Kamis, 29 Okt 2026
Beranda » Berita Utama » Kemarau Mulai Dorong Kenaikan Harga Pangan di Pasar Sentral Mimika

Kemarau Mulai Dorong Kenaikan Harga Pangan di Pasar Sentral Mimika

  • account_circle Admin
  • calendar_month Minggu, 13 Sep 2026
  • print Cetak
Bagikan

TIMIKA(Jurnal Timika)

Musim kemarau mulai berdampak terhadap harga sejumlah komoditas pangan di Pasar Sentral Mimika. Salah satu komoditas yang mengalami kenaikan cukup tinggi adalah cabai rawit lokal yang kini dijual hingga Rp130 ribu per kilogram. Harga tersebut telah bertahan selama hampir sepekan.

Sementara itu, cabai rawit kiriman dari luar daerah juga mengalami kenaikan dan kini berada di kisaran Rp120 ribu per kilogram. Salah satu pedagang di Pasar Sentral, Atika, mengatakan kenaikan harga cabai tidak hanya terjadi di Mimika, tetapi juga dipengaruhi kondisi di daerah asal komoditas tersebut.

“Cabai kiriman juga sudah mahal karena di daerah asal juga kemarau. Sebelumnya tidak sampai seratusan per kilo, tetapi sekarang menyesuaikan menjadi Rp120 ribu per kilogram,” kata Atika, Minggu (13/9/2026).

IMG 20260913 WA0011

Selain cabai rawit, harga cabai keriting dan cabai besar juga masih cukup tinggi. Kedua jenis cabai tersebut masing-masing dijual sekitar Rp80 ribu per kilogram.

Kenaikan harga juga terjadi pada sejumlah kebutuhan dapur lainnya. Harga bawang putih saat ini mencapai Rp50 ribu per kilogram, sedangkan bawang merah berada di kisaran Rp60 ribu per kilogram.

Sementara itu, harga tomat naik dari sebelumnya Rp20 ribu menjadi Rp25 ribu per kilogram. Harga labu siam yang sebelumnya sempat mengalami kenaikan juga belum menunjukkan penurunan dan masih bertahan di kisaran Rp25 ribu per kilogram.

Komoditas asam-asaman turut mengalami kenaikan. Komoditas tersebut kini dijual rata-rata Rp45 ribu per kilogram dan harga itu telah bertahan selama hampir satu bulan.

Di tengah kenaikan sejumlah komoditas, beberapa jenis sayuran masih dijual dengan harga relatif stabil. Menurut Atika, kondisi tersebut tidak terlepas dari ketersediaan air bagi petani yang masih mencukupi.

“Sayuran masih stabil karena sumur milik petani sayur masih dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan air tanaman,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kondisi cuaca menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi harga komoditas pertanian. Apabila sumber air bagi petani mulai berkurang atau mengering, produksi tanaman berpotensi ikut terdampak dan pada akhirnya mendorong kenaikan harga di pasar.

“Harga-harga naik karena kondisi alam. Kalau sumur petani kering, tentu berdampak pada tanaman,” tandasnya. (Red)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Helikopter Jatuh di sekitar Distrik Jila, Tim SAR Bakal Lakukan Evakuasi

    Helikopter Jatuh di sekitar Distrik Jila, Tim SAR Bakal Lakukan Evakuasi

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanMimika ( Jurnal Timika ) – Sebuah Helikopter milik PT Intan Angkasa dengan nomor PK-IWS dipastikan jatuh disekitar Distrik Jila, Kabupaten Mimika, setelah sempat hilang kontak, Rabu (10/9/2025). “Lokasi jatuhnya sudah ditemukan, lokasi jatuhnya lebih dekat dari Jila,” dikutip dari pernyataan resmi SAR Timika. Menurut rencana, proses evakuasi akan dilakukan besok (Kamis, red) karena cuaca […]

  • Puluhan Potensi SAR Ikut Latihan Teknik Pertolongan di Ketinggian

    Puluhan Potensi SAR Ikut Latihan Teknik Pertolongan di Ketinggian

    • calendar_month Senin, 7 Okt 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    Septinus Timang saat membuka kegiatan yang ditandai dengan menyematkan tanda peserta, Senin (7/10/2024).

  • Dinkes Mimika Gelar Pembinaan RKO dan Penguatan Farmasi Klinik untuk Tekan Hipertensi dan DM

    Dinkes Mimika Gelar Pembinaan RKO dan Penguatan Farmasi Klinik untuk Tekan Hipertensi dan DM

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanTIMIKA (Jurnal Timika) Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika menggelar kegiatan pembinaan pelaporan Rencana Kebutuhan Obat (RKO) serta penguatan peran farmasi klinik dalam penanggulangan penyakit hipertensi dan diabetes melitus (DM) di Puskesmas se-Kabupaten Mimika. Kegiatan berlangsung selama dua hari, Rabu-Kamis (15-16/7), bertempat di Hotel Horison Diana, Mimika. Kegiatan ini dihadiri oleh tenaga farmasi dari berbagai puskesmas di […]

  • Kecelakaan Lalu Lintas di Jalan Poros Poumako, Satu Orang Meninggal Dunia.

    Kecelakaan Lalu Lintas di Jalan Poros Poumako, Satu Orang Meninggal Dunia.

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanMimika ( Jurnal Timika ) – Kecelakaan lalu lintas terjadi antara sebuah mobil truk dan pejalan kaki pada Rabu, 17 Desember 2025 sekitar pukul 14.00 WIT, bertempat di Jalan Poros Poumako tepatnya di ILS RT 07, Kabupaten Mimika. Kecelakaan melibatkan Mobil Truck UD Quester warna biru putih yang dikemudikan oleh WP (26), seorang sopir, warga […]

  • Operasi Zebra Cartenz-2025, Polresta Jayapura Kota Jaring 38 Pelanggar‎

    Operasi Zebra Cartenz-2025, Polresta Jayapura Kota Jaring 38 Pelanggar‎

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanMIMIKA ( Jurnal Timika ) – Operasi Zebra Cartenz 2025 yang berlangsung sejak 17 November kini memasuki hari kedua pelaksanaannya, Satuan Lalu Lintas Polresta Jayapura Kota kembali menggelarnya dalam bentuk kegiatan imbauan dan penindakan terhadap para pengendara sepeda motor yang melanggar aturan lalu lintas. Giat dimulai pukul 09.00 WIT hingga 11.00 WIT bertempat di Jl. […]

  • Puluhan Calon Mahasiswa Kabupaten Mimika Gelar Aksi Demo Damai

    Puluhan Calon Mahasiswa Kabupaten Mimika Gelar Aksi Demo Damai

    • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanMimika (Jurnal Timika) – Aksi demo damai dilakukan puluhan Calon Mahasiswa Kabupaten Mimika di Kantor Yayasan Pengembangan Masyarakat Amungme Kamoro (YPMAK) Jalan Yos Sudarso Timika, Senin (28/4/2025). Dalam tuntutannya, massa meminta agar YPMAK tidak membatasi kuota beasiswa bagi anak-anak Papua.  Poster-poster bertuliskan kritik mereka bawa dan bentangkan di pelataran Kantor YPMAK. Mereka juga menyampaikan aspirasi […]

expand_less