Senin, 14 Sep 2026
Beranda » Berita Utama » Kemarau Mulai Dorong Kenaikan Harga Pangan di Pasar Sentral Mimika

Kemarau Mulai Dorong Kenaikan Harga Pangan di Pasar Sentral Mimika

  • account_circle Admin
  • calendar_month 15 jam yang lalu
  • print Cetak
Bagikan

TIMIKA(Jurnal Timika)

Musim kemarau mulai berdampak terhadap harga sejumlah komoditas pangan di Pasar Sentral Mimika. Salah satu komoditas yang mengalami kenaikan cukup tinggi adalah cabai rawit lokal yang kini dijual hingga Rp130 ribu per kilogram. Harga tersebut telah bertahan selama hampir sepekan.

Sementara itu, cabai rawit kiriman dari luar daerah juga mengalami kenaikan dan kini berada di kisaran Rp120 ribu per kilogram. Salah satu pedagang di Pasar Sentral, Atika, mengatakan kenaikan harga cabai tidak hanya terjadi di Mimika, tetapi juga dipengaruhi kondisi di daerah asal komoditas tersebut.

“Cabai kiriman juga sudah mahal karena di daerah asal juga kemarau. Sebelumnya tidak sampai seratusan per kilo, tetapi sekarang menyesuaikan menjadi Rp120 ribu per kilogram,” kata Atika, Minggu (13/9/2026).

IMG 20260913 WA0011

Selain cabai rawit, harga cabai keriting dan cabai besar juga masih cukup tinggi. Kedua jenis cabai tersebut masing-masing dijual sekitar Rp80 ribu per kilogram.

Kenaikan harga juga terjadi pada sejumlah kebutuhan dapur lainnya. Harga bawang putih saat ini mencapai Rp50 ribu per kilogram, sedangkan bawang merah berada di kisaran Rp60 ribu per kilogram.

Sementara itu, harga tomat naik dari sebelumnya Rp20 ribu menjadi Rp25 ribu per kilogram. Harga labu siam yang sebelumnya sempat mengalami kenaikan juga belum menunjukkan penurunan dan masih bertahan di kisaran Rp25 ribu per kilogram.

Komoditas asam-asaman turut mengalami kenaikan. Komoditas tersebut kini dijual rata-rata Rp45 ribu per kilogram dan harga itu telah bertahan selama hampir satu bulan.

Di tengah kenaikan sejumlah komoditas, beberapa jenis sayuran masih dijual dengan harga relatif stabil. Menurut Atika, kondisi tersebut tidak terlepas dari ketersediaan air bagi petani yang masih mencukupi.

“Sayuran masih stabil karena sumur milik petani sayur masih dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan air tanaman,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kondisi cuaca menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi harga komoditas pertanian. Apabila sumber air bagi petani mulai berkurang atau mengering, produksi tanaman berpotensi ikut terdampak dan pada akhirnya mendorong kenaikan harga di pasar.

“Harga-harga naik karena kondisi alam. Kalau sumur petani kering, tentu berdampak pada tanaman,” tandasnya. (Red)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hendak Selundupkan Sabu ke Kabupaten Puncak Melalui Mimika, Dua Orang Ditangkap

    Hendak Selundupkan Sabu ke Kabupaten Puncak Melalui Mimika, Dua Orang Ditangkap

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanMimika ( Jurnal Timika ) – Dua orang ditangkap usai kedapatan ingin menyelundupkan sabun ke Kabupaten Puncak, melalui kargo Bandar Udara Mozes Kilangin Mimika, Senin (22/12/2025). Kasi Humas Polres Mimika Iptu Hempy Ona menerangkan, kedua tersangka ditangkap berdasarkan Laporan Polisi (LP) Nomor: LP/A/33/XII/2025/SPKT Sat Resnarkoba/Polres Mimika/Polda Papua Tengah, tertanggal 22 Desember 2025. Penangkapan ini berawal […]

  • HIMPSI Papua Tengah Bentuk Komunitas Psikologi “Lankesa” untuk Atasi Krisis Kesehatan Mental di Timika

    HIMPSI Papua Tengah Bentuk Komunitas Psikologi “Lankesa” untuk Atasi Krisis Kesehatan Mental di Timika

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanTIMIKA (Jurnal Timika) Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) Papua Tengah resmi membentuk sebuah komunitas atau gerakan psikologi bernama Lankesa, kepanjangan dari Langkah Kecil Tumbuh Bersama. Komunitas ini dihadirkan sebagai wadah bagi para pemerhati psikologi, khususnya lulusan psikologi yang memiliki keprihatinan terhadap situasi kesehatan mental di Timika dan sekitarnya. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Bidang Organisasi HIMPSI […]

  • Caption foto: Ilustrasi Miras Lokal (Milo) jenis Sopi yang diduga dijual di wilayah hukum Polsek Mimika Baru.

    Begini Peringatan Kapolsek Miru kepada Penjual Miras di Wilayah Hukumya

    • calendar_month Rabu, 23 Apr 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanMimika (Jurnal Timika) Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Mimika Baru (Miru) AKP Putut Yudha Pratama memberikan peringatan keras kepada para penjual minuman keras (miras) buntut dari kasus penikaman di Jalan Bougenville yang diduga berawal dari korban mabuk bersama rekannya. AKP Putut Yudha Pratama mengimbau kepada seluruh masyarakat yang merasa menjual miras di wilayah hukum Polsek Miru […]

  • Rumah Aman Korban Kekerasan di Mimika Masih Nihil, DP3AP2KB Upayakan Anggaran Tahun Depan

    Rumah Aman Korban Kekerasan di Mimika Masih Nihil, DP3AP2KB Upayakan Anggaran Tahun Depan

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanTIMIKA (Jurnal Timika) Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Mimika mengakui hingga saat ini belum memiliki rumah aman (safe house) bagi korban kekerasan perempuan dan anak di wilayah tersebut. Keterbatasan anggaran sewa menjadi kendala utama belum tersedianya fasilitas tersebut. Kepala DP3AP2KB Kabupaten Mimika, Johana Anatje Arwam, saat ditemui beberapa […]

  • Bahagianya Anak-anak Papua Barat Sambut Program Makan Bergizi Gratis

    Bahagianya Anak-anak Papua Barat Sambut Program Makan Bergizi Gratis

    • calendar_month Rabu, 19 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanMimika (Jurnal Timika ) Kebahagiaan terpancar dari wajah ratusan siswa di Distrik Biak Timur, Kabupaten Biak Numfor saat menikmati santapan Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas oleh Kitong Bisa Foundation (KBF) Indonesia. Rabu (18/2/2025). Pada momen ini, sebanyak 500 porsi makanan sehat dibagikan di empat sekolah, yakni SD Inpres Sundei, SD Inpres Kajasbo, SD Inpres […]

  • Kolaborasi Tim Opsnal Polsek Miru dan Tim Buser Polres Mimika Berhasil Ringkus Pelaku Pembacokan

    Kolaborasi Tim Opsnal Polsek Miru dan Tim Buser Polres Mimika Berhasil Ringkus Pelaku Pembacokan

    • calendar_month Minggu, 13 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
    Bagikan

    BagikanMimika (Jurnal Timika) – Menyikapi perkembangan Laporan Polisi nomor : LP/B/243/VII/2025/SPKT/POLRES MIMIKA/POLDA PAPUA TENGAH tertanggal 11 Juli 2025 terkait dengan tindak pidana penganiayaan berat yang terjadi di jalan Seroja Distrik Mimika Baru Papua Tengah, Tim opsnal Polsek Mimika Baru berkolaborasi dengan Tim Buser Polres Mimika berhasil ringkus pelaku, Sabtu (12/07/25). Penangkapan pelaku Z alias Ical […]

expand_less