Bupati Mimika: ASN Harus Melek Etika Bermedia Sosial, Jangan Sampai Merugikan Pemerintah
- account_circle Admin
- calendar_month Senin, 8 Jun 2026
- print Cetak

TIMIKA (Jurnal Timika)
Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mimika mendapat teguran keras dari Bupati Johannes Rettob. Ia menekankan pentingnya kebijakan dalam bermedia sosial serta menjaga etika sebagai abdi negara.
Pesan ini disampaikan Johannes usai memimpin apel gabungan ASN di Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika, Senin (8/6/2026). Menurutnya, media sosial sejatinya bisa menjadi alat yang efektif untuk menyebarkan informasi positif, asalkan digunakan penuh tanggung jawab dan tidak mencederai nama baik institusi.

Bupati menyoroti masih ada oknum ASN yang nekat mengunggah masalah internal kantor atau dokumen pemerintahan ke akun pribadi mereka. Hal itu, kata dia, mencerminkan ketidakprofesionalan dan berisiko memicu salah paham di publik.
“Jangan jadikan media sosial sebagai ajang curhat masalah dinas atau alat kepentingan pribadi. ASN punya tugas melayani masyarakat, bukan membuka aib internal,” tegas Johannes.
Ia juga mengingatkan bahwa menjaga reputasi pemerintah daerah dan kepercayaan publik adalah kewajiban utama setiap aparatur. Karena itu, konten yang diunggah sebaiknya bersifat mendidik, informatif, dan konstruktif.
“Gunakan medsos dengan bijak. Jika masih ada yang melanggar dan merugikan institusi, sanksi sesuai aturan kepegawaian akan kami terapkan,” ancamnya.
Johannes berharap ASN Mimika bisa menjadi teladan dalam memanfaatkan teknologi informasi, tanpa mengorbankan integritas dan profesionalisme. Apel gabungan kali ini juga menjadi pengingat pentingnya disiplin demi pelayanan publik yang berkualitas di Mimika. (Red)
- Penulis: Admin












