Dispora Gelar Penutupan Pelatihan Kepemimpinan Pemuda
- account_circle Admin
- calendar_month 0 menit yang lalu
- print Cetak

TIMIKA (Jurnal Timika)
Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Pemuda dan Olahraga resmi menutup kegiatan Pelatihan Kepemimpinan Pemuda Tahun 2026. Penutupan berlangsung pada Rabu (7/10/2026), setelah kegiatan yang digelar selama tiga hari, Senin hingga Rabu (5-7 Oktober 2026), di Hotel Kanguru.
Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Pemerintah Kabupaten Mimika, Petrus Pali Amba, S.T., M.T., memimpin langsung upacara penutupan tersebut. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa pelatihan ini memiliki arti strategis dalam upaya membangun dan memperkuat kepemimpinan generasi muda di Kabupaten Mimika.

“Pembangunan kepemudaan tidak hanya berbicara mengenai jumlah kegiatan yang dilaksanakan, tetapi lebih jauh menyangkut bagaimana kita mempersiapkan generasi muda agar memiliki karakter, integritas, kapasitas, wawasan, dan kemampuan kepemimpinan yang baik,” ujar Petrus Pali Amba.
Ia menekankan bahwa pemuda merupakan bagian penting dalam pembangunan daerah dan merupakan generasi yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan di masa depan. Oleh karena itu, pemerintah memiliki tanggung jawab untuk menciptakan ruang seluas-luasnya bagi pemuda untuk berkembang, belajar, berorganisasi, berkreativitas, dan mengambil bagian dalam pembangunan.
Petrus berharap kegiatan yang telah berlangsung selama tiga hari ini tidak berhenti hanya sebagai formalitas atau sekadar memenuhi agenda program. Seluruh materi dan pengalaman yang diperoleh, katanya, harus dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam organisasi, masyarakat, maupun di lingkungan kegiatan kepemudaan.
“Para peserta harus mampu menjadi contoh dan teladan bagi pemuda lainnya,” pesannya.
Menghadapi perkembangan zaman yang begitu cepat, ia mengingatkan bahwa generasi muda dihadapkan pada berbagai tantangan. Kemajuan teknologi memberikan peluang besar, tetapi sekaligus menghadirkan tantangan yang harus dihadapi dengan bijaksana.
“Pemuda Mimika harus memiliki kemampuan untuk beradaptasi dengan perubahan, meningkatkan kompetensi, memanfaatkan teknologi secara positif, serta memiliki kemampuan untuk membangun kerja sama dan komunikasi dengan berbagai pihak,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa seorang pemimpin muda tidak cukup hanya memiliki keberanian untuk tampil di depan. Seorang pemimpin harus mampu mendengar, memahami, mengayomi, mengambil keputusan, menyelesaikan persoalan, dan bertanggung jawab atas keputusan yang diambil.
“Kepemimpinan juga bukan hanya mengenai jabatan. Kepemimpinan adalah tentang keteladanan dan kemampuan memberikan pengaruh positif kepada orang lain,” tegasnya.

Ia pun mengajak seluruh pemuda Kabupaten Mimika untuk terus belajar dan mengembangkan diri, tidak pernah berhenti meningkatkan kemampuan, dan tidak takut mengambil tanggung jawab. Ia berharap pemuda Mimika menjadi pemuda yang memiliki semangat untuk maju, tetapi tetap menjunjung tinggi nilai-nilai budaya, persatuan, toleransi, dan kebersamaan.
Pemerintah Kabupaten Mimika, lanjutnya, menyadari bahwa pembangunan kepemudaan tidak dapat dilakukan oleh pemerintah sendiri. Dibutuhkan sinergi dan kolaborasi dari berbagai pihak, termasuk organisasi kepemudaan, dunia pendidikan, dunia usaha, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta seluruh elemen masyarakat.
“Karena itu, saya berharap kegiatan koordinasi dan sinkronisasi seperti ini dapat terus diperkuat. Komunikasi antara pemerintah dan organisasi kepemudaan harus terus dibangun sehingga berbagai program yang dilaksanakan benar-benar dapat menjawab kebutuhan generasi muda,” harapnya.
Kepada seluruh peserta, ia berpesan agar memanfaatkan kesempatan ini sebagai langkah awal untuk terus mengembangkan diri. Semangat dan pengetahuan yang telah diperoleh diharapkan tidak ikut berakhir, tetapi justru menjadi motivasi untuk melakukan hal-hal positif di tengah masyarakat.
Akhirnya, ia mengajak semua pihak menjadikan kegiatan ini sebagai momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun generasi muda Kabupaten Mimika yang berkarakter, mandiri, kreatif, inovatif, berintegritas, dan memiliki jiwa kepemimpinan.
“Dengan demikian, pembangunan Kabupaten Mimika ke depan dapat didukung oleh sumber daya manusia muda yang berkualitas dan siap menghadapi berbagai tantangan,” tutupnya.
Dengan memanjatkan puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, kegiatan Koordinasi, Sinkronisasi, dan Penyelenggaraan Pengembangan Kepemimpinan Pemuda Tingkat Kabupaten/Kota Tahun 2026 secara resmi dinyatakan ditutup.
“Semoga seluruh rangkaian kegiatan ini memberikan manfaat yang besar bagi para peserta dan menjadi bagian dari upaya bersama dalam membangun generasi muda yang berkualitas serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Kabupaten Mimika,” pungkasnya.(Red)
- Penulis: Admin
