Seminar PHBS Tingkat Kampung Digelar Dinkes Mimika, Tekankan Pentingnya Hidup Bersih dan Sehat dari Rumah Tangga
- account_circle Admin
- calendar_month 0 menit yang lalu
- print Cetak

TIMIKA (Jurnal Timika)
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika menggelar seminar Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) bagi rumah tangga yang berlangsung di Halaman Pustu Nawaripi, Jumat (18/6/2026).
Kegiatan ini menghadirkan pemateri dari Promkes Dinkes Mimika, Yohanis dan Tini, dengan peserta yang terdiri dari tokoh masyarakat, tokoh perempuan, tokoh adat, pemuda, aparat kampung, ketua RT, kader posyandu, kader malaria, serta PKK.
Penjabat (PJ) Promkes pada Dinas Kesehatan Mimika, Ariance Aruan, menegaskan bahwa kampanye PHBS harus dimulai dari diri sendiri dan rumah tangga sebelum diterapkan ke masyarakat luas.
“Program ini sebetulnya kami rencanakan di hotel, namun pesertanya terbatas. Karena itu kami memutuskan menggelarnya di kampung agar lebih banyak peserta yang hadir dan informasi dapat tersebar luas,” ujar Ariance.
Ia berharap para peserta yang hadir dapat menyampaikan kembali informasi PHBS kepada masyarakat di lingkungan masing-masing.
Yohanis, pemateri dari Dinas Kesehatan, mengungkapkan bahwa sejumlah penyakit di Kabupaten Mimika masih tergolong tinggi, terutama di Distrik Wania yang menjadi penyumbang kasus terbesar. Penyakit seperti malaria, TBC, dan demam berdarah erat kaitannya dengan perilaku dan gaya hidup masyarakat.

“PHBS ini penting karena di balik kebiasaan buruk, banyak penyakit mengintai. Setelah kegiatan ini, para tokoh yang hadir diharapkan bisa menyampaikan informasi ini kepada keluarga, tetangga, dan orang terdekat untuk mulai menerapkan hidup bersih dan sehat,” jelas Yohanis.
Kepala Kampung Nawaripi menyatakan dukungan penuh terhadap program kampanye PHBS. Menurutnya, edukasi tentang hidup bersih dan sehat harus terus dilakukan agar masyarakat memahami pentingnya kesehatan.
“Kampanye seperti cuci tangan misalnya, harus disampaikan terus-menerus agar masyarakat dan keluarga sadar. Yang hadir hari ini, termasuk tokoh perempuan, PKK, kader malaria, kader posyandu, dan aparat kampung, wajib meneruskan informasi ini ke warga masing-masing,” tegasnya.
Usai seminar, Dinkes Mimika dan para peserta menyepakati sejumlah tindak lanjut untuk memastikan implementasi PHBS di tingkat rumah tangga berjalan efektif.
Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Puskesmas Wania, Ketua PKK Kampung Nawaripi, Kepala Dusun, serta para ketua RT setempat. (Red)
- Penulis: Admin












