dalam realisasi anggaran.
“Kami minta OPD tidak menunda proses lelang. Kalau kegiatan sudah berjalan, segera diadministrasikan agar serapan anggaran ikut meningkat,” tegasnya.
BPKAD menilai percepatan serapan anggaran penting agar program pembangunan berjalan sesuai jadwal dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Pemerintah Kabupaten Mimika pun optimistis target serapan 100 persen hingga akhir tahun dapat tercapai, asalkan seluruh OPD bekerja lebih cepat, disiplin, dan tertib dalam pelaksanaan serta pelaporan kegiatan. (Red)
- Penulis: Admin







