
Mimika -( Jurnal Timika )Ratusan personel gabungan dari Polres Mimika dan instansi terkait mengikuti Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Cartenz 2025 yang digelar di Kantor Polres Mimika, yang berada di Jalan Agimuga, Distrik Kuala Kencana, Mimika, Papua Tengah, Senin (10/2/2025).
Kapolres Mimika AKBP Billyandha Hildiario Budiman memimpin langsung kegiatan apel gelar pasukan tersebut.
Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Alfred Papare dalam amanatnya yang disampaikan oleh Kapolres Mimika AKBP Billyandha Hildiario Budiman mengatakan, operasi akam dilaksanakan selama 14 hari sejak tanggal 10 Februari 2025 pukul 00.00 WIT sampai dengan tanggal 23 Februari tahun 2025.
Ia menyebut, tujuan operasi keselamatan cartenz 2025 adalah meningkatnya disiplin masyarakat dalam berlalu lintas, menurunnya angka fatalitas korban laka dan pelanggaran lalu lintas.
Brigjen Pol. Alfred Papare menerangkan tentang data perbandingan jumlah pelanggaran lalu lintas.
Adapun hal tersebut diantaranya tilang dan teguran tilang pada tahun 2023 sejumlah 248, naik di tahun 2024 sejumlah 1.334. Teguran tahun 2023 sejumlah 2703, naik pada tahun 2024 sejumlah 13.793, selisih dengan kenaikan 11.090 dengan tren 410 persen.
Selanjutnya, Brigjen Pol Alfred Papare menyampaikan tentang data perbandingan angka laka lantas pada tahun 2023 pada saat operasi keselamatan cartenz 2023 terdata sejumlah 27 kasus, meninggal dunia sebanyak 1 orang, luka berat sebanyak 21 orang, luka ringan sebanyak 31 orang dan kerugian material Rp.152.100.000.
Sementara itu, laka lantas tahun 2024 (saat operasi keselamatan cartenz 2024) berjumlah 32 kasus, meninggal dunia sebanyak 4 orang, luka berat sebanyak 31 orang, luka ringan sebanyak 20 orang dan kerugian material Rp157.100.000, selisih laka lantas 5 kasus atau naik 18 persen, selisih meninggal dunia 3 orang atau naik 300 persen, selisih luka berat 10 orang naik 48 persen, selisih luka ringan minus 11 orang atau turun 35 persen, selisih kerugian mataerial Rp5.000.000 (lima juta rupiah) atau naik 3 persen.
Brigjel Pol Alfred Papare menambahkan, dalam mengatasi permasalahan bidang lalu lintas yang begitu kompleks itu, tidak mudah dan tidak bisa hanya dilakukan oleh kepolisian atau lalu lintas sendiri sehingga perlu sinegritas dengan pihak terkait lainnya.
Sementara itu, Kapolres Mimika AKBP Billyandha Hildiario Budiman saat ditemui wartawan dikesempatan yang sama setelah memimpin apel menjelaskan, ada beberapa target operasi keselamatan cartenz 2025 yakni orang, benda, lokasi, dan giat.
Orang, meliputi pengendara roda dua, pengemudi mobil, pejalan kaki, tukang ojek, jambret atau begal.
Benda meliputi surat-surat kendaraan bermotor yaitu SIM, STNK, TNKB, helm standar SNI, kelengkapan kendaraan bermotor, pengguna knalpot racing, kendaraan umum, kendaraan bak terbuka dan lainnya.
“Lokasi atau tempat artinya jalan raya, kawasan keramaian, pertokoan, objek wisata, mall, pelabuhan, bandara, pasar, terminal serta halte pada lingkungan sekolah, terakhir Giat adalah giat yang meliputi melanggar rambu-rambu lalu lintas, melanggar larangan parkir, tidak menggunakan sabuk keselamatan, menerobos lampu lalu lintas, menggunakan ponsel saat berkendara, mengendarai mengkonsumsi miras serta lainnya,” tutupnya. (Red)