Kam. Jan 15th, 2026
Bagikan

MIMIKA ( Jurnal Timika ) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menggelar sosialisasi Indeks Respon Lingkungan Hidup (IRLH) tahun 2025.

Perlu diketahui, Indeks Respon Lingkungan Hidup (IRLH) adalah alat ukur kinerja pemerintah daerah dalam mengelola lingkungan, bagian dari kerangka DPSIR (Driver-Pressure-State-Impact-Response) yang menilai kapasitas daerah untuk mengendalikan pencemaran dan kerusakan, mencakup kebijakan, SDM, perencanaan, implementasi, dan inovasi pengendalian lingkungan hidup.

Sosialisasi tersebut berlangsung di hotel Horison Ultima pada Senin (8/12/2025) dibuka oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Innosensius Yoga Pribadi.

Dalam sambutannya, Yoga mengatakan, Mimika adalah rumah bersama dengan kekayaan alam yang luar biasa mulai dari tanah subur, hutan lebat, hingga keanekaragaman hayati.

Namun, tantangan lingkungan yang semakin berat, seperti pengelolaan sampah yang belum optimal, pencemaran air dan udara, serta tekanan dari pembangunan yang cepat.

“IRLH yang kita sosialisasikan hari ini bukan cuma alat hitung semata, tapi pedoman untuk melihat seberapa siap kita mengelola lingkungan,” tegasnya.

Menurut Yoga, data dari IRLH akan membantu pemerintah membuat kebijakan yang lebih tepat dan berkelanjutan atau mengedepankan aspek lingkungan.

Salah satu poin penting yang disampaikan Yoga adalah nilai IRLH Mimika saat ini hanya mencapai 4,80 persen, angka yang jauh di bawah IRLH kawasan Amerika yang mencapai 82,12 persen pada 2024.

“Ini menunjukkan kita masih butuh banyak perbaikan dan partisipasi dari semua pihak,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris DLH Mimika, Michael Alik Lembang, dalam laporan panitia menjelaskan bahwa, IRLH berfokus pada hasil nyata bukan hanya kegiatan administratif.

Ia manambahkan, indikator penilaian mencakup perencanaan kebijakan, alokasi anggaran, kapasitas sumber daya manusia, pelaksanaan program, hingga inovasi dan keterlibatan publik. Hasil penilaian akan diumumkan terbuka agar masyarakat bisa memantau komitmen pemerintah. (Red)

By Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *