Disdik Mimika Siapkan Pemerataan Guru, Atasi Ketimpangan Distribusi
- account_circle Admin
- calendar_month 0 menit yang lalu
- print Cetak

TIMIKA (Jurnal Timika)
Dinas Pendidikan Kabupaten (Disdik) Mimika mulai melakukan penataan ulang distribusi tenaga pendidik di seluruh satuan pendidikan guna mewujudkan pemerataan kualitas pendidikan.
Langkah ini diambil setelah ditemukan ketimpangan jumlah guru antarsekolah. Sejumlah sekolah tercatat kelebihan tenaga pengajar, sementara sekolah lain—terutama di wilayah pesisir dan terpencil—masih kekurangan guru.
Kepala Dinas Pendidikan Mimika, Antonius Walerubun, mengatakan kondisi tersebut berdampak langsung terhadap efektivitas proses belajar mengajar.
“Penataan ini penting agar distribusi guru lebih merata. Kami tidak ingin ada sekolah yang kelebihan tenaga pengajar, sementara di tempat lain justru kekurangan,” ujarnya, Rabu (22/4/2026).
Ia mencontohkan, terdapat sekolah dengan 29 ruang kelas namun memiliki hingga 53 guru. Kondisi ini dinilai tidak proporsional dengan kebutuhan riil di lapangan. Idealnya, satu ruang kelas diisi satu wali kelas, ditambah guru mata pelajaran seperti olahraga, seni, dan bahasa.
Sebagai tindak lanjut, Dinas Pendidikan akan melakukan redistribusi dengan mengalihkan kelebihan guru ke sekolah yang masih kekurangan.
“Kebijakan ini mencakup seluruh sekolah, baik negeri maupun swasta,” tegasnya.
Selain itu, pihaknya juga tengah melakukan analisis kebutuhan tenaga pendidik berdasarkan jumlah siswa, ruang kelas, serta mata pelajaran. Hasil analisis tersebut akan menjadi dasar penempatan guru secara lebih tepat dan proporsional.
Program pemerataan guru ini ditargetkan mulai diterapkan pada tahun ajaran baru mendatang. Pemerintah daerah berharap kebijakan ini mampu meningkatkan kualitas pembelajaran serta menghadirkan akses pendidikan yang lebih adil bagi seluruh siswa di Mimika.
“Kami ingin semua anak mendapatkan layanan pendidikan yang sama,” tandas Antonius. (red)
- Penulis: Admin







