BPBD Mimika Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Cuaca Ekstrem dan Kabut Asap
- account_circle Admin
- calendar_month Kamis, 8 Okt 2026
- print Cetak

TIMIKA(Jurnal Timika)
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mimika memperkuat kesiapsiagaan menghadapi perubahan cuaca dan kondisi kualitas udara yang mulai berdampak di sejumlah wilayah.
Pelaksana Harian (Plh) Kepala BPBD Mimika, Fransiskus Bokeyau, S.Pd, mengatakan pihaknya akan memastikan kesiapan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) di kawasan SP 2, Timika.
Menurut Fransiskus, pengecekan dilakukan untuk memastikan seluruh peralatan, sistem pemantauan, dan tenaga teknis dapat bekerja secara optimal dalam memantau perkembangan kondisi di wilayah Mimika.
“Kita mau pastikan peralatan, sistem dan pengendalian terkait situasi Mimika saat ini. Kalau kondisi seperti ini terjadi, harus ada upaya yang kita lakukan untuk memantau perkembangan situasi,” ujar Fransiskus, Kamis (8/10/2026).
Ia mengatakan kondisi cuaca merupakan fenomena alam yang dinamis dan tidak selalu dapat diprediksi secara pasti. Karena itu, pemerintah perlu memperkuat sistem pemantauan agar potensi dampaknya terhadap masyarakat dapat segera diantisipasi.
Selain cuaca ekstrem, BPBD Mimika juga memberikan perhatian terhadap kondisi kualitas udara yang belakangan mulai terganggu akibat kabut asap.
Fransiskus mengatakan BPBD akan membangun koordinasi bersama sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), terutama Dinas Kesehatan Mimika, untuk mengetahui dampak kondisi udara terhadap kesehatan masyarakat.
Koordinasi tersebut diharapkan menghasilkan langkah bersama, termasuk imbauan kepada masyarakat terkait upaya perlindungan diri dari paparan udara yang kurang baik.
“Kita akan koordinasikan beberapa OPD untuk membentuk tim, sehingga ada kebijakan pemerintah yang bisa memberikan imbauan bersama kepada masyarakat,” katanya.
Ia juga mengapresiasi langkah pencegahan yang telah dilakukan sejumlah OPD, salah satunya pembagian masker kepada masyarakat.
Ke depan, BPBD mendorong penguatan koordinasi lintas sektor dan peningkatan langkah perlindungan awal, termasuk memperluas pembagian masker apabila kondisi kualitas udara masih berlanjut.
Menurut Fransiskus, langkah tersebut penting dilakukan untuk mengurangi risiko terhadap kesehatan masyarakat sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan pemerintah daerah menghadapi perubahan cuaca dan kondisi udara di Mimika. (Red)
- Penulis: Admin







