Antusiasme Warga Inauga Meningkat, Program Kios Sampah Tukar Sembako Mulai Berdampak
- account_circle Admin
- calendar_month 20 jam yang lalu
- print Cetak

TIMIKA (Jurnal Timika)- Pemerintah Kelurahan Inauga, Distrik Wania, mencatat peningkatan partisipasi masyarakat terhadap program “Kios Sampah Mimika Inogah Sejati” yang mulai berjalan beberapa bulan terakhir. Warga yang semula ragu kini mulai merasakan manfaat langsung dari program penukaran sampah dengan sembako dan uang tunai.
Kepala Kelurahan Inauga, Gerson Rumbarar, saat ditemui di kantornya pada Selasa (12/5/2026) menjelaskan bahwa persiapan program sudah dimulai sejak November tahun lalu. Namun, kegiatan penimbangan sampah baru efektif berjalan pada Desember, dan memasuki Januari hingga April 2026, pihaknya telah menyetor hampir 4 ton lebih sampah ke penampung.
“Sampah yang kami kumpulkan antara lain botol aqua, kaleng bekas, dan karton. Sejak Januari sampai sekarang, alhamdulillah sudah banyak yang kami kirim ke bapak Haji Ilham selaku pengepul induk,” ujar Gerson.
Menurutnya, program ini masih dalam tahap edukasi perlahan kepada masyarakat. Karena ini adalah kios sampah berbasis tukar sembako, warga perlu diedukasi untuk memilah sampah dari rumah.
“Kami sudah punya bank kecil di kelurahan. Warga bisa memilah botol aqua, kertas, atau karton. Kami juga sudah punya aplikasi di PlayStore. Warga tinggal download, daftar, lalu pilih mau dijemput atau antar sendiri ke kios,” jelas Gerson.
Gerson mengakui bahwa jumlah warga yang datang tidak selalu ramai setiap hari. “Tidak tiap hari banyak. Ada hari yang hanya satu orang, ada hari yang sampai 34 orang. Tapi yang penting selalu ada yang datang,” katanya.
Meski masih fluktuatif, Gerson bersyukur karena masyarakat mulai merasakan manfaatnya. Beberapa warga bahkan sudah bisa menukar poin kumpulan sampah mereka dengan supermi, gorengan, beras, hingga minyak goreng.
“Ada warga yang sudah rutin, poinnya terkumpul. Setiap 1 kg sampah tersimpan di sistem. Nanti kalau mau tukar, tinggal lihat harga di aplikasi atau buku manual. Jadi ada dua sistem, digital dan catatan manual,” pungkas Gerson.
Program ini diharapkan terus berjalan dan menjadi solusi pengelolaan sampah sekaligus membantu ekonomi warga Kelurahan Inauga. (Red)
- Penulis: Admin











