Gereja St. Stefanus Sempan Gelar Malam Paskah dengan KhidmatGereja St. Stefanus Sempan Gelar Malam Paskah dengan Khidmat
- account_circle Admin
- calendar_month 46 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TIMIKA (Jurnal Timika)
Umat Katolik di Gereja St. Stefanus Sempan merayakan Malam Paskah pada Sabtu Suci 2026 dengan penuh khidmat. Perayaan Vigili Paskah yang merupakan misa kedua ini berlangsung pukul 19.30 WIT dan dipimpin oleh Pastor Gabriel, OFM.
Prosesi Malam Paskah diawali dengan penyalakan lilin Paskah oleh Pastor Gabriel. Lilin tersebut melambangkan cahaya kedatangan Kristus sebagai terang kehidupan yang mengalahkan kematian. Panitia gereja juga telah menyiapkan kursi dan tenda untuk mengakomodasi umat yang mengikuti rangkaian Tri Hari Suci Paskah 2026.

Dalam homilinya, Pastor Gabriel menyampaikan bahwa perayaan dimulai dalam kegelapan total yang melambangkan kerapuhan, dosa, keputusasaan, dan maut. Namun, cahaya lilin Paskah menjadi simbol hadirnya Yesus Kristus sebagai terang sejati yang mengalahkan kegelapan. Ia juga mengajak umat untuk menjadi terang bagi sesama dalam kehidupan sehari-hari.
Lebih lanjut, Pastor Gabriel menegaskan bahwa Paskah bukan sekadar peristiwa masa lalu, melainkan peristiwa iman yang terus hidup dan relevan saat ini. Dengan mengacu pada Injil Matius 28:1-10, umat diajak merenungkan karya penciptaan Allah yang dinyatakan sungguh amat baik, sekaligus menjaga keharmonisan antara manusia dan alam.
Ia juga mengingatkan bahwa Papua sebagai tempat tinggal umat merupakan anugerah Tuhan yang kaya dan perlu dijaga. Paskah, kata dia, menjadi momentum untuk kembali pada rencana Allah dengan merawat ciptaan dan membangun kembali persaudaraan yang mungkin retak.
“Melalui kebangkitan Yesus, Allah menghendaki manusia kembali pada kehidupan yang harmonis. Karena itu, kita diajak untuk merawat kehidupan, baik alam maupun sesama manusia,” pesannya kepada umat.(*)
- Penulis: Admin




Saat ini belum ada komentar