Pengemudi Ojek Tewas Bersimbah Darah di Parit, Satu Korban Selamat
- account_circle Admin
- calendar_month 8 menit yang lalu
- print Cetak

TIMIKA (Jurnal Timika)
Dunia transportasi daring di Kabupaten Mimika dikejutkan dengan penemuan seorang pengemudi ojek berinisial SK yang meregang nyawa dalam kondisi penuh luka senjata tajam. Peristiwa nahas itu terjadi di Jalan Poros SP2–SP5, Lorong Amungsa Indah, tepat di sisi Jembatan Waker, pada Sabtu (25/7/2026) dini hari.

Jasad korban pertama kali ditemukan warga setempat tergeletak di dalam parit. Temuan mengerikan itu segera dilaporkan ke Mapolres Mimika. Petugas yang tiba di lokasi langsung menyisir Tempat Kejadian Perkara (TKP), memasang garis polisi, mengevakuasi korban, serta menyita berbagai barang bukti untuk kebutuhan penyidikan.
Kapolres Mimika, AKBP Alredo Agustinus Rumbiak, mengungkapkan bahwa dari pendalaman awal, ada dua pengemudi ojek yang menjadi sasaran dalam insiden ini. Beruntung, salah satu di antaranya selamat dan langsung melapor ke polisi.
“Kami mendapat laporan dari korban yang berhasil lolos. Berdasarkan kesaksiannya, ada dua tukang ojek yang jadi korban dalam aksi ini. Begitu tahu, tim langsung kami turunkan untuk penanganan dan penyelidikan,” jelas Alredo.
Sementara itu, pihak kepolisian menduga pelaku adalah penumpang yang memakai jasa kedua korban sebelum kejadian. Namun, penyidik masih terus mendalami alat bukti dan memeriksa saksi-saksi untuk memastikan kronologi serta latar belakang pembunuhan.
“Anggota masih memburu pelaku. Semua petunjuk yang kami kumpulkan terus dikaji untuk mengungkap identitas dan motif di balik perbuatan keji ini,” tambahnya.
Kapolres juga menyebutkan tim gabungan dari Satreskrim Polres Mimika sudah dikerahkan untuk mengejar pelaku. Polisi tidak hanya melakukan penggerebekan di sekitar TKP, tetapi juga menelusuri jejak digital dan medan yang diduga dilewati pelaku.
Polres Mimika pun mengimbau warga yang memiliki informasi seputar kasus ini agar menyampaikannya ke aparat terdekat. Partisipasi publik dinilai penting guna mempercepat proses pengungkapan.
Hingga berita ini dipublikasikan, jenazah korban sudah dibawa ke rumah sakit untuk autopsi, sementara tim kepolisian masih bergerak intensif memburu pelaku yang hingga kini masih dalam pengejaran. (Red)
- Penulis: Admin



