Pemkab Mimika Gelar Seminar Inovasi Daerah, Perkuat Fondasi Pembangunan di Tanah Amungsa
- account_circle Admin
- calendar_month 0 menit yang lalu
- print Cetak

TIMIKA (Jurnal Timika)
Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) menggelar Seminar Inovasi Daerah sebagai langkah strategis memperkuat fondasi pembangunan di Bumi Amungsa. Kegiatan bertema “Membangun Ekosistem Riset dan Inovasi Daerah yang Inklusif dan Berkelanjutan” ini berlangsung di Ballroom Hotel Horison Diana Timika, Senin (20/4/2026).
Komitmen penguatan sinergi pembangunan ditegaskan Bupati Mimika, Johannes Rettob, dalam sambutan yang dibacakan Penjabat Sekretaris Daerah Mimika, Abraham Y. Kateyau. Ia menekankan bahwa pembangunan daerah tidak boleh berjalan parsial, melainkan harus terintegrasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat, dengan BRIDA sebagai motor penggerak.
“Dunia usaha tidak boleh berjalan tanpa panduan, dan masyarakat tidak boleh terpinggirkan dalam proses pembangunan. Semua harus terhubung dan melangkah bersama,” tegasnya.
Pemerintah berharap seminar ini mampu melahirkan gagasan inovatif, memperkuat kolaborasi lintas sektor, serta menghasilkan langkah strategis dalam membangun ekosistem riset yang berdampak langsung bagi masyarakat. Riset juga diharapkan tidak berhenti pada tataran konsep, tetapi mampu menjawab kebutuhan riil di lapangan.
Dalam arah kebijakan, Pemkab Mimika menetapkan tiga fokus utama pengembangan inovasi, yakni berpihak pada masyarakat kecil—khususnya Orang Asli Papua (OAP), menghubungkan riset dengan ekonomi nyata, serta menjadikan inovasi sebagai budaya kerja di lingkungan pemerintahan.
“Jika tidak ada inovasi, maka kita belum layak disebut birokrasi yang melayani,” ujarnya.
Lebih lanjut, BRIDA didorong menjalankan peran strategis sebagai penggerak perubahan sekaligus orkestrator kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dunia usaha, dan masyarakat. Sinergi ini dinilai menjadi kunci dalam mewujudkan pembangunan berbasis riset dan inovasi.

Kegiatan ini turut dihadiri akademisi, praktisi, Forum Perguruan Tinggi Swasta Mimika, insan pers, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Seminar tersebut dinilai relevan dengan arah pembangunan Mimika yang tidak lagi bergantung pada sumber daya alam, tetapi bertransformasi menuju ekonomi berbasis pengetahuan dan inovasi.
Sementara itu, Sekretaris BRIDA Mimika, Darius Sabon, menjelaskan bahwa seminar ini dirangkaikan dengan peringatan Hari Kreativitas dan Inovasi Sedunia.
“Hari ini kita tidak sekadar memperingati momentum global, tetapi juga meletakkan fondasi transformasi pembangunan daerah berbasis inovasi,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan ini menjadi kick-off penguatan ekosistem riset dan inovasi daerah di Kabupaten Mimika.
Pemerintah pun mengajak seluruh pihak meninggalkan pola kerja lama dan bertransformasi menuju pelayanan publik yang lebih cepat, efektif, dan berdampak. Seminar ini diharapkan menjadi titik awal perubahan menuju Mimika yang lebih maju melalui penguatan riset, inovasi, dan kolaborasi lintas sektor. (Red)
- Penulis: Admin







